Pemerintahan
Pemkot Tangsel Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Program Keluarga Berintegritas

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui pembinaan keluarga berintegrasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun budaya antikorupsi yang dimulai dari lingkungan keluarga.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan, pembinaan keluarga berintegritas harus menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan.
“Pemahaman keluarga berintegritas ini harus menjadi bagian integral dalam upaya mencegah korupsi di Tangerang Selatan. Pencegahan harus dimulai dari lingkaran terdekat, yaitu keluarga,” ujar Benyamin dalam kegiatan Bimbingan Teknis Keluarga Berintegritas oleh KPK di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Rabu (4/2/2026).
Menurut Benyamin, keluarga memiliki peran besar dalam membangun kesadaran moral dan integritas ASN. Ia menilai, lingkungan keluarga dapat menjadi pengingat awal agar seseorang tetap berpegang pada prinsip kejujuran dan tanggung jawab.
Ia mencontohkan, peran pasangan dalam keluarga dapat menjadi pengingat sederhana namun bermakna, terutama dalam menjaga transparansi keuangan.
Benyamin bahkan membagikan pengalaman pribadinya sebagai bentuk komitmen terhadap integritas.
“Saya sudah tiga kali menikahkan anak, seluruh sumbangan yang diterima dilaporkan terlebih dahulu ke KPK. Setelah ada klarifikasi, baru digunakan. Bahkan pada pernikahan anak keempat, kami memutuskan tidak menerima hadiah. Ini bagian dari upaya menjaga integritas,” jelasnya.
Benyamin menilai, pembangunan bangsa tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter yang berlandaskan moral dan integritas.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Dion Hardika Sumarto, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam mendukung program keluarga berintegritas.
Ia menyampaikan, penguatan integritas ASN tidak dapat dilepaskan dari peran keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter. Menurutnya, budaya integritas yang tumbuh di lingkungan keluarga akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.
“Kami mengapresiasikan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Pak Wali Kota juga langsung memberikan arahan terkait program Keluarga Berintegritas yang pada intinya kita mengharapkan kinerja ASN yang didukung dari lingkungan terkecilnya, dari fondasi awalnya keluarga, bisa kemudian menerapkan integritas ini di lingkungan kerja juga,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, KPK juga memberikan pemahaman terkait tindak pidana korupsi kepada peserta. Program ini diikuti oleh ratusan ASN bersama pasangan masing-masing dan direncanakan akan terus diperluas ke lebih banyak pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Melalui program tersebut, Pemkot Tangsel berharap nilai integritas tidak hanya menjadi budaya kerja, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan keluarga ASN, sehingga upaya pencegahan korupsi dapat berjalan lebih kuat dan berkelanjutan.
Sport3 hari agoDaftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim
Pemerintahan1 minggu agoTransformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak
Sport2 hari ago18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027
Sport3 hari agoJadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026
Otomotif2 minggu agoSuzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro
Sport1 minggu agoJadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang
Sport1 minggu agoJadwal Persib vs Persija Semifinal Piala Presiden 2026
Sport1 minggu agoHasil Persib Vs Persija 2-1, Maung Bandung Melaju ke Final Piala Presiden 2026

























