Eskalasi politik yang kian memanas pasca dugaan kasus penistaan agama yang dituduhkan kepada calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang berujung pada dugaan upaya pelengseran Presiden Joko Widodo menjadi perhatian khusus Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Rais Amm PBNU KH Ma’ruf Amin meminta agar seluruh elemen NU jangan tercecer, harus tetap solid.
“NU jangan tercecer. Apa yang terjadi ini murni kasus hukum perorangan, jadi jangan dibawa ke ranah politik,” katanya, saat Rapat Koordinasi PBNU yang dihadiri seluruh pengurus wilayah se- Indonesia, 25-26 November 2016.
Pada kesempatan itu KH Ma’ruf Amin menjelaskan bahwa eksistensi NKRI tidak lepas dari perjuangan umat Islam Indonesia. Dengan demikian, Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sudah final dan mengikat.
Umat Islam menurutnya sebagai bagian terbesar bangsa Indonesia justru memiliki tanggungjawab yang besar dalam memelihara keutuhan NKRI. Dan menjaga kebhinekaan dari segala bentuk ancaman baik yang datang dari luar maupun dalam.
“Kesepakatan membentuk NKRI merupakan kesepakatan keagamaan (mas’uliyyah dinniyah), kesepakatan kebangsaan (mas’uliyyah wathoniyyah), yang bertujuan untuk memelihara keluruhan agama dan mengatur kesejahteraan hidup bersama,” paparnya.
Dijelaskan KH Ma’ruf, umat beragama sesama bagian warga bangsa yang terikat oleh komitmen kebangsaan, harus hidup berdampingan dengan prinsip kesepakatan (mu’ahadah/muwatsaqoh), bukan posisi saling memerangi (muqotalah/muharabah).
Terpisah Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Hery Haryanto Azumi menegaskan ada kelompok yang diduga tidak menjaga komitmen kebangsaan. Sehingg perlunya ada pelurusan kembali soal konsep kebangsaan.
“Rakor PBNU yang diselenggarakan ini merupakan salah satu sarana konsolidasi NU beserta elemennya menyikapi situasi terkini bangsa,” tandasnya. (sm/fid)
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Bisnis4 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport4 minggu agoPersita Tangerang Evaluasi Total Usai Musim Kompetisi 2025/26, Ahmed Zaki Iskandar Siapkan Pembenahan Besar
Banten4 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD














