Connect with us

Lifestyle

Merawat Kulit Saat Karantina di Rumah Selama Pandemi

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Karantina mandiri membuat kulit Anda tidak tersentuh udara luar dan polusi. Jadi, kulit Anda semestinya tetap bersih, sehat, serta glowing. Akan tetapi, ternyata tidak sedikit yang mengalami masalah kulit seperti jerawat dan breakout walaupun sudah berusaha merawat kulit saat karantina di rumah.

Rutinitas Anda berubah drastis saat karantina mandiri. Anda mungkin juga mengalami perubahan pola makan, stres, dan masalah tidur. Semua perubahan ini tanpa disadari dapat memengaruhi kesehatan kulit, bahkan menjadi dalang di balik jerawat yang tiada habisnya. Bagaimana cara mengatasinya?

Mengapa kulit jadi bermasalah saat karantina?

Advertisement

jerawat faktor keturunan

Polusi dan udara luar bukan satu-satunya faktor penyebab masalah kulit. Udara dalam rumah sering kali lebih kering dibandingkan udara luar, apalagi bila Anda memasang AC atau penghangat udara yang membuat udara berputar di situ-situ saja.

Kulit membutuhkan udara dengan kelembapan yang cukup. Bila udara di rumah terlalu kering, kulit Anda pun ikut menjadi kering dan mudah terkena masalah kulit. Biasanya, kulit yang kering lebih rentan mengalami ruam dan bisa memperparah gejala eksim.

Produk kebersihan yang Anda gunakan di rumah juga berpengaruh. Selama karantina, Anda mungkin lebih sering mandi, mencuci tangan, dan bersih-bersih rumah. Kegiatan ini membuat kulit sering terkena sabun yang bahannya belum tentu cukup lembut.

Sabun dapat mengubah pH kulit serta mengganggu lapisan pelindung kulit yang terbuat dari lemak dan karbohidrat. Lambat laun, kulit bisa kehilangan lapisan pelindungnya. Kulit pun menjadi lebih kering, mudah rusak, bahkan rentan terserang bakteri.

Advertisement

Terkadang, produk skincare yang Anda pakai untuk merawat kulit saat karantina juga bisa menimbulkan masalah baru. Alih-alih membuat kulit lebih sehat, rutinitas skincare yang berubah membuat kulit Anda ‘kaget’ dan malah mengakibatkan breakout.

Update Jumlah Sebaran COVID-19

Negara: Indonesia

Belum lagi kebiasaan memegang wajah yang muncul tanpa disadari. Ketika berada di rumah dan tidak menggunakan makeup ataupun beraktivitas, Anda akan lebih sering menyentuh wajah. Kebiasaan ini dapat membuat kulit wajah meradang dan berjerawat.

Advertisement

Pada beberapa orang, masalah kulit juga bisa berasal dari stres akibat pandemi, kurang bergerak, kurang tidur, dan makan sembarangan. Semua faktor ini, ditambah kulit yang kering dan meradang, membuat jerawat seakan muncul tanpa ada habisnya.

Cara merawat kulit saat karantina di rumah

obat bekas jerawat

obat bekas jerawat

Kulit Anda menggambarkan kesehatan Anda saat ini. Jangan sampai masa karantina yang seharusnya menjaga Anda tetap sehat malah menimbulkan masalah yang baru. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk merawat kulit selama di rumah:

1. Menggunakan sabun yang lembut dan pelembap

Setiap sabun dirancang untuk bagian tubuh dan jenis kulit yang berbeda. Sabun untuk badan dan tangan biasanya tidak cukup lembut untuk wajah. Jadi, gunakanlah sabun khusus tangan untuk mencuci tangan, serta sabun facial wash untuk mencuci muka. 

Jangan lupa memakai pelembap setelah mandi, mencuci tangan, atau mencuci muka. Pilihlah pelembap dengan kandungan asam hialuronat (hyaluronic acid), antioksidan, atau vitamin C untuk mencegah kulit kering dan pecah-pecah.

Advertisement

2. Mengeksfoliasi kulit secara rutin

Merawat kulit saat karantina tidak lengkap tanpa eksfoliasi. Eksfoliasi bertujuan untuk membersihkan sel-sel kulit mati yang dapat menyumbat pori. Selain itu, eksfoliasi juga membantu produk skincare menyerap lebih baik ke dalam kulit.

Eksfoliasi bisa dilakukan dengan scrub atau menggunakan produk berbahan AHA dan BHA. Anda juga dapat membuat scrub alami dari madu dan gula pasir yang dicampur dengan air hangat. Gunakan secara teratur, setidaknya dua kali seminggu.

cara sehat karantina diri COVID-19cara sehat karantina diri COVID-19

3. Mengelola stres

Tubuh melepaskan hormon kortisol ketika stres. Hormon ini mengacaukan kerja sistem imun dan menyebabkan peradangan, termasuk pada kulit. Stres kadang juga memicu kebiasaan menyentuh kulit tanpa sadar. Akibatnya, masalah kulit bisa bertambah parah.

Stres tidak dapat dihindari, tetapi Anda bisa mengelolanya. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan beberapa cara mengelola stres selama pandemi, di antaranya:

Advertisement
  • Tidak menonton, membaca, atau mendengarkan berita tentang pandemi untuk sementara.
  • Melakukan kegiatan lain yang Anda nikmati.
  • Merawat diri dengan meditasi, teknik pernapasan, dan makan makanan bergizi.
  • Tetap berkomunikasi dengan orang terdekat.

4. Tidur cukup

tidur siang tekanan darah

tidur siang tekanan darah

Karantina mandiri membuat banyak orang lebih susah tidur. Padahal, kurang tidur dapat memicu pelepasan hormon kortisol, menghambat produksi kolagen, dan membuat kulit lebih kering. Kulit jadi lebih mudah mengalami breakout, reaksi alergi, dan ruam.

Sebisa mungkin, Anda perlu tidur dengan cukup apabila ingin merawat kulit saat masa karantina. Cobalah pasang alarm agar Anda tidur dan bangun pada jam yang teratur. Hindari bermain gadget sebelum tidur, serta lakukan langkah-langkah sleep hygiene.

5. Berolahraga

Olahraga membuat tubuh Anda melepaskan endorfin, yakni hormon yang menimbulkan rasa bahagia. Kegiatan ini juga menguraikan kortisol sehingga mencegah peradangan pada sekujur tubuh dan kulit Anda.

Ada banyak olahraga dalam rumah yang dapat Anda coba selama karantina. Setelah berolahraga, pastikan Anda segera mandi dan mencuci muka supaya keringat tidak menumpuk pada pori-pori kulit.

Advertisement

makanan nutrisi untuk memperkuat imunmakanan nutrisi untuk memperkuat imun

6. Makan makanan yang baik untuk kulit

Makanan tertentu dapat membantu Anda merawat kulit selama karantina. Sebaliknya, ada pula jenis makanan yang perlu dibatasi karena dapat memperparah masalah kulit. Jenis makanan terbaik untuk kulit antara lain:

  • Buah-buahan berry, terutama stroberi dan blueberry
  • Sumber asam lemak omega-3, seperti salmon, biji rami, dan biji chia
  • Sayuran kaya vitamin A, seperti paprika merah, paprika kuning, dan tomat
  • Sayuran hijau, seperti bayam dan brokoli
  • Cokelat hitam

Batasi makanan dan minuman yang terlalu manis. Makanan manis dapat meningkatkan kadar gula darah, memicu naiknya hormon insulin, dan menyebabkan peradangan yang membuat masalah kulit bertambah parah.

Physical distancing dapat memengaruhi seluruh tubuh Anda, tak terkecuali kulit. Meskipun kulit aman dari udara luar dan polusi, faktor-faktor seperti udara kering, produk sabun yang Anda pakai, hingga kebiasaan menyentuh wajah bisa memicu masalah kulit.

Anda dapat mengatasinya dengan kombinasi rutinitas skincare dan langkah-langkah di atas. Lengkapi dengan atur pola makan, olahraga, dan istirahat yang cukup kala merawat kulit saat karantina di rumah.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi di sini.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Kabupaten Tangerang28 menit ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Sport40 menit ago

BRI Super League 2026/27 Siap Bergulir, I.League Tegaskan Target Tembus 10 Besar Asia

Sport1 jam ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Pemerintahan17 jam ago

DLH Kota Tangsel Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan

Pemerintahan1 hari ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Tangerang Selatan1 hari ago

Gilang Muhammad Iqbal Juara Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026, Bawa Karya “Ming Galih Gaya”

Pemerintahan1 hari ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Sport2 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Malaysia U-20: Jadwal, Jam Kick Off, dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Sport2 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 AFC 2027

Sport2 hari ago

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Banten2 hari ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Nasional2 hari ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Hukum2 hari ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Nasional2 hari ago

KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031

Nasional2 hari ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Nasional2 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Nasional2 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Pemerintahan2 hari ago

Dari Masjid untuk Masa Depan Digital, Diskominfo Tangsel Luncurkan GPS Digital Academy Innovation Center

Nasional2 hari ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Pemerintahan2 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Sport3 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan2 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Banten6 hari ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Pemerintahan3 minggu ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan2 minggu ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan3 minggu ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan3 minggu ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Pemerintahan2 minggu ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Nasional2 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Pemerintahan2 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Nasional2 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Pemerintahan2 minggu ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Nasional2 minggu ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Pemerintahan2 minggu ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Populer