Connect with us

Lifestyle

Pengobatan Hemofilia yang Umum Direkomendasikan | Hello Sehat

Hemofilia adalah penyakit kelainan darah yang menyebabkan darah sukar membeku. Penyakit ini membuat penderitanya mengalami perdarahan yang lebih lama dari orang normal saat terluka, dan kondisi ini tentunya membutuhkan penanganan medis yang lebih intensif. Seperti apa cara pengobatan untuk mengatasi hemofilia?

Bagaimana cara pengobatan hemofilia?

Cara mengobati hemofilia biasanya tergantung pada tingkat keparahan penyakit yang diderita. Jadi, setiap tingkatan hemofilia mungkin memiliki jenis pengobatan yang berbeda-beda.

Namun, penting untuk diketahui bahwa penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Pengobatan yang dilakukan umumnya hanya dapat mengurangi gejala-gejala, serta mengontrol atau mencegah perdarahan berlebih. Maka itu, orang yang hidup dengan hemofilia, terutama yang sudah cukup parah, harus menjalani pengobatan seumur hidupnya.

Advertisement

Menurut situs NHS, berikut adalah 2 jenis pendekatan sebagai cara mengobati gejala-gejala hemofilia:

  • pengobatan pencegahan atau profilaksis, ketika obat diberikan untuk mencegah perdarahan serta kerusakan otot dan sendi
  • pengobatan segera atau on-demand, ketika obat diberikan untuk menghentikan perdarahan secepat mungkin

1. Pengobatan pencegahan atau profilaksis

Sebagian besar kasus hemofilia tergolong dalam tingkatan yang parah. Maka itu, pengobatan pencegahan dalam jangka panjang atau profilaksis sangat penting, bahkan sejak penderita baru lahir.

Pengobatan biasanya diberikan dengan cara disuntik. Apabila Anda memiliki anak yang terlahir dengan hemofilia, Anda akan diajari cara memberi suntikan sejak mereka masih kecil. Seiring berjalannya waktu, anak harus belajar cara menyuntik sendiri.

Tujuan dari pengobatan profilaksis ini adalah mengurangi risiko terjadinya perdarahan mendadak atau spontan pada pengidap hemofilia tingkat berat. Dengan begitu, Anda dan anak Anda tidak perlu sering-sering ke rumah sakit. Pengobatan profilaksis juga dapat membantu mencegah kerusakan otot dan sendi.

Pengobatan ini umumnya berlangsung seumur hidup. Obat yang digunakan biasanya berupa konsentrat faktor pembekuan atau partikel pembeku darah buatan. Fungsinya adalah menggantikan faktor pembeku darah yang jumlahnya terlalu sedikit pada pengidap hemofilia.

Advertisement

Obat hemofilia A

Secara spesifik, obat yang diberikan untuk masing-masing jenis hemofilia bisa berbeda. Pengobatan pencegahan untuk hemofilia A tingkat berat menggunakan obat bernama octocog alfa.

Obat tersebut adalah konsentrat pengganti faktor pembekuan VIII. Pada pengidap hemofilia A, tubuh kekurangan faktor pembekuan darah tersebut akibat mutasi genetik pada gen F8. Pemberian octocog alfa umumnya diberikan setiap 48 jam sekali. Namun, dosis pemberian obat akan disesuaikan lagi oleh dokter, tergantung dengan kondisi kesehatan pasien.

Obat hemofilia B

Sedikit berbeda dengan cara mengatasi gejala hemofilia A, obat yang diberikan untuk hemofilia tipe B adalah nonacog alfa. Akan tetapi, cara kerjanya serupa dengan octocog alfa.

Nonacog alfa adalah konsentrat pengganti faktor pembekuan IX, yang dibutuhkan oleh pengidap hemofilia B dengan mutasi gen F9. Obat ini juga diberikan dengan cara disuntik. Biasanya, nonacog alfa disuntikkan sebanyak 2 kali seminggu.

Advertisement

2. Pengobatan segera (on-demand)

Pengobatan segera atau on-demand biasanya diresepkan untuk pasien pengidap hemofilia tingkat ringan dan sedang. Obat hemofilia hanya diberikan ketika terjadi perdarahan akibat luka dan bertujuan untuk menghentikannya secepat mungkin.

Beberapa obat yang biasanya diresepkan untuk menangani perdarahan pada orang hemofilia, antara lain:

  • Desmopressin
    Obat hormon desmopressin bekerja dengan cara mendorong tubuh agar menghasilkan lebih banyak faktor pembeku darah. Obat ini kadang diberikan sebelum prosedur pencabutan gigi atau operasi kecil lainnya untuk mencegah perdarahan berlebih.Namun, penting untuk diingat bahwa obat desmopressin tidak bekerja pada pengidap hemofilia B dan hemofilia A yang sudah parah.
  • Antifibrinolitik
    Obat antifibrinolitik adalah obat yang efektif bekerja mengurangi perdarahan berlebih, terutama ketika terjadi mimisan. Biasanya, antifibrinolitik dapat diberikan bersamaan dengan desmopressin atau suntikan konsentrat faktor pembeku darah.Saat ini, obat antifibrinolitik yang tersedia adalah dalam bentuk aminokaproat dan asam traneksamat.

Apakah ada efek samping dari pengobatan hemofilia?

Sama dengan obat-obatan pada umumnya, obat yang diberikan untuk mengatasi gejala-gejala hemofilia juga berisiko memicu efek samping. Namun, tidak semua pengidap hemofilia akan mengalami efek-efek samping tersebut.

Untuk obat octocog alfa dengan merek dagang Advate, efek samping yang umum timbul adalah sakit kepala dan demam. Efek-efek tersebut dilaporkan muncul pada 1-10 dari 100 pasien. Selain itu, obat ini juga berpotensi memicu reaksi alergi pada orang-orang tertentu.

Sementara itu, obat nonacog alfa dengan merek dagang BeneFIX juga dapat menyebabkan efek samping seperti reaksi alergi, tekanan darah rendah, serta detak jantung tidak beraturan.

Advertisement

Tidak hanya itu, kedua obat di atas juga berisiko memicu komplikasi hemofilia yang disebut dengan inhibitor. Inhibitor terjadi ketika pasien hemofilia A dan B memiliki antibodi yang berbalik melawan faktor pembeku dalam tubuh. Padahal, antibodi yang normal seharusnya hanya melawan infeksi dari luar tubuh, seperti serangan virus dan bakteri.

Jika inhibitor terjadi, baik obat octocog alfa dan nonacog alfa tidak lagi mampu bekerja, sehingga perdarahan semakin tidak terkendali.

Apakah ada pengobatan alami atau rumahan untuk hemofilia?

Hemofilia memang bukan penyakit yang bisa disembuhkan secara total. Penderitanya pun diharuskan mengonsumsi obat seumur hidupnya. Namun, tidak ada salahnya penderita hemofilia juga menjalani pengobatan serta gaya hidup alami untuk menjaga kondisi kesehatannya, supaya risiko perdarahan parah dapat dikurangi.

Berikut adalah beberapa tips dan perubahan gaya hidup yang bisa dilakukan sebagai pengobatan rumahan untuk hemofilia:

Advertisement
  • Rutin berolahraga, tapi konsultasikan dulu dengan dokter
  • Hindari obat-obatan pereda nyeri tertentu, seperti ibuprofen dan aspirin
  • Hindari obat-obatan pengencer darah, seperti warfarin, heparin, dan clopidogrel
  • Jagalah kebersihan mulut dan gigi secara teratur
  • Lindungi diri atau anak Anda dari kecelakaan yang menyebabkan perdarahan

Source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bisnis51 menit ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis53 menit ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis55 menit ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis56 menit ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis60 menit ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis1 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis1 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis1 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis1 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis1 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis1 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis1 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis1 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan2 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional2 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan3 jam ago

Benyamin Davnie Paparkan Prioritas RAPBD Tangsel 2027: Penanganan Banjir, Rumah Tidak Layak Huni hingga Stunting

Sport3 jam ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Pemerintahan5 jam ago

Pilar Saga Ichsan Dorong UMKM Tangsel Go Digital dan Go Global

Pemerintahan5 jam ago

Benyamin Davnie Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan di Tangsel dengan Peningkatan Kualitas Hidup dan Pemberdayaan Masyarakat

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Populer