Ketua Umum MUI Tangsel, KH. Saidih, pada Rabu (28/10/2020) membuka kegiatan Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi Pelajar Tangsel yang dilaksanakan di aula MUI Tangsel.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, artis seniman yang juga pengurus MUI Tangsel, Narji, dan para peserta.
Dalam sambutannya saat membuka acara, KH. Saidih, mengingatkan bahwa Narkoba adalah haram dalam agama karena termasuk hal-hal yang memabukkan.
“Saya berpesan kepada pelajar agar tidak salah memilih teman. Tugas pelajar adalah menuntut ilmu dengan niat ibadah. Kalian adalah penerus bangsa yang kelak akan memimpin bangsa Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, selaku Narasumber dalam paparanya menyampaikan Islam diturunkan untuk melindungi 5 hal yaitu menjaga agama, akal, jiwa, harta, keturunan.
“Narkoba itu merusak akal, oleh karenanya Narkoba adalah haram dan dilarang dalam Islam,” tegasnya.
Ketua Panitia, Haryadi, menjelaskan walau di masa Pandemi Covid-19 ini, MUI Tangsel tetap mengadakan kegiatan Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi Pelajar dengan melakukan protokol keseshatan.
“Makanya kita hanya mengundang 40 orang pelajar, baik dari madrasah maupun sekolah umum,” tuturnya. (afm/fid)
Pemerintahan1 minggu agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum4 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif1 minggu ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia Piala AFF 2026
Jabodetabek4 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda














