Satgas Penanganan Covid-19 menjawab sejumlah isu terkait penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Pertama tentang isi vaksin kadaluwarsa yang belakangan ramai dipertanyakan masyarakat. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menerangkan bahwa vaksin yang akan mendekati masa habis pakainya itu adalah vaksin Coronavac pengiriman batch pertama yang siap pakai.
Vaksin ini telah didistribusikan sejak Januari 2021 lalu, dan telah diberikan pada vaksinasi tahap pertama pada tenaga kesehatan, dan kedua pada petugas pelayanan publik. Sehingga vaksin tersebut telah habis digunakan.
“Saya sampaikan kepada masyarakat agar tidak panik. Karena pemerintah memastikan produk yang diberikan kepada publik yang aman, halal dan berkualitas,” jelasnya memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Selasa (16/3/2021) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Isi selanjutnya terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19, Wiku menegaskan bahwa pemerintah menjunjung tinggi transparansi dan keterbukaan kepada publik. Dalam penggunaannya anggaran tersebut. Halninit diwujudkan dengan dilibatkannya tim pengawas dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).
“Dengan demikian, berbagai pengadaan barang dan jasa dapat dilakukan secara terbuka dan akutabel,” lanjut Wiku.
Pemerintah terus berusaha melakukan penanganan pandemi Covid-19 semaksimal mungkin dengan berbagai kebijakan Nyang saat ini sudah dijalankan. Seperti penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan juga program vaksinasi nasional.
Namun demikian, ia mengharapkan upaya pemerintah ini akan lebih efektif dan sempurna apabila diikuti juga oleh partisipasi masyarakat. Caranya masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Meskipun masyarakat sudah menerima vaksin.
“Penting untuk diingat, bahwa program vaksinasi masih berjalan, sehingga kekebalan komunitasnya bisa tercapai. Oleh karena itu penting bagi masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Sehingga kita bisa melindungi orang-orang terdekat dari Covid-19,” pesan Wiku. (KPCPEN)
Nasional7 hari agoMomen Wapres Gibran Rakabuming Raka Dampingi Presiden Prabowo pada Rapat Kerja Pemerintah
Hukum7 hari agoPolsek Pagedangan Polres Tangsel Dampingi Pemasangan Larangan Buang Sampah di TPS Ilegal Jatake
Banten7 hari agoPetani Muda Banten Diberangkatkan Magang ke Jepang, DPRD Banten Dukung Peningkatan Kompetensi SDM Pertanian
Nasional7 hari agoKemhan Siap Dukung SDM Program Prioritas Presiden
Nasional7 hari agoPenerimaan Zakat, Infak, dan Sedekah Rumah Zakat Tembus Rp468 Miliar di Tahun 2025
Banten2 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis2 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis2 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku














