Lifestyle
Pemasangan Dental Bridge untuk Koreksi Gigi Renggang

Gigi renggang bisa menurunkan rasa percaya diri ketika kita harus tersenyum atau sekadar membuka mulut. Gigi yang renggang pun bisa membuat mengunyah makanan jadi tugas yang sulit. Itu mengapa Anda sebenarnya sangat dianjurkan untuk menjalani prosedur dental bridge untuk membenarkan gigi yang renggang.
Apa itu dental bridge?
Dental bridge adalah yaitu prosedur penutupan atau pembuatan penyangga antar ruang gigi yang renggang menggunakan gigi palsu (disebut pontik). Biasanya, pontik terbuat dari bahan porselen agar menyesuaikan dengan warna alami gigi. Setelah pontik ditanam, maka tidak ada lagi ruang antar gigi yang kosong.
Secara umum, prosedur ini dibutuhkan untuk:
- Mengembalikan kemampuan gigi untuk menggigit dan mengunyah.
- Memperjelas ucapan saat Anda berbicara.
- Mempertahankan bentuk wajah.
- Mencegah gigi yang masih tersisa copot atau bergeser posisi.
Pemasangan pontik melalui proses ini perlu diulang setiap 5-15 tahun sekali, tergantung pada jenis perawatannya.
Jenis-jenis dental bridge
Dikutip dari Healthline, ada empat jenis dental bridge yang menjadi pilihan untuk “menjembatani” ruang gigi yang kosong:
1. Traditional
Traditonal bridge adalah jenis yang paling populer. Cara ini digunakan ketika terdapat ruang kosong di antara dua gigi akibat gigi copot. Melalui prosedur ini, pontik ditahan oleh mahkota gigi (crown) yang telah disemen pada masing-masing gigi penyangga.
2. Cantilever
Hampir mirip dengan traditional bridge. Perbedaannya adalah pontik ditahan oleh mahkota gigi yang disemen hanya pada satu gigi penyangga. Hanya dibutuhkan gigi asli di sebelah celah gigi yang hilang.
3. Maryland
Prosedur ini juga mirip dengan traditional bridge karena menggunakan dua gigi penyangga, masing-masing satu di setiap sisi celah.
Namun, traditional bridge menggunakan mahkota gigi pada gigi penyangga. Sementara jenis ini menggunakan kerangka logam atau porselen yang diikat ke bagian belakang gigi penyangga.
4. Implant-supported dental bridge
Seperti namanya, jenis ini menggunakan implan gigi sebagai ganti mahkota gigi atau kerangka. Satu implan akan dipasang di tulang rahang melalui prosedur operasi untuk setiap gigi yang hilang. Fungsinya untuk menahan gigi agar tetap pada posisinya.
Operasi kedua dilakukan untuk memasang jembatan gigi. Jika tidak memungkinkan, pontik dipasang di antara dua mahkota gigi yang telah dipasang implan. Jenis ini dianggap paling kuat dan stabil.
Biaya pemasangan dental bridge
Biaya yang dibutuhkan untuk pemasangan dental bridge bervariasi. Hal ini dipengaruhi oleh jumlah gigi yang dibutuhkan untuk mengisi ruang antar gigi, bahan yang digunakan untuk membuat gigi palsu (pontik), kerumitan pemasangan, dan ada atau tidaknya perawatan tambahan untuk mengatasi masalah pada gigi (seperti gum disease).
Tiap jenis pemasangan dental bridge juga membutuhkan biaya yang berbeda-beda.
Kabartangsel.com
Sport4 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Bisnis4 minggu agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Nasional4 minggu agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport4 minggu agoShin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Kepala Persija Jakarta untuk Musim 2026/2027
Pendidikan4 minggu agoCreative Portfolio Showcase 2026, Terobosan SMK Budi Luhur dalam Penilaian Kompetensi Siswa
Banten3 minggu agoLamiPak Bersama Frisian Flag Resmikan Program Pengelolaan Sampah Kemasan Aseptik di Kabupaten Serang
Komunitas4 minggu agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel


























