Connect with us

Nasional

Muhammadiyah dan NU Tak Perlu Diajari Bhineka

Kabartangsel.com, JAKARTA – Akhir-akhir ini Kebhinekaan sering menjadi pembahasan publik. Pasalnya, tak sedikit kelompok yang mengklaim hal itu dalam kondisi terancam oleh perilaku segelintir orang di bangsa ini.

Pengamat Politik Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago dalam diskusi 4 Pilar MPR mengatakan, Bhineka tak mungkin dihapus, meski dalam bernegara ada perbedaan antar sesama rakyat Indonesia.

“Jadi, tidak mungkin menghapus. Kita ini memang Bhineka. Berbeda tetapi tetap satu. Itu sebuah hal yang memang mutlak,” kata Pangi dalam diskusi.

Advertisement

Menurut Pangi, Bhineka merupakan perekat antar masyarakat Indonesia, sebagaimana yang disampaikan Buya Syafi’i Ma’arif, bahwa kebhinekaan itu adalah sebuah keniscayaan. Ibarat ada satu rumah terdiri dari 11 kamar. Di rumah itu berbeda-beda baik cara makannya, cara kehidupannya. Tetapi kalau sudah keluar mereka bersatu.

“Dalam kamar yang bilik-bilik yang berbeda itu mereka berbeda sebetulnya, ibarat rumah yang banyak kamar itu ibaratnya Indonesia. Jadi mereka, ya tetap Indonesia,” ucap Pangi.

Kemudian, Pangi cerita lagi, misalnya ia saat bersama dosennya. Bicara masalah kebhinekaan. Dosen itu bicara tentang keindonesiaan. Katanya, lihat saja keluarganya. Bapak Islam anak-anaknya ada Islam satu, Kristen satu, Katolik satu Hindu satu. “Nah lihat aja itu, kan Indonesia benar,” kata dosen itu kepada Pangi menirukan.

Jadi, kata Pangi, tidak perlu lagi mengajari orang Indonesia soal bhineka. Begitupun orang yang beragama Islam, atau agama lainnya. Sudah pada tahu tentang toleransi itu.

Advertisement

“Saat ini orang Muhammadiyah tidak mau lagi diajari toleransi. Atau NU juga. Ngapain lagi kami diaajarin toleransi, karena sudah clear soal ini sama mereka, pluralisme , kebhinekaan keindonesiaan,” katanya.

Bahkan, lanjut Pangi, kalau diajari lagi soal toleransi keberagamaan, itu namanya kemunduran. “Maaf. Negara lain sudah bicara soal hotel diruang angkasa. Tapi kita masih bicara debat tentang kebhinekaan, tentang kebudayaan, tentang keindonesiaan,” katanya.

Saat ini Pangi melihat ada fenomena yang agak aneh. Biasanya kalau nasionalisme dengan Islam itu ketemu, tak ada masalah.

“Saya juga pernah diskusi sama Sekjen PDIP Mas Hasto, kenapa kamudian ketika Islam dengan nasionalisme ini dibenturkan biasanya Beliau mengatakan kalau Islam dengan nasionalisme itu dibenturkan itu kepentingan luar, tidak dari dalam,” ungkapnya.

Advertisement

Tetapi ini agak aneh kasusnya, kata Pangi, seperti ada yang dalamnya membenturkan antara nasionalisme dengan Islam. Itu memang tidak terlalu menguntungkan terutama bagi partai PDIP, mungkin masih merasakan bagaimana di basis bawah ketika hadap-hadapan antara kelompok nasionalisme dengan Islam, sangat tidak menguntungkan.

“Saya juga merasakan ketika dihadapkan antara Pancasila dengan anti Pancasila, di sana Pancasila di sini nggak, aku Pancasila kamu nggak Pancasila. Pertanyaannya sampai kapan kita harus menklaim seperti ini, di satu sisi kita menstempel dan disana radikal , di sana tidak toleran di satu sisi di sini juga di stempel bawa ini sangat jauh dari nilai-nilai Islam, jadi dihadap-hadapkan antara Pancasila dengan tidak Pancasila, antara nasionalisme dengan radikal ada yang merasa paling nasionalis ada yang merasa paling Islam, Jadi ini dibenturkan secara terus-menerus antara kelompok yang merasa paling nasionalis dengan kelompok yang paling islam, ini sebetulnya berbahaya seperti 3 hari musim kemarau ketika kelompok nasionalisme dibenturkan dengan Islam, jadi sampaikapan bangsa kita terlalu lama mengajari tentang Pancasila , kebhinekaan itu,” ujarnya. (RBA/Fajar)

Source

Advertisement
Nasional7 jam ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional7 jam ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional1 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport2 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport2 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport2 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport2 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan2 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Populer