ISLAMABAD- Presiden Joko Widodo menitipkan pesan kepada masyarakat Indonesia yang tinggal di Pakistan untuk selalu menjaga nama baik bangsa dan negara Indonesia. Apalagi hubungan antara Pakistan dan Indonesia sudah terjalin dengan sangat baik.
Hal itu terlihat saat kedatangan Presiden Jokowi di Pakistan siang ini, yang dijemput langsung oleh Presiden Pakistan Mamnoon Hussain di Pangkalan Udara Nur Khan, Islamabad, Pakistan.
“Ini sebuah penghargaan dari Pakistan,” ujar Presiden di hadapan masyarakat Indonesia yang berkumpul di Hotel Serena, pada Jumat, 26 Januari 2018.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga mengungkapkan alasannya berkunjung ke lima negara yang berada di kawasan Asia Selatan, yakni Sri Lanka, India, Pakistan, Bangladesh dan Afghanistan.
“Kita ingin memberikan sebuah keseimbangan, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, mestinya kawasan di Timur Tengah, kawasan di sini, mendapatkan perhatian yang khusus,” ucap Presiden.
Selain itu, Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. “Ini selalu saya sampaikan merupakan sebuah kekuatan politik besar kita di dalam kancah persahabatan global dengan negara-negara yang lain,” kata Presiden.
Dalam pertemuan ini, Presiden menjelaskan bahwa saat ini pemerintah sedang fokus melakukan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh pelosok Tanah Air. Ia menjelaskan bahwa infrastruktur di Indonesia saat ini tertinggal cukup jauh sehingga menghambat kompetisi dengan negara lain.

“Saya kira pembangunan infrastruktur ini merupakan hal fundamental bagi negara kita dan saya tidak ingin kehilangan momentum,” ucap Presiden.
Sejumlah pencapaian program dan pembangunan di Tanah Air pun dipaparkan Kepala Negara. Mulai dari jalan tol Trans Papua, jalan tol Trans Sumatra, pelabuhan, rel kereta api, bandara, Pos Lintas Batas Negara (PLBN), hingga penerapan kebijakan bahan bakar minyak satu harga.
Setelah menyampaikan sambutan, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berfoto bersama masyarakat Indonesia yang hadir dalam pertemuan itu. Turut hadir dalam pertemuan tersebut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Pakistan Iwan Suyudhie Amri.
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan: Progres Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen, Siap untuk Porprov Banten 2026
Sport4 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November
Lifestyle6 hari agoKandungan dan Manfaat Susu Sapi untuk Keluarga
Pemerintahan5 hari agoHari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Benyamin Davnie Ajak Pemuda Tanamkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati
Banten5 hari agoUntirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional
Nasional6 hari agoLSAK: Pengunduran Diri Anak Menteri Haji Tak Cukup, APH Harus Usut Tuntas
Nasional4 hari agoKonser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran
Sport4 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap








