Rencana Aksi Bom Bunuh Diri 20 Oktober di Solo dan Yogyakarta Terungkap

By on Rabu, 16 Oktober 2019

Tim Densus 88 Antiteror Polri mengungkapkan bahwa ada rencana aksi bom bunuh diri saat pelaksanaan pelantikan Jokowi – Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024, Minggu (20/10/2019) akhir pekan ini.

Menurut Densus 88, aksi bom bunuh diri tersebut hendak dilakukan teroris di Solo dan Yogyakarta, bukan Jakarta.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menerangkan, ‘pengantin’ bom bunuh diri tersebut telah disiapkan oleh kelompok tertentu.

“Pengantin bom bunuh diri sudah disiapkan untuk melaksanakan aksi teror pada tanggal 20 Oktober nanti di Solo dan Yogyakarta,” ungkap Dedi, di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Lanjut Dedi, terduga teroris yang berencana merencanakan aksi bom bunuh diri ketika pelantikan Jokowi – Maruf Amin itu merupakan jaringan teroris yang terafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Menurutnya, sekarang teroris telah berhasil diringkus oleh Tim Densus 88 Antiteror. Hanya, Dedi belum merinci berapa jumlah terduga teroris JAD yang sudah diamankan itu.

“JAD yang sudah ditangkap di Yogyakarta dari hasil periksa oleh Tim Densus,” tuturnya.

Untuk diketahui, Tim Densus 88 Antiteror telah meringkus sebanyak 22 terduga teroris dalam waktu selama empat hari.

Penggrebkan dilakukan di sejumlah wilayah di Indonesia sejak Kamis 10 Oktober hingga Senin 14 Oktober 2019. (pmj/kts)