Connect with us

Lifestyle

Mengatasi Gangguan Makan pada Remaja

Orangtua perlu mencari cara mengatasi gangguan makan pada remaja. Terkadang keinginan untuk memiliki tubuh sempurna membuat mereka menempuh cara yang justru merugikan kesehatan. Mulai dari diet terlalu ketat, sampai memuntahkan makanan. 

Tak hanya secara psikis, tetapi fisik remaja pun ikut terpengaruh untuk mencapai bentuk tubuh impiannya. Ada beberapa cara yang bisa orangtua dan sekolah tempuh untuk merangkul remaja yang memiliki gangguan makan.

Mengulik sebab gangguan makan pada remaja

Mengatasi gangguan makan pada remaja merupakan salah satu tugas orangtua dan sekolah. Acap kali masalah ini bersekat karena ada beberapa gangguan makan yang tidak diperhatikan. Padahal, hal ini memiliki dampak buruk untuk kesehatan, emosi, serta kemampuannya memandang aspek penting dalam kehidupan.

Advertisement

Salah satu gangguan makan umum yang terjadi pada remaja antara lain anoreksi nervosa, bulimia nervosa, maupun gangguan binge eating. Sebetulnya, gangguan makan belum diketahui penyebab pastinya. Namun ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi pola makan remaja, antara lain:

1. Tekanan sosial

Lingkungan memengaruhi cara pandang remaja terhadap tubuh sempurna atau biasa disebut body goals. Media sosial maupun paparan iklan selama ini menggambarkan tubuh sempurna itu kurus, berkulit putih, yang akhirnya berdampak pada psikologis remaja, hingga memengaruhi pola makannya.

2. Aktivitas yang diidamkan

Menjadi seorang model atau figur publik dituntut untuk memperhatikan penampilan, terutama berat badan. Tuntutan ini juga bisa meningkatkan risiko gangguan makan. Jika melihat anak remaja begitu membatasi asupan makanannya, orangtua perlu mengatasi gangguan makan mereka.

3. Faktor personal

Disebutkan dalam Mayo Clinic, bahwa faktor genetik dan biologis memungkinkan remaja mengalami gangguan makan. Remaja yang memiliki sifat perfeksionis, kecemasan, serta yang cenderung rapuh bisa terjebak dalam masalah gangguan makan.

Advertisement

Mungkin saja tak semua orangtua mengetahui ciri-ciri anaknya yang mengalami gangguan ini. Setiap anak memiliki pola makan dan tanda gangguan makan yang berbeda. Oleh karenanya, penting mengambil langkah untuk mengatasi gangguan makan pada remaja.

Tak semua anak terbuka apa yang sering dipikirkannya dan membuatnya stres, sehingga memutuskan untuk mengatur pola makannya sendiri demi mencapai tubuh yang ideal. Padahal, secara tak sadar, apa yang dilakukannya bisa membahayakan kesehatan.

Berikut tanda-tanda yang wajib orangtua ketahui:

  • Melewati jam makan, beralasan untuk tidak makan atau makan diam-diam
  • Perhatian yang berlebihan terhadap menu makanan
  • Merasa cemas akan berat badannya
  • Penyalahgunaan laksatif
  • Olahraga berlebihan
  • Konsumsi banyak makanan atau snack
  • Depresi dan merasa bersalah atas kebiasaan makannya

Maka itu, segera ambil langkah pendekatan dalam mengatasi gangguan makan pada remaja.

Mengatasi gangguan makan pada remaja

Bila Anda menemui beberapa tanda-tanda di atas pada anak remaja, cobalah komunikasikan langsung secara baik-baik. Tanyakan apakah ada hal yang mengganggu pikirannya selama ini. Adakah yang membuatnya gelisah mengenai postur tubuhnya sendiri.

Advertisement

Untuk mengatasi gangguan makan pada remaja, cobalah berdiskusi dan angkatlah poin-poin berikut ini.

1. Mendorong kebiasaan makan sehat

Mungkin saja remaja memiliki idola tertentu sebagai patokan body goals. Dukung ia dengan memberikan informasi untuk menjalani diet sehat. Cara ini dilakukan agar kebutuhan nutrisinya juga seimbang, serta meningkatkan energi dan juga pernampilannya.

Beri tahu juga kepadanya, tidak ada salahnya untuk makan di saat lapar. Mendorong kebiasaan makan sehat menjadi upaya mengatasi gangguan makan pada remaja.

2. Diskusi soal pesan media

Remaja cenderung menyerap informasi bahwa tubuh yang ideal adalah apa yang terlihat di program televisi, media sosial, ataupun film. Padahal belum tentu.

Advertisement

Arahkan diskusi bahwa apa yang dilakukannya bisa menjadi tanda gangguan makan pada remaja yang dapat memperburuk masalah kesehatannya.

Biarkan anak Anda berpikir bahwa apa yang dilakukannya bukanlah hal yang baik untuk tubuhnya. Masih ada cara sehat untuk memperoleh tubuh ideal.

3. Memberikan gambaran soal body image

Berilah keyakinan pada remaja bahwa setiap orang memiliki bentuk tubuh yang berbeda. Setiap individu memiliki caranya masing-masing untuk menjaga kesehatan tubuhnya.

Ingatkan dirinya bahwa panggilan lelucon yang mengarah pada karakteristik fisik bisa memicu pikiran negatif pada body image mereka dan dirinya sendiri. Bagaimanapun kesehatan merupakan hal utama, dibandingkan body image yang ideal.

Advertisement

4. Tingkatkan kepercayaan dirinya

Untuk mengatasi gangguan makan pada remaja, cobalah tingkatkan kepercayaan dirinya. Hargai dan tetap berikan dukungan atas hal yang telah dicapainya.

Dengarkan apa keinginannya dalam waktu dekat. Ingatkan kepada dia, bahwa Anda menyayanginya tanpa syarat, tidak berdasarkan bentuk tubuh ataupun berat badannya.

5. Beri tahu bahaya dari diet tidak sehat dan emotional eating

Remaja dengan gangguan makan biasanya menjalani diet yang tidak sehat. Hal ini tentu akan berpengaruh pada kesehatannya. Untuk itu, beri tahu kepada anak Anda mengenai kemungkinan buruk apa saja yang terjadi jika ia terus menjalani gaya hidup demikian.

Bagaimanapun, remaja masih dalam tahap masa pertumbuhan. Ajak ia untuk memahami emosinya saat makan dan bagaimana cara mengontrolnya. Berikan juga tips diet sehat bila ia masih ingin mencapai body goals-nya.

Advertisement

Jika cara di atas tak berhasil….

Cara di atas merupakan upaya preventif agar para remaja termotivasi menjalani gaya hidup sehat, serta bisa memandang gambaran diri secara positif.

Jika cara tersebut masih belum mengubah pola pikirnya, cobalah libatkan dokter, ahli diet, ataupun terapis.

Mereka akan membantu gangguan makan pada remaja, Mungkin saja dokter akan meresepkan obat-obatan untuk mengatasi binge eating, kecemasan, ataupun depresi yang dialami. Pengobatan dan perawatan ini tergantung dari kondisi masing-masing indvidu. 

Maka itu, orangtua perlu tetap mengawasi dan mendekatkan diri pada anak remajanya. Dengan begitu, gangguan makan pada remaja masih dapat diatasi sebelum terlambat.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Tangerang Selatan14 jam ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan14 jam ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional18 jam ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional18 jam ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 hari ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional2 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Pemerintahan2 hari ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Pemerintahan2 hari ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan2 hari ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Pemerintahan2 hari ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Pemberitahuan2 hari ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan2 hari ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport2 hari ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Sport2 hari ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 hari ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Otomotif2 hari ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Opini2 hari ago

Anak Remaja Makin Jarang Bercerita? Jangan-Jangan yang Dibutuhkan Bukan Nasihat, tetapi Kehadiran

Nasional3 hari ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Otomotif3 hari ago

Motor Suzuki Access 125, Matic Klasik dengan Gaya Elegan dan Nyaman

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional3 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional3 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Obituari3 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional3 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Nasional3 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional3 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Populer