Connect with us

Lifestyle

Main Gadget Ternyata Tidak Buruk bagi Keterampilan Sosial Anak

Gadget kerap menjadi pilihan untuk mengalihkan perhatian anak ketika para orangtua sibuk bekerja atau mengurus rumah. Di sisi lain, penggunaan ponsel, tablet, dan gadget sejenisnya sering dituding sebagai penyebab terhambatnya keterampilan sosial anak. Hal ini pun membuat banyak orangtua menjadi bimbang.

Sebuah penelitian yang baru diterbitkan pada awal tahun ini justru menunjukkan hasil sebaliknya. Gadget tidak menghambat keterampilan sosial anak seperti yang selama ini dikira. Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu Anda cermati sebelum mengizinkan si kecil bermain gadget.

Gadget dan perkembangan sosial anak

anak main gadget

Sekelompok peneliti dari Ohio State University, AS, membandingkan keterampilan sosial anak-anak yang masuk TK pada tahun 1998 dengan anak-anak yang masuk TK pada tahun 2010. Perbandingan dilakukan berdasarkan penilaian guru dan orangtua.

Advertisement

Mereka kemudian mempelajari data-datanya menggunakan program Early Childhood Longitudinal Study (ECLS) yang dirancang untuk penelitian jangka panjang. Data ini dikumpulkan sejak anak-anak masih berada di TK hingga kelas lima sekolah dasar.

Secara umum, anak-anak pada 2010 justru mempunyai skor keterampilan sosial yang sedikit lebih tinggi dibandingkan anak-anak pada 1998. Berdasarkan penilaian guru, keterampilan sosial mereka juga tetap bertahan sepanjang lima tahun bersekolah.

Anak yang sangat sering bermain gadget, baik dari kelompok 1998 maupun 2010, juga memiliki keterampilan sosial yang baik. keterampilan tersebut bahkan sedikit lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang lebih jarang bermain gadget.

Mereka turut menambahkan, anak-anak tetap mampu berinteraksi dan memiliki kontrol diri yang baik. Secara keseluruhan, penelitian tersebut menunjukkan bahwa lamanya waktu bermain gadget tidak terbukti menurunkan perkembangan sosial anak-anak.

Advertisement

Namun, gadget tidak disarankan untuk balita

pengaruh gadget

pengaruh gadget

Perlu diingat bahwa penelitian tersebut dilakukan pada anak-anak berusia di atas lima tahun. Orangtua sebaiknya tidak membiarkan balita bermain gadget, sebab pemakaian gadget secara berlebihan bisa meningkatkan risiko gangguan pemusatan perhatian.

Hal tersebut disebutkan dalam sebuah penelitian pada jurnal JAMA Network. Setelah diteliti, anak-anak yang sudah sering bermain gadget sejak berusia satu tahun ternyata berisiko lebih besar mengalami gangguan mirip autisme.

Penggunaan gadget sebenarnya tidak secara langsung menyebabkan autisme. Hanya saja, anak-anak balita yang lebih sering bermain gadget dan jarang berinteraksi dengan orangtuanya cenderung menunjukkan gejala menyerupai autisme.

Meskipun tidak mengurangi keterampilan sosial anak, gadget juga tidak bisa diandalkan untuk proses belajar. Anda mungkin dapat menemukan banyak video yang dibuat untuk membantu perkembangan anak, tapi belajar dari video tidak sama dengan belajar dari orangtua.

Advertisement

Anak-anak belajar dengan meniru orangtuanya. Namun, mereka tidak bisa melakukan ini jika dibesarkan dengan gadget. Jadi, alangkah baiknya bila orangtua tetap bermain secara langsung dengan anak agar perkembangannya lebih optimal.

Hati-hati dengan paparan sinar biru dari gadget

cahaya biru

cahaya biru

Ada beragam manfaat main gadget untuk anak. Perangkat ini membantu Anda mendapatkan informasi mengenai tumbuh kembang anak. Anak yang cukup umur untuk bermain gadget juga dapat belajar dari situs-situs yang bermanfaat.

Akan tetapi, anak-anak juga berisiko kecanduan gadget apabila penggunaannya tidak dikontrol sejak awal. Banyak ahli juga kerap mengingatkan dampak sinar biru dari layar gadget terhadap kesehatan dan kualitas tidur anak.

Sinar biru dari layar gadget dapat menghambat produksi melatonin, yakni hormon yang membantu Anda tidur dan menjaga siklus tidur tetap teratur. Selain itu, sinar biru juga membuat anak bangun hingga larut malam sehingga siklus tidurnya menjadi kacau.

Advertisement

Akibatnya, anak-anak tidak bisa tidur nyenyak dan badannya tidak mendapat istirahat yang cukup. Mereka pun lebih sering bangun pagi dengan kondisi mengantuk sekalipun sudah tidur selama delapan jam.

Anak-anak yang kurang tidur mungkin akan lebih mudah marah, merasa cemas, serta sulit mengontrol perilakunya. Hal ini dapat mengganggu anak saat berinteraksi dengan temannya, menurunkan performa di sekolah, dan membuat mood-nya menjadi buruk.

Penggunaan gadget secara umum tidak merugikan keterampilan sosial anak. Namun, bukan berarti si kecil boleh bermain gadget selama berjam-jam tanpa pengawasan orangtua. Anak pun sebaiknya tidak bermain gadget bila usianya masih balita.

Anda boleh mengenalkan gadget kepada anak ketika ia sudah cukup usia. Batasi pula penggunaannya dan jangan berikan gadget pada malam hari ketika anak hendak tidur. Selama pemakaiannya terkontrol, orangtua maupun anak sama-sama bisa memperoleh manfaat dari perangkat ini.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Hukum23 jam ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional23 jam ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno2 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport3 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan4 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis4 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten5 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport1 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer