Nasional
Sandiaga Uno Padukan Big Data dan Gaya Kekinian untuk Komunikasikan Kebijakan Parekraf

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno kerap mengomunikasikan kebijakan pemerintah terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) dengan tren yang ada di media sosial (medsos). Dengan gimik yang tepat dan pesan yang akurat, Sandiaga meyakini pesan yang dikomunikasian tersebut dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
Hal tesebut disampaikan Menparekraf saat berbincang santai bersama Benedicta Trixie di Podcast Kabinet dan Sekretariat Kabinet (Podkabs) episode 10 yang diunggah di kanal YouTube dan Spotify Sekretariat kabinet.
“Kalau kita datar-datar aja, hanya memberikan kebijakan secara teknokratis, ini 55 persen populasi kita ini gen z sama milenial enggak peduli, enggak nyampe, enggak bisa penetrate, enggak bisa masuk ke dalam algoritma mereka. Jadi karena 8 jam sehari mereka on the internet, 3 jam dia on medsos, jadi caranya kita adalah menciptakan konten-konten yang bisa menangkap audiens kita di waktu yang tepat dengan message yang akurat,” kata Sandiaga.
Sandiaga menambahkan, pihaknya juga menggunakan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas dalam penyampaian informasi.
“Tentunya dengan menggunakan tilik mahadata. Jadi kita pakai big data dalam mengomunikasikan kebijakan-kebijakan pemulihan [sektor parekraf] kita,” imbuhnya.
Sandiaga menilai, fenoma yang terjadi di medsos dapat menjadi peluang untuk memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Selain itu, imbuhnya, pembuatan konten kreatif juga bagian dari strategi untuk digitalisasi produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Banyak sekali yang kita jadikan sebuah gimik di awal, tapi akhirnya itu adalah membuka peluang usaha, mencetak peluang agar… ya kayak si Alif [Cepmek] ini atau Bonge waktu itu di Citayam Fashion Week, mereka bisa mengangkat ratusan, mungkin ribuan konten-konten kreator lainnya, memberikan dampak ekonomi yang langsung bisa dirasakan di akar rumput,” ucapnya.
Sandiaga memang terbilang cukup aktif dalam menggunakan media sosial, baik Instagram maupun Twitter. Melalui dua kanal media sosial tersebut, Sandiaga kerap mengunggah berbagai informasi seputar parekraf dan kegiatannya sebagai Menparekraf.
“Jadi ada tanggung jawab untuk menyampaikan kebijakan pemerintah, menyampaikan pandangan dari Bapak Presiden melalui saya, terutama di tugas dan fungsi saya, dengan pesan-pesan yang mempersatukan, mengedukasi, ikut menyosialisasikan beberapa kebijakan untuk pemulihan sektor pariwisata agar bangkit lebih kuat dan pulih lebih cepat untuk ekonomi kreatif,” tandasnya. (sk)
Sport2 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport2 minggu agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Sport2 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda
Nasional1 minggu agoGrand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik
Sport2 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober
Sport1 minggu agoDramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2
Sport1 minggu agoHasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

































