Connect with us

Lifestyle

Mengatasi Rasa Cemas Kembali ke Kantor saat COVID-19

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Setelah lebih dari tiga bulan bekerja di rumah, sejumlah perusahaan mulai mewajibkan kembali pegawainya untuk bekerja di kantor karena adanya rencana pelonggaran PSBB.

Sementara itu, kembali bekerja setelah menjalani karantina di rumah saat pandemi ini tentu menimbulkan rasa cemas. Lantas, bagaimana mengatasi rasa cemas saat kembali ke kantor ketika COVID-19?

Penyebab rasa cemas kembali ke kantor di tengah COVID-19

Advertisement

brain fog banyak pikiran di kantor

Awal pandemi COVID-19 dimulai, tingkat kecemasan masyarakat ikut meningkat. Alasannya pun beragam, seperti membaca berita COVID-19 terkait angka kematian hingga stres karena kehilangan pekerjaan. 

Kesulitan dan rasa cemas tersebut akhirnya dapat diatasi dengan beradaptasi. Kebanyakan dari mereka mulai terbiasa dengan kehidupan baru menjalani karantina di rumah. 

Walaupun demikian, ketenangan tersebut mulai ‘dirusak’ dengan adanya rencana pemerintah untuk melonggarkan aturan lockdown atau PSBB. Pengumuman tersebut ternyata menimbulkan kepanikan dan kesehatan masyarakat mulai terpengaruh kembali. 

Kebanyakan dari mereka mencemaskan apakah aman kembali bekerja ke kantor mengingat vaksin dan obat-obatan khusus COVID-19 masih belum ditemukan. 

Advertisement

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC), ada beberapa hal yang dapat menjadi faktor mengapa masalah mental ini muncul di kalangan pegawai yang kembali bekerja di kantor, seperti:

  • khawatir terpapar virus di kantor
  • mengurus beban kerja yang berbeda 
  • ketidakpastian tentang masa depan pekerjaan saat ini
  • kesulitan beradaptasi dengan ruang kerja atau jadwal kerja yang baru

Update Jumlah Sebaran COVID-19

Negara: Indonesia

Beberapa alasan di atas adalah sebagian kecil mengapa tingkat kecemasan meningkat saat pekerja diminta untuk bekerja kembali ke kantor. Akibatnya, sebagian masyarakat merasa lebih baik bekerja di rumah mengingat mereka tidak perlu ke luar rumah dan bertemu orang lain selain keluarga mereka.

Kembali ke lingkungan ramai pun memungkinkan menimbulkan masalah di masa lalu, seperti kecemasan terhadap kesehatan atau gangguan obsesif kompulsif. Sebagai contoh, Anda disarankan untuk sering mencuci tangan dan menjaga jarak dari orang lain setiap saat. 

Advertisement

Namun, permasalahan bagi mereka dengan kondisi mental yang terganggu adalah perilaku keselamatan tersebut dilakukan atas dasar kepanikan. Akibatnya, cara mencegah penularan COVID-19 yang seharusnya membantu justru menjadi pemicu gangguan mental dikarenakan rasa cemas saat kembali ke kantor. 

Lantas, apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi rasa cemas ketika kembali bekerja di kantor saat pandemi COVID-19 masih berlangsung?

new normal covid-19new normal covid-19

Mengatasi rasa cemas ketika kembali ke kantor saat COVID-19

Mencegah COVID-19 di tempat kerja

Mencegah COVID-19 di tempat kerja

Suka tidak suka, bekerja kembali di kantor yang sudah ditetapkan oleh sebagian perusahaan di tengah pandemi COVID-19 akan tetap berjalan. Maka dari itu, agar rasa cemas ketika kembali ke kantor saat COVID-19 tidak mengganggu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai upaya mengatasi masalah ini.

1. Percaya segala sesuatunya berjalan sebagaimana mestinya

Menyerahkan kendali adalah salah satu tindakan ketika seseorang membiarkan dirinya percaya bahwa segala sesuatunya akan berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini mungkin akan sulit, terutama bagi mereka yang merasakan cemas berlebihan hingga menimbulkan OCD.

Advertisement

Terlebih lagi di saat pandemi COVID-19 ini menyebabkan rasa cemas yang berlebihan karena harus kembali ke kantor setelah berbulan-bulan di rumah. 

Walaupun demikian, menyerahkan kendali diri sendiri adalah langkah awal yang terbilang efektif untuk mengatasi rasa cemas ketika kembali ke kantor saat COVID-19. 

Banyak orang yang mungkin tidak dapat berhenti mencuci tangan dan membersihkan diri sebagai upaya mencegah penularan virus. Bahkan, membaca berita tentang COVID-19 juga menimbulkan kekhawatiran terinfeksi dan cemas bahwa upaya mereka tidak cukup untuk melindungi diri sendiri.

Maka dari itu, rasa khawatir yang berlebihan tersebut dapat dikurangi dengan melakukan apa yang dapat dilakukan sebagai langkah melindungi diri sendiri. Mulai dari praktik mencuci tangan dalam jumlah yang disarankan hingga menggunakan masker saat diperlukan.

Advertisement

Panduan Mempersiapkan Diri untuk Cegah Penularan COVID-19 di Tempat Kerja

Anda juga perlu menyadari bahwa apa pun yang sudah dilakukan, setidaknya sudah ada usaha, tidak menutup kemungkinan infeksi tersebut bisa saja terjadi. Dengan melepaskan kendali diharapkan seseorang dapat mendapatkan kontrol atas tubuh mereka kembali. 

Cara ini juga mungkin dapat membantu seseorang melihat sesuatu dengan lebih jelas lewat pikiran yang sudah lebih tenang. Dengan demikian, Anda dapat membuat keputusan lebih baik yang tidak berdasarkan atas rasa panik atau cemas.

2. Mencurahkan isi hati 

Selain menyerahkan kendali, mencurahkan isi hati kepada rekan kerja atau orang terdekat juga dinilai membantu mengatasi rasa cemas ketika kembali ke kantor di tengah COVID-19. 

Pada saat Anda bekerja di kantor mungkin perlu menjaga jarak dari pegawai lainnya untuk mengurangi risiko penularan. Namun, hal tersebut tentu tidak dapat menjadi penghalang keinginan Anda untuk bercerita apa yang sedang dihadapi. 

Advertisement

Alih-alih berdekatan dengan mereka, cobalah untuk tetap menjaga jarak atau mengirimkan pesan kepada rekan kerja di saat mereka tidak sibuk. Mencurahkan isi hati kepada orang lain setidaknya membantu Anda untuk mengenali apa yang bisa dilakukan untuk mengendalikan rasa cemas ini. 

Apabila diperlukan, Anda juga dapat membicarakan hal ini dengan atasan tentang bagaimana rasa cemas akibat COVID-19 memengaruhi pekerjaan. Jangan lupa untuk bertanya kepada mereka terkait sumber daya kesehatan mental di tempat kerja Anda.

Bagaimana Sesi Konseling Bersama Psikolog dan Psikiater Selama Pandemi?

3. Menambah kegiatan positif

Cara lain untuk mengatasi rasa cemas ketika kembali ke kantor di tengah pandemi COVID-19 adalah menambahkan kegiatan positif di dalam rutinitas harian Anda. Kegiatan positif seperti mencoba resep masakan baru atau berolahraga sebentar diharapkan dapat mengalihkan perhatian Anda ketika merasa cemas. 

Pada saat meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan, Anda juga merasa puas dan mendapatkan kembali kendali yang hilang selama pandemi. Umumnya, cara ini cukup berguna ketika seseorang mengalami depresi karena membantu mereka keluar dari ‘sangkar’.

Advertisement

Oleh karena itu, Anda bisa mengubah energi rasa cemas tersebut dengan melakukan hal-hal positif yang menyehatkan. Mulai dari rutin berjalan di luar rumah dalam waktu yang singkat, mencari hobi baru, atau bercengkrama dengan anggota keluarga lainnya.

Kunci utama dari mengatasi rasa cemas ketika kembali ke kantor di tengah pandemi COVID-19 adalah tetap berusaha melindungi diri sendiri dari virus. Mulai dari menjaga jarak, mencuci tangan, hingga makan makanan yang bergizi agar tubuh kuat ketika harus bekerja di kantor.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan berikut.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Hukum22 jam ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional22 jam ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno2 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport3 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan4 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis4 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten5 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport1 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer