Polres Metro Tangerang Kota melalui Polsek Neglasari kembali sukses mengungkap kasus pencurian handphone yang menyasar kontrakan-kontrakan yang penghuninya tengah lengah. Pencurian yang meresahkan warga tersebut, diketahui melibatkan seorang buronan kasus pembunuhan pria berinisial ‘UB’.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan SIK, MH, melalui Kapolsek Neglasari Kompol R Manurung SH, membenarkan pihaknya berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian handphone berinisial ‘UB’ yang meresahkan warga di wilayah hukumnya.
“Berhasil mengungkap kasus pencurian handphone yang terjadi Minggu (14/10/2018) dengan TKP kontrakan di Kampung Rawa Rotan, Kelurahan Selapajang Jaya yang melibatkan tersangka inisial ‘UB’ dan korban sekaligus pelapor bernama Ali,” ujarnya, di Tangerang, Senin (17/12/2018).
Lebih jauh, Kompol Manurung menerangkan kejadian yang menimpa korban, berawal ketika korban sehabis mandi melihat pintu kontrakan telah terbuka setengah dan melihat handphone miliknya yang tersimpan di depan pintu sudah raib. Selanjutnya, saksi membangunkan korban bernama Iqbal yang sama-sama kehilangan ponsel serta melaporkan ke Polsek Neglasari guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Berbekal laporan dari para korban, dilakukan penyelidikan dan diketahui keberadaan pelaku pencurian handphone tersebut, selanjutnya Kanit Reskrim Iptu Setiyo SH beserta jajaranya melakukan penangkapan terhadap pelaku ‘UB’ pada Rabu (12/12/2018) di TKP. Setelah diinterogasi pelaku mengakui bahwa benar Minggu (14/10/2018) pelaku telah mengambil dua unit handphone milik para korban. mengingat pelaku (UB) juga menjadi DPO kasus perkara pembunuhan di Polres Kota Tangerang. Maka proses penyidikannya dilimpahkan ke Polres Kota Tangerang,” jelasnya.

Selain berhasil mengamankan pelaku (UB), pihaknya berhasil mengamankan barang bukti (BB). Akibat perbuatan pelaku, para korban mengalami kerugian jutaan rupiah.
“BB yang berhasil diamankan yalni dua dus handphone, akibat kejadian tersebut, korban mengalamai kerugian dua unit handphone yang mana 1(satu) unit HP merek Motorola type Motoe4 Plus, warna abu abu dan 1(satu) unit handphone merek Samsung Galaxy type J7+, warna hitam ditaksir seharga Rp4.500.000,- (empat juta lima ratus ribu rupiah),” tutupnya. (FER).
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan4 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Tangerang Selatan4 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku














