Kabartangsel.com – Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur mengungkap kasus penyebaran hoax Pilres dan isu SARA melalui media sosial.
Kepada followers-nya, penyebar hoax ini menggunakan akun facebook yang mengaku sebagai seorang jurnalis media massa online.
Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur meringkus Arif Kurniawan Rajasa penyebar hoax di medsos facebook. Yang mana konten berisi hasutan kerusuhan yang akan terjadi setelah Pilpres mendatang.
Pelaku menggunakan akun Antonio Bannera, mengaku sebagai seorang jurnalis di Jawa Post Network (atau JPNN), dan menulis berita hoax serta hasutan tentang kerusuhan yang akan terjadi usai Pemilu 2019 mendatang.
Menurut Kombes Pol Frans Barung Mangera selaku Kabid Humas Polda Jatim, dalam postingan facebook, pelaku Arif Kurniawan Rajasa me-posting hasutan dan berita hoax.
Bahwa akan terjadinya kerusuhan seperti tahun 1998, jika salah satu paslon Pilpres tertentu akan menang dalam pemilu nanti.
“Bahkan, dalam tulisannya, kerusuhan itu akan memakan korban dari etnis tertentu,” demikian kata Kombes Pol Frans Barung Mangera.
Dengan tulisan hoax tersebut, pelaku ditangkap di rumah kost-nya di Buncitan, Kecamatan Sedati, dengan beberapa barang bukti.
Dalam akun facebook, pelaku yang sangat Rasis ini terbukti menghembuskan isu SARA yang sangat meresahkan.
Selain menyita telepon genggam, polisi juga mengamankan akun facebook yang sempat diubah nama Antonio Bannera menjadi Gatot Kaca.
Dengan barang bukti postingan yang rasis itu, polisi menahan Arif dengan jeratan Pasal 28 ayat dua Undang-Undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang nomor 11 tentang ITE dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. ((PMJ)).
Banten5 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Pemerintahan2 minggu agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Nasional2 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional2 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin














