Tak lama lagi, PT Ciputra Residence mengembangkan proyek hunian Citra Maja Raya tahap 2. Citra Maja Raya tersebut merupakan bagian pengembangan Kota Baru Publik Maja seluas 10.000 hektar. Menurut Direktur Utama PT Ciputra Residence, Budiarsa Sastrawinata, untuk pengembangan proyek yang berlokasi di Kecamatan Maja, Lebak, Banten, tersebut, pihaknya menggandeng PT Putra Asih Laksana.
’’Kerja sama ini merupakan lanjutan dari Citra Maja Raya 1 seluas 430 hektar, yang sudah terjual lebih dari 7.000 unit rumah. Kami menargetkan proyek ini akan mewujudkan suatu kota mandiri Kota Baru Publik Maja,” kata Budiarsa dalam konferensi pers di Ciputra World, Jakarta, Jumat (9/9).
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Senior PT Ciputra Residence, Agussurja Widjaja, menambahkan, pihaknya menginvestasikan Rp2 triliun di mana sebesar Rp800 miliar untuk membangun 12.000 unit rumah.
’’Harga rumah yang kami tawarkan berkisar antara Rp130 juta hingga Rp400 juta. Kalau jumlah rumah masing-masingnya, bergantung demand pasar,’’ imbuhnya.
Lebih lanjut Agussurja menerangkan, Citra Maja Raya merupakan kawasan kota terpadu seluas 2.000 hektar yang dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Dengan demikian, menjadikan Stasiun Maja sebagai simpul transportasi.
’’Waktu tempuh dari Stasiun Maja sampai ke pusat-pusat pertumbuhan baru, antara lain Serpong dapat ditempuh dalam waktu 45 menit, dan ke Tanah Abang sekitar 90 menit. Ini berarti ada pertimbangan efisiensi waktu dan biaya, yang tentunya menjadi pertimbangan saat memilih untuk membeli rumah,’’ ucap Agussurja.
Menyikapi kerja sama ini, Direktur Utama PT Putra Asih Laksana Benny Tjokrosaputro, memaparkan kepercayaannya pada Ciputra.
’’Kenapa kami memilih Ciputra? Itu karena Ciputra memberikan chemistry yang cocok dengan APL, selain memang pertimbangan brand Ciputra dan Ciputra sudah lebih dulu masuk ke wilayah Maja melalui Citra Raya. Saya meyakini, bahwa join force akan memberikan hasil yang lebih besar dibandingkan bergerak sendiri-sendiri,” kata Benny.
Budiarsa meyakini bahwa prospek pengembangan perumahan skala kota (township) sangat diminati dan mampu memberikan value added bagi konsumennya. Yakni, pengembangan yang lebih terencana, terintegrasi dan lebih lengkap dari sisi sarana, prasana, dan fasilitas. (mri)
Bisnis17 jam agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan16 jam agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan2 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan2 hari agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Pemerintahan6 hari agoSelain Hewan Kurban, Pemkot Tangsel Salurkan 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan
Nasional6 hari agoHadapi Era Digital, Dandim Manggarai Barat Tingkatkan Pengelolaan Website Resmi Kodim Lebih Aktif dan Informatif
Sport2 hari agoPersib Bandung dan Borneo FC Samarinda Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27
Cek Fakta1 hari agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD












