Ciputat Timur
Satu Bocah Kritis yang Tenggelam di Pintu Air Situ Gintung Akhirnya Meninggal

Seorang bocah yang sebelumnya ditemukan kritis karena diduga tenggelam di Situ Gintung, tepatnya di Pintu Air Situ Gintung, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Selasa (18/3/2014) sore, akhirnya meninggal dunia.
Korban yang diketahui bernama Aris Eka Ramandani (9), warga Kampung Sandratex RT 01/01, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, itu mengembuskan napas terakhir setelah mendapatkan perawatan intensif di Unit Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit UIN Syarif Hidayatullah, Selasa sekira pukul 19.00 WIB.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Ciputat, Kompol Burhan, Selasa (18/03/2014).
Dikatakannya, kematian Arif menyusul seorang temannya yakni Mohammad Fikri (10), warga Kampung Sandratex RT 03/01 Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, yang ditemukan tewas lebih dulu di sisi tanggul Situ Gintung.
“Korban kedua tidak selamat, diketahui meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit UIN sekitar pukul 19.00 WIB. Kejadian ini sudah diketahui pihak orangtua korban, mengenai proses autopsi masih menunggu keputusan orangtua korban. Tapi yang dugaan kuat korban meninggal dunia karena tenggelam,” ujar Kompol Burhan. (wk/kt)
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta
Sport2 minggu agoPSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul
Banten1 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Sport2 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport2 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional6 hari agoPurbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Sport2 hari agoDaftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya







































