Connect with us

Lifestyle

Obat dan Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening (Limfoma)

Limfoma atau kanker kelenjar getah bening merupakan jenis kanker darah yang berawal dari sistem limfatik atau getah bening di tubuh. Bila tidak diobati, sel kanker limfoma bisa menyebar ke lebih dari satu sistem limfatik atau bahkan hingga ke organ lain dalam tubuh. Itu sebabnya penting mengetahui cara tepat mengobati kanker kelenjar getah bening. Berikut penjelasan mengenai obat dan pengobatan untuk kanker kelenjar getah bening yang dapat direkomendasikan dokter.

Mengenali obat dan pengobatan kanker kelenjar getah bening

Terdapat beberapa jenis pengobatan yang umumnya direkomendasikan dokter untuk kanker kelenjar getah bening atau limfoma. Dilansir dari Lymphoma Action, pengobatan yang akan diberikan tergantung pada beberapa hal, yaitu:

Selain kondisi penyakit, dokter pun mempertimbangkan beberapa hal lainnya pada pasien, seperti usia, kondisi kesehatan secara keseluruhan, kondisi medis lain yang mungkin dimiliki pasien, obat lain yang mungkin dibutuhkan, serta faktor-faktor lain yang penting bagi kesehatan Anda.

Tidak lupa, dokter pun akan menjelaskan tentang tujuan dari pengobatan, berapa lama pengobatan perlu dijalani, efek samping dari pengobatan, dan hal-hal lainnya yang perlu diketahui pasien sebelum menjalani pengobatan. Adapun umumnya, tujuan, waktu, dan efek samping yang akan muncul pada setiap pasien bisa berbeda.

Advertisement

Pada beberapa jenis limfoma, pengobatan bisa bertujuan menghilangkan semua sel kanker dan mencapai remisi total, atau kondisi ketika gejala tidak lagi muncul dan sel kanker tidak lagi terlihat. Namun, pengobatan pada beberapa jenis limfoma lainnya mungkin hanya bertujuan untuk mengontrol sel kanker dan hanya mencapai remisi parsial.

Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut, berikut beragam jenis obat dan pengobatan yang umumnya direkomendasikan dokter untuk mengobati limfoma atau kanker kelenjar getah bening:

1. Pengawasan aktif dari dokter

Granuloma Inguinale adalah

Beberapa jenis limfoma berkembang dengan sangat lambat dan bahkan tidak menimbulkan gejala sama sekali. Pada kondisi ini, Anda mungkin tidak membutuhkan pengobatan apapun.

Advertisement

Pengobatan justru bisa menimbulkan risiko efek samping dan sel limfoma menjadi resisten. Sebagian besar pasien limfoma pun dapat merespon pengobatan dengan baik jika memang sudah benar-benar dibutuhkan.

Namun, selama pengawasan aktif berlangsung, Anda perlu menjalani tes rutin untuk mengontrol kondisi Anda. Pengobatan baru akan diberikan ketika penyakit Anda sudah berkembang dan menimbulkan gejala.

2. Kemoterapi

Kemoterapi adalah cara utama untuk mengobati kanker kelenjar getah bening atau limfoma. Pengobatan ini dinilai paling efektif dalam membunuh sel kanker limfoma.

Kemoterapi menggunakan obat untuk membunuh sel kanker atau menghalangi sel kanker agar tidak membelah, yang diberikan dalam bentuk pil atau langsung ke pembuluh darah melalui intravena. Biasanya, pasien kanker kelenjar getah bening menerima lebih dari satu obat kemoterapi yang diberikan secara sekaligus.

Advertisement

Pemberian obatnya pun dilakukan dalam beberapa siklus. Banyaknya siklus yang perlu dijalani tergantung pada jenis dan stadium limfoma yang Anda miliki. Adapun seluruh pengobatan kemoterapi ini dapat berlangsung selama beberapa minggu atau beberapa bulan, tergantung siklus yang perlu dijalani serta masa pemulihan setiap orang.

Pengobatan kemoterapi untuk limfoma bisa diberikan sendiri atau dikombinasikan dengan jenis pengobatan, seperti terapi target atau radioterapi. Konsultasikan dengan dokter mengenai jenis pengobatan yang tepat untuk Anda.

2. Radioterapi

Tidak seperti kemoterapi yang menggunakan obat, radioterapi atau terapi radiasi menggunakan sinar-X berenergi tinggi untuk menghancurkan sel kanker kelenjar getah bening. Jenis pengobatan ini bisa dilakukan untuk menyembuhkan limfoma atau mengendalikan gejala yang muncul.

Untuk mencapai tujuan tersebut, radioterapi bisa diberikan sendiri atau dikombinasikan dengan kemoterapi. Radioterapi saja umumnya dapat menyembuhkan kanker getah bening yang berkembang dengan lambat dan masih berada pada stadium awal.

Advertisement

Adapun pada limfoma yang berkembang dengan cepat dan berada di stadium lanjut, pengobatan radioterapi biasanya diberikan setelah kemoterapi.

Tergantung pada tipe dan stadiumnya, pengobatan radioterapi untuk kanker kelenjar getah bening bisa dilakukan dalam satu fraksi atau lebih. Lamanya pengobatan pun bisa berlangsung dalam beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu.

3. Transplantasi sumsum tulang

Pengobatan lainnya untuk kanker limfoma, yaitu transplantasi sumsum tulang atau sel induk (stem cell). Prosedur ini dilakukan dengan mengganti sel induk di sumsum tulang yang sakit (terkena sel kanker) dengan sel induk yang sehat.

Adapun sel induk induk di sumsum tulang berfungsi untuk memproduksi sel darah. Dengan mengganti sel induk ini, diharapkan sel induk sumsum tulang yang baru dapat memproduksi sel darah yang sehat.

Advertisement

Transplantasi sel induk untuk kanker kelenjar getah bening umumnya dilakukan setelah diberikan obat kemoterapi. Pasalnya, saat kemoterapi, sel induk yang masih sehat akan ikut rusak bersamaan dengan matinya sel kanker. Oleh karena itu, transplantasi dibutuhkan agar tubuh Anda dapat menghasilkan kembali sel darah sehat yang dibutuhkan tubuh.

Sel induk sumsum tulang yang akan ditransplantasikan bisa diperoleh dari tubuh Anda sendiri atau dari orang lain (donor). Bila diambil dari tubuh Anda sendiri, sel induk yang sehat akan diambil dan didinginkan sebelum kemoterapi dijalankan, yang kemudian akan dikembalikan ke tubuh Anda setelah kemoterapi selesai.

4. Terapi target atau imunoterapi

obat radang sendi terbaru

obat radang sendi terbaru

Terapi target adalah pengobatan menggunakan obat yang secara spesifik membunuh sel kanker, termasuk kanker kelenjar getah bening atau limfoma.

Pengobatan ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan sel kanker atau menggunakan sistem kekebalan tubuh Anda sendiri untuk menyingkirkan sel kanker. Oleh karena itu, terapi target untuk kanker limfoma juga kerap disebut dengan imunoterapi.

Advertisement

Obat imunoterapi atau terapi target yang biasa diberikan untuk pasien limfoma, yaitu yang tergolong antibodi monoklonal, seperti rituximab, ofatumumab, atau obinutuzumab.

Beberapa jenis obat lainnya yang bekerja dengan memblokir sinyal atau fungsi protein tertentu di sel limfoma pun mungkin diberikan, seperti ibrutinib, idelalisib, bortezomib, atau yang lainnya.

Selain itu, ada pula pengobatan imunoterapi yang disebut chimeric antigen receptor (CAR)-T cell yang juga kerap diberikan pada pasien kanker getah bening. Jenis pengobatan ini dilakukan dengan merekayasa sel limfosit T di tubuh Anda untuk membantu melawan sel kanker.

5. Kortikosteroid

Obat-obatan kortikosteroid pun terkadang diberikan untuk mengobati kanker kelenjar getah bening. Jenis kortikosteroid yang paling sering digunakan untuk mengobati limfoma adalah prednisolon, metilprednisolon, dan deksametason.

Advertisement

Obat-obatan ini biasanya diberikan sendiri untuk mengobati jenis limfoma tertentu. Namun, obat-obatan ini juga bisa diberikan sebelum, sesudah, atau bersamaan dengan kemoterapi untuk meningkatkan efektivitas atau mengurangi efek samping dari kemoterapi.

Pengobatan alternatif untuk kanker kelenjar getah bening

Selain melalui pengobatan medis, pasien kanker kelenjar getah bening atau limfoma pun terkadang menggunakan obat alternatif atau herbal untuk membantu mengatasi penyakitnya secara alami.

Pengobatan ini diantaranya pijat, aromaterapi, akupunktur, yoga, teknik relaksasi, reiki, atau obat herbal, seperti bawang putih, teh herbal, flaxseed, dan lain-lain.

Meski demikian, berbagai obat tradisional ini tidak dapat menyembuhkan kanker kelenjar getah bening atau limfoma yang Anda miliki. Cara mengobati ini umumnya hanya dapat membantu mengontrol gejala atau efek samping yang mungkin timbul dari pengobatan.

Advertisement

Namun, sebelum menggunakan cara-cara tersebut, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui apakah pengobatan ini tepat untuk Anda.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum1 hari ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional1 hari ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno2 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport3 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan4 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis5 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten6 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport1 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Populer