Bisnis
PT Pertamina International Shipping Salurkan Air Bersih untuk Petani di Pedalaman Labuan Bajo

Petani di Desa Golomori, Labuan Bajo, Nusa Tengara Timur (NTT) mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih. Padahal, ketersediaan air bersih sangat krusial dalam menjaga produktivitas pertanian yang menjadi mata pencaharian utama bagi sebagian warga.
Menjawab tantangan tersebut, PT Pertamina International Shipping (PIS) sejak tahun lalu bekerja sama dengan Komodo Water, perusahaan sosial yang bergerak di bidang penyediaan akses air bersih dan pengelolaan air berkelanjutan di daerah terpencil, mengoperasikan pompa air bertenaga surya di Dusun Compang Ra’ong, Desa Golomori.
Teknologi ini dirancang untuk mengalirkan air ke tujuh lapangan demonstrasi plot (demplot) pertanian yang dikelola oleh kelompok tani lokal.
”Kami mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama yang masih tinggal di pedalaman dengan akses air bersih terbatas, agar dapat memaksimalkan hasil pertanian yang merupakan mata pencaharian utama warga di Dusun Compang ini,” ujar Corporate Secretary PIS, Muhammad Baron, dalam keterangan pers baru-baru ini (15/8), di Jakarta.
PIS berhasil menyalurkan hampir lima juta liter air bersih kepada warga di Desa Golomori, pedalaman Labuan Bajo, dalam satu tahun terakhir.
Keberhasilan ini dicapai melalui pemasangan pompa air bertenaga surya yang mampu menekan konsumsi energi listrik sebesar 4.000 kWh.
“Penyaluran air bersih ini bisa mendorong mata pencaharian masyarakat, baik di sektor pertanian maupun nelayan,” katanya.
Tidak hanya menyalurkan air bersih, pihaknya berencana mengembangangkan ekosistem rantai pasok untuk membantu mata pencaharian masyarakat.
Melalui rencana program tersebut, masyarakat tidak hanya memproduksi tapi juga bisa memasok hasil tani mereka seperti sayur-sayuran, sawi, kangkung, cabai ke luar desa, bahkan sampai ke hotel dan penginapan-penginapan di Labuan Bajo yang kini menjadi destinasi wisata.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif BerSEAnergi untuk Laut, payung besar tanggung jawab sosial dan lingkungan PIS yang menggabungkan pelestarian ekosistem laut dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Salah satu pilar utamanya adalah Desa Energi Berdikari yang berfokus pada penyediaan akses energi terbarukan dan berkelanjutan di suatu wilayah.
Program ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB/SDGs) poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera); poin 6 (Akses air dan Sanitasi); serta poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Program juga memenuhi tiga aspek utama dari prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST/ESG).
Diakui Baron, keberhasilan program di Golomori menjadi bukti bahwa kolaborasi dengan masyarakat lokal dan mitra pelaksana mampu menghasilkan solusi yang tepat sasaran. Dengan langkah ini, PIS tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
“Kombinasi antara teknologi ramah lingkungan dan pemberdayaan masyarakat menjadi kunci bagi masa depan yang lebih tangguh dan produktif,” katanya tandas.
Sport1 minggu agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport1 minggu agoTiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID
Sport1 minggu agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoJadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM
Sport1 minggu agoDaftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya
Sport1 minggu agoJadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga































