Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto angkat bicara, soal kericuhan yang terjadi di sejumlah daerah pada saat aksi unjuk rasa tolak Omnibus Law, tentang Cipta Kerja (Ciptaker). Dia meyakini, ada pihak yang ingin menciptakan kekacauan dalam momen tersebut.
Menurut Prabowo, banyak sekali pendemo kemarin yang belum memahami secara utuh apa yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) tersebut. Ditambah lagi, kata dia, bertebarannya berita bohong atau hoaks yang menyebut seolah-olah Omnibus Law ini merugikan kepentingan rakyat secara luas.
“Saya ingin memberi peringatan hoaks ini berarti ada yang ingin menciptakan kekacauan,” kata Prabowo dalam wawancara eksklusifnya yang dipublikasikan DPP Partai Gerindra, sebagaimana dilansir okezone,(12/10/2020).
Mantan Danjen Kopassus TNI itu secara tegas mengatakan, bahwa aksi yang berakhir ricuh ini ditunggangi oleh kepentingan yang berasal dari luar negeri yang sengaja ingin menciptakan persitiwa tersebut terjadi.
“Ada kekuatan-kekuatan asing, ada negara-negara tertentu yang tidak pernah suka Indonesia aman dan maju,” ujarnya.
Prabowo menyebut, banyak tokoh-tokoh yang sudah termakan hoaks yang memberi pesan negatif tentang Omnibus Law Ciptaker ini. Sayangnya, kata dia, informasi yang diterima itu tidak dicari tahu kembali tentang kebenarannya.
Dia (tokoh-tokoh yang dimaksud) tidak melakukan sesuatu, dia tidak sadar sebetulnya ini permainan orang lain,” pungkasnya.
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Nasional4 minggu agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional4 minggu agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Nasional4 minggu agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport4 minggu agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Bisnis4 minggu agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan








