Lifestyle
Plester untuk Pusar Bodong, Ampuhkah Mengembalikan Bentuk Pusar?

Pusar bodong sebenarnya merupakan istilah awam untuk kondisi medis yang disebut hernia umbilikalis. Kondisi ini ditandai dengan keluarnya bagian usus atau jaringan lemak dari tubuh melalui pusar. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi pusar bodong, salah satu yang terkenal adalah dengan plester khusus.
Plester ini diklaim mampu mengembalikan bentuk pusar yang bodong kembali normal. Lantas, apakah cara ini benar terbukti efektif?
Ampuhkah plester untuk pusar bodong?

Hernia umbilikalis atau pusar bodong adalah kondisi yang dapat dialami anak-anak, terutama pada bayi yang lahir prematur. Ukurannya bisa bertambah besar saat anak batuk, tertawa, atau menangis. Tak hanya itu, ukurannya juga dapat mengecil ketika anak berbaring.
Selama masa kehamilan, tali pusar menghubungkan tubuh ibu dengan janin melalui bukaan pada perut janin. Bukaan ini seharusnya tertutup setelah bayi lahir, tapi pada beberapa bayi otot perut di area pusar terkadang tidak dapat menutup sempurna.
Dinding otot perut akhirnya menjadi lemah dan tidak mampu menahan tekanan dari usus serta jaringan lemak. Akibatnya, terbentuk benjolan hernia yang tampak menonjol dari dalam pusar, dan dikenal pusar bodong.
Orang dewasa juga bisa memiliki pusar bodong, namun karena penyebab yang berbeda. Pada orang dewasa, pusar bodong bisa akibat berat badan berlebih, tubuh yang tegang akibat mengangkat beban berat, menderita batuk jangka panjang, serta hamil lebih dari satu janin.
Orangtua yang memiliki anak dengan pusar bodong biasanya menggunakan sejenis plester khusus untuk menutupi benjolan. Plester ini dibuat dari sejenis kain antiair yang fleksibel, kuat, tapi cukup tipis dan nyaman dipakai.
Penggunaan plester memang dapat dijadikan alternatif untuk mengontrol ukuran hernia. Namun, sayangnya, cara ini tidak dapat menyembuhkan penyakit hernia karena dinding otot perut tetap lemah dan rentan robek.
Cara memperbaiki pusar yang bodong

Belly, buttonHernia pada pusar dapat menimbulkan gangguan berupa nyeri dan rasa tidak nyaman, terlebih jika hernia tersangkut di luar pusar dan tidak bisa masuk kembali. Benjolan tersebut juga bisa membelit organ pencernaan sehingga berbahaya bagi kesehatan.
Tidak sedikit orangtua yang meyakini bahwa pemakaian plester bermanfaat untuk mengatasi pusar bodong. Padahal, benjolan hernia pada bayi sebenarnya dapat masuk kembali ke dalam tubuh tanpa penanganan apa pun.
Jika hernia terus ada hingga dewasa, cara paling tepat untuk mengatasinya adalah melalui operasi. Operasi ini sangat sederhana dan hanya berlangsung selama 20-30 menit. Pasien akan dibius total selama menjalani operasi.
Hernia berukuran kecil dapat diatasi dengan menjahit bagian dinding otot perut yang lemah. Sedangkan pada orang dewasa dengan hernia berukuran besar, bagian otot perut yang lemah perlu diperkuat dengan bebat khusus.
Anda boleh saja tidak menjalani operasi jika hernia berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala. Meski demikian, perlu diingat bahwa pusar bodong tidak bisa diperbaiki dengan cara alternatif berupa plester.
Plester dan bebat khusus kadang digunakan untuk mencegah infeksi pada bekas operasi pusar bodong. Namun, selain tidak efektif mengatasi hernia, plester dan bebat khusus pun tidak terbukti memberikan efek signifikan untuk mencegah infeksi.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa penggunaan plester guna mengatasi pusar bodong tidaklah benar. Jika bayi terlahir dengan hernia, langkah terbaik yang perlu dilakukan orangtua adalah berkonsultasi dengan dokter guna menentukan penanganannya. Begitu pula jika Anda memiliki pusar bodong saat dewasa dan ingin mengatasinya.
Kabartangsel.com
Pemerintahan3 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan5 hari agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional2 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan5 hari agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan
Pemerintahan6 hari agoPenurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa
Pemerintahan3 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Pemerintahan3 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel







































