Video viral seorang oknum pilot menampar karyawan hotel di Surabaya berinisial AR menjadi perhatian publik. Polisi sendiri telah menetapkan oknum pilot bernama Arden Gabriel Sudarto (29) sebagai tersangka atas kasus dugaan penganiayaan.
Tidak butuh lama, tersangka sendiri telah ditahan oleh penyidik di Polda Jatim, Surabaya. Polisi memiliki beberapa alasan untuk melakukan penahanan Arden Gabriel Sudarto. Ia ditahan pada Rabu (8/5) sekitar pukul 21.00 WIB.
“Sudah langsung kita tahan semalam sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelumnya dilakukan pemeriksaan sekitar satu jam. Langsung kita tahan ya,” ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Kamis (9/5/2019).
Enurut Baru, penahanan dilaukan dengan dua syarat yakni subjektif dan objektif. Selain itu, karena syarat objektif polisi mengkhawatirkan pelaku akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.
“Penahanan dilakukan dengan syarat Objektif dikarenakan tersangka dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, pasal yang disangkakan adalah pasal pengecualian untuk kita lakukan penahan,” jelas Barung.
“Untuk syarat subjektifnya adalah penilaian dari penyidik untuk dilakukan penahanan tersangka AGS,” sambung Barung. (pmj).
Pemerintahan5 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif5 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya













