Pemimpin KPK Baru Diminta Memulai Penyidikan Kasus Anies Baswedan? Cek Faktanya!

By: Senin, 21 Desember 2020
[SALAH] Pemimpin KPK Baru Diminta Memulai Penyidikan Kasus Anies Baswedan

Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)

Narasi yang salah. Faktanya, foto surat pada unggahan tersebut adalah surat yang dilayangkan oleh Andar Situmorang pada tahun 2017 terkait kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran Frankfurt Book Fair tahun 2015 oleh Anies Baswedan.

Selengkapnya di bagian penjelasan.

====

Kategori: Konten yang Menyesatkan

====

Sumber: Twitter
https://archive.md/VnnZs

====

Narasi:

“Jika berita ini Benar maka mari kita ucapkan bersama :

ALHAMDULILLAH
PUJI TUHAN


semoga disegerakan….!”

Narasi dalam foto:

“VIRALKAN!!
PEMIMPIN KPK BARU DIMINTA MEMULAI PENYIDIKAN KASUS ANIES BASWEDAN”

====

Penjelasan:

Akun Twitter GemaNawacita (@Ar01Pangeran) mengunggah narasi dengan foto surat yang di dalamnya terdapat kalimat bahwa pemimpin KPK baru diminta memulai penyidikan kasus Anies Baswedan. Unggahan yang diunggah pada 19 Desember 2020 telah mendapat reaksi sebanyak 188 retweet, 544 suka, dan 96 balasan.

Berdasarkan hasil penelusuran, surat tersebut adalah surat laporan yang dilayangkan oleh Andar Situmorang terkait kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran Frankfurt Book Fair tahun 2015 dilakukan Anies Baswedan. Andar mengklaim Anies telah menyalahgunakan wewenang saat menjabat sebagai Mendikbud dan menganggap Anies telah memasukkan orang-orang ke dalam tim pameran.

“Melaporkan mantan Mendikbud Anies Rasyid Baswedan. Korupsi sistemik selama 3 hari acara pameran buku di Jerman dengan biaya Rp 146 miliar,” kata Andar, Jumat (10/3).

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Informasi KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa KPK akan menelaah laporan tersebut apakah ada indikasi tindak pidana korupsi atau tidak.

“Memang ada pelaporan tersebut. Kami sudah terima laporan kepada orang tersebut. Tentu semua pelaporan yang masuk kita telaah. Kita juga akan melihat apa ada indikasi tindak pidana korupsi atau tidak,” jelas Febri di kantornya, Jalan Kuningan Madya, Jakarta Selatan, Jumat, (10/03/2017).

Dengan demikian, unggahan akun Twitter GemaNawacita (@Ar01Pangeran) dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan karena foto surat pada unggahan tersebut adalah surat yang dilayangkan oleh Andar Situmorang pada tahun 2017 terkait kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran Frankfurt Book Fair tahun 2015 oleh Anies Baswedan.

====

Referensi:

https://kumparan.com/kumparannews/anies-baswedan-dilaporkan-ke-kpk/full

https://tirto.id/kpk-telaah-dugaan-korupsi-anies-baswedan-ckur

Copyright ©


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *