Connect with us

Lifestyle

Pilihan Obat yang Ampuh Hancurkan Batu Empedu

Batu empedu merupakan satu dari sekian banyak penyakit yang menyerang sistem pencernaan. Batuan ini terbentuk di kantong empedu akibat kolesterol maupun bilirubin yang berlebihan. Bila tidak segera diobati, kondisinya akan semakin bertambah parah. Lantas, apa saja obat yang biasanya diminum sebagai penghancur batu empedu? Yuk, lihat rekomendasinya berikut ini.

Obat untuk meredakan gejala batu empedu

Obat batuk rejan antibiotik

Kantong empedu merupakan wadah berisi cairan empedu. Cairan ini nantinya berfungsi untuk mencerna lemak, salah satunya kolesterol. Ketika jumlah kolesterol lebih banyak dibanding cairan empedu, kolesterol akan tertinggal, mengendap, dan akhirnya menjadi batuan.

Adanya batu empedu inilah yang nantinya akan menimbulkan berbagai gejala mengganggu, seperti nyeri perut kanan atas hingga menembus ke punggung, disertai dengan mual dan muntah.

Advertisement

Tanpa pengobatan yang tepat, gejala bisa bertambah parah. Bahkan, menimbulkan komplikasi, seperti kolesistitis (radang kantong empedu) atau pankreatitis (radang pankreatitis). Menurut Winchester Hospital, agar terhindar dari gejala batu empedu yang parah dan komplikasinya, beberapa obat bisa dijadikan andalan, di antaranya:

1. Obat pereda nyeri

Obat ini tidak bekerja sebagai penghancur batu empedu, melainkan sebagai pereda gejala rasa sakit di perut dan punggung. Ada banyak obat pereda nyeri yang tersedia di apotek maupun toko baik dan bisa didapat baik dengan atau tanpa resep dokter.

Jenis obat pereda nyeri akibat batu empedu yang biasanya menjadi pilihan pertama adalah acetaminophen. Jika obat ini tidak cukup ampuh obat jenis NSAID (antiinflamasi nonsteroid) bisa dijadikan sebagai pengganti, seperti aspirin, naproxen (Aleve), ibuprofen (Advil, Motrin), diclofenac, atau ketorolac.

Bila obat yang disebutkan tidak juga ampuh meredakan rasa nyeri, dokter akan meresepkan obat NSAID dengan dosis yang lebih tinggi.

Advertisement

Meskipun umumnya bisa didapatkan tanpa resep, obat ini tetap memiliki efek samping, seperti sakit perut, pusing, sakit kepala, dan perdarahan pada lapisan perut.

2. Sequestrant bile acids

Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kolesterol yang berlebihan adalah penyebab dari batu empedu. Oleh karena itu, obat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh bisa dijadikan perawatan. Salah satunya adalah obat sequestrant bile acids, seperti cholestyramine (Questran, Prevalite), colestipol (Colestid, Flavoured Colestid), dan colesevelam (Welchol).

Obat batu empedu ini bekerja dengan mengikat asam empedu di usus dan meningkatkan pembuangan asam empedu di feses. Dengan begitu, ini akan mengurangi jumlah asam empedu kembali ke hati dan merangsang hati memproduksi lebih banyak asam empedu pengganti.

Agar produksi asam empedu meningkat, hati akan menggunakan lebih banyak kolesterol. Itulah sebabnya, kadar kolesterol dalam darah dapat menurun setelah minum obat ini.

Advertisement

Dosis rendah dari obat batu empedu ini dapat menurunkan kadar kolesterol sebanyak 10 hingga 15 persen. Sementara untuk dosis tinggi, kadar kolesterol dapat berkurang sebesar 25 persen. Seperti obat lain, sequestrant bile acids juga menimbulkan efek samping, seperti sembelit, diare, dan heartburn.

Bila Anda menggunakan obat warfarin, obat ini harus diminum 1 jam sebelum atau 4 hingga 6 jam setelahnya.

3. Ursodiol (Ursodeoxycholic acid)

Obat penghancur batu empedu adalah ursodiol (Ursodeoxycholic acid). Biasanya, obat digunakan jika ukuran batuan empedu tidak lebih dari 20 mm.

Obat ini dapat dan perlu digunakan selama berbulan-bulan untuk mencegah kekambuhan.

Advertisement

Obat ini biasanya digunakan secara bersamaan dengan obat sequestrant bile acids karena tidak penyerapannya akan terganggu. Selain itu, ursodiol juga dapat menyebabkan efek samping, seperti diare dan ruam pada kulit.

4. Chenodiol (Chenodeoxycholic acid)

Obat ini sangat umum digunakan sebagai penghancur batu empedu. Namun, tidak semua orang bisa menggunakan obat ini, terutama mereka yang punya masalah pada hati. Begitu juga dengan ibu hamil dan ibu menyusui karena dapat menyebabkan cacat lahir dan mengalir ke ASI.

Bila batuan empedu sudah menyebabkan peradangan pada pankreas, obat ini juga perlu dihindari. Obat ini perlu diminum sampai batu empedu benar hancur, namun tidak lebih dari 2 tahun.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan chenodiol adalah sakit perut dan sel darah putih rendah. Oleh karena itu, selama masa perawatan chenodiol, Anda perlu melakukan tes darah secara rutin.

Advertisement

5. Antibiotik

Antibiotik digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit akibat infeksi bakteri. Nah, batu empedu memang bukan disebabkan oleh infeksi bakteri, sehingga tidak menggunakan obat ini. Akan tetapi, jika batu empedu sudah menyebabkan komplikasi, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik.

Batuan empedu yang menyebabkan penyumbatan bisa menjadi “markas” bagi bakteri untuk berkembang biak. Akibatnya, bakteri akan menginfeksi dan menyebabkan peradangan. Kondisi inilah yang perlu diatasi dengan antibiotik. Obat ini juga diberikan setelah Anda menjalani operasi batu empedu.

Perlu diketahui bahwa batu empedu merupakan penyakit yang butuh penanganan dokter. Oleh karena itu, sebelum menggunakan obat, konsultasikan lebih dahulu pada dokter. Terlebih tidak semua orang cocok menggunakan obat yang sama karena tubuh memberikan reaksi yang berbeda-beda pada pengobatan tertentu.

Anda juga perlu konsultasi ke dokter jika obat yang diminum menimbulkan efek samping mengganggu. Dokter akan meresepkan obat lain yang lebih aman namun dengan fungsi yang sama.

Advertisement

Perawatan jika obat batu empedu tidak ampuh

operasi kanker kulit

operasi kanker kulit

Bila obat-obatan batu empedu yang disebutkan di atas tidak meredakan gejala, dokter akan merekomendasikan perawatan lain, di antaranya:

  • Extrotorporeal shock-wave lithotripsy (ECSWL). Perawatan untuk memecah batu empedu dengan menggunakan gelombang kejut melalui jaringan lunak di tubuh. Biasanya prosedur ini dilakukan ketika batu empedu berdiameter kurang dari 2 cm.
  • MTBE (methyl tertiary-butyl ether). Perawatan dengan menyuntikkan zat pelarut metil tersier-butil eter untuk melarutkan batu empedu. Sayangnya, perawatan ini bisa menimbulkan sensasi terbakar yang parah.
  • Kolesistostomi perkutan (PC). Prosedur ini menggunakan jarum untuk menarik cairan di kantong empedu dan memasukkan kateter melalui kulit untuk mengalirkan cairan. Setelahnya, operasi pengangkatan kantong empedu atau menempatkan stent endoskopik di antara kantong empedu dengan saluran pencernaan.

Sama seperti menentukan obat batu empedu, pemilihan perawatan yang tepat harus dievaluasi terlebih dahulu. Dokter mungkin akan meminta Anda melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan perawatan yang tepat dengan mempertimbangkan manfaat dan efek samping yang mungkin ditimbulkan.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport6 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Hari Ini, Minggu 1 November: PSIM vs Borneo FC, Persib vs Isenmulang FC, dan Garudayaksa FC vs PSS Sleman

Sport6 jam ago

Persita Pesta Lima Gol di Kediri, Carlos Pena Puji Karakter Dan Mental Pemain

Sport6 jam ago

Hasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran

Sport1 hari ago

Hasil Persik Kediri vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Bantai Tuan Rumah 1-5, Pablo Ganet Hattrick

Nasional1 hari ago

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Perkuat Kolaborasi Pengembangan Wakaf Produktif

Opini1 hari ago

Mengapa Aset PDAM Kabupaten Tangerang di Kota Tangerang Selatan Belum Juga Diserahkan?

Banten1 hari ago

Pelatihan Hidroponik PD Wanita Islam Kota Serang, Manfaatkan Pekarangan Rumah Jadi Kebun Produktif

Nasional2 hari ago

MA Kabulkan Kasasi Nomor 742 K/TUN/2026, Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka Dinyatakan Tidak Sah

Hukum2 hari ago

Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Desak Pembersihan Internal Polri dan Penegakan Sistem Merit

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November

Nasional3 hari ago

Konser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran

Banten3 hari ago

Untirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintahan4 hari ago

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Benyamin Davnie Ajak Pemuda Tanamkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Pemerintahan4 hari ago

Pilar Saga Ichsan: Progres Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen, Siap untuk Porprov Banten 2026

Sport4 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Melbourne Victory 2-0 di ACL Two, Balsa Sekulic Cetak Brace

Nasional4 hari ago

LSAK: Pengunduran Diri Anak Menteri Haji Tak Cukup, APH Harus Usut Tuntas

azerbaijan_stockers, Fresh milk in a mug and jug on wooden table (Magnific)
Lifestyle4 hari ago

Kandungan dan Manfaat Susu Sapi untuk Keluarga

Banten4 hari ago

Amal Jayabaya Siapkan 10 Program untuk Memajukan Pengusaha Banten

Pemerintahan4 hari ago

porprov2026.tangerangselatankota.go.id, Website Resmi PORPROV VII Banten 2026

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Nasional2 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Jabodetabek1 minggu ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport2 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Nasional2 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Serba-Serbi5 hari ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Sport2 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Sport6 hari ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Banten2 minggu ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Populer