Connect with us

Lifestyle

Seberapa Jauh Jarak Penularan Novel Coronavirus?

Wabah novel coronavirus atau 2019-nCoV yang berasal dari kota Wuhan, Tiongkok kini sudah memakan lebih dari 300 korban jiwa dan telah menyebar di beberapa negara selain Tiongkok. Sampai saat ini, peneliti belum tahu pasti bagaimana coronavirus menyebar ke manusia. Akan tetapi, mereka berhasil mengidentifikasi jarak penularan dan waktunya coronavirus, yakni dua meter. 

Jarak penularan coronavirus dua meter 

barak karantina coronavirus

Sebelumnya, para peneliti menganggap bahwa coronavirus yang merebak di pasar ikan Wuhan, Tiongkok, ini tidak akan menyebar hingga ke negara lain. Faktanya, tidak demikian. 

Menurut laporan WHO per tanggal 2 Februari 2020, kasus coronavirus telah merebak sebanyak 14.557 secara global. Bahkan, virus yang disinyalir berasal dari kelelawar ini pertama kali telah memakan korban jiwa di luar Tiongkok, yaitu di Filipina. 

Advertisement

Jumlah kasus dan korban yang semakin meningkat ini membuat seluruh dunia semakin waspada. Berbagai upaya mencegah penularan pun dilakukan, seperti melarang warga negara Tiongkok untuk transit atau datang ke negara lain, seperti Indonesia. 

Hampir semua orang bertanya-tanya, bagaimana bisa jumlah korban semakin meningkat dalam waktu yang singkat? Sebenarnya, seberapa jauh jarak penularan coronavirus? 

coronavirus tanpa gejala

coronavirus tanpa gejala

Menurut CDC, jarak penularan coronavirus dari manusia ke manusia lainnya terjadi ketika berada di dekat orang yang terinfeksi, yaitu sekitar dua meter atau 6 kaki. 

Penyebaran coronavirus diperkirakan terjadi ketika tetesan air liur yang dihasilkan oleh orang terinfeksi saat batuk atau bersin. Kemudian, tetesan air tersebut menempel di mulut atau hidung orang yang berada di dekat pasien dan terhirup ke paru-paru. 

Advertisement

Akan tetapi, sampai saat ini masih belum jelas apakah seseorang dapat terkena coronavirus jika menyentuh permukaan atau objek yang terdapat virus di atasnya. 

Satu hal lain yang cukup penting adalah durasi waktu. Bila Anda berdekatan dengan orang yang sudah terinfeksi selama lebih dari 10 menit, maka peluang tertularnya semakin besar.

“Waktu dan jarak sangat berpengaruh,” kata Direktur Medis Pengendalian Infeksi University of Chicago, Emily Landon.

Apakah novel coronavirus dapat menjadi wabah penyakit internasional?

Jarak penularan coronavirus memang cukup dekat, yaitu sekitar dua meter dan banyak dari Anda yang mungkin meremehkan bahwa virus tersebut tidak akan sampai ke negara lain. 

Advertisement

Faktanya, tidak. Anggapan tersebut dipatahkan oleh jumlah kasus coronavirus yang semakin meningkat di luar Tiongkok. 

Beberapa negara, seperti Indonesia, Amerika Serikat, dan Australia telah melarang warganya untuk berkunjung ke negara Tiongkok. Selain itu, pemerintah juga melarang wisatawan asal Tiongkok untuk masuk ke negara mereka dengan menyaring pendatang di bandara. 

Jarak penularan coronavirus yang dekat membuat pemerintah semakin waspada menyaring pendatang di bandara mengingat ruang lingkup di pesawat cukup kecil. 

risiko naik pesawat

risiko naik pesawat

Bagi Anda yang baru pulang dari Tiongkok mungkin perlu mengingat hal ini, yaitu penumpang yang duduk di dekat jendela memiliki risiko terkena coronavirus paling rendah. Hal ini dikarenakan orang yang duduk di dekat jendela lebih jarang bergerak dan tidak bersentuhan dengan orang yang lalu lalang di koridor pesawat. 

Advertisement

Di sisi lain, penumpang yang duduk dalam barisan yang sama dengan orang yang terinfeksi tentu mempunyai risiko paling tinggi. Hal ini dikarenakan jarak penularan coronavirus sangat dekat ketika duduk berdampingan. 

Akhirnya, pemerintah pun semakin meningkatkan keamanan di pintu masuk negara, seperti bandara, pelabuhan, dan terminal angkutan. Entah itu dengan memasang thermal scanner atau memeriksa suhu tubuh penumpang satu persatu demi mengurangi risiko coronavirus masuk ke negara mereka. 

Bagaimana mengurangi risiko penularan coronavirus?

Setelah mengetahui bahwa penularan coronavirus dapat terjadi dalam jarak yang cukup dekat, tentu sudah saatnya untuk mengenali bagaimana cara mengurangi risiko penyakit ini. 

Apabila Anda menaiki pesawat bersama dengan penumpang yang baru saja berkunjung dari Tiongkok, cobalah beberapa langkah di bawah ini. 

Advertisement

1. Menghindari kontak fisik

jenis masker

jenis masker

Salah satu cara mengurangi risiko coronavirus ketika berada dalam jarak penularan yang cukup dekat adalah menghindari kontak fisik dengan orang yang sakit. 

Hal ini bertujuan untuk mengurangi paparan tetesan air pernapasan yang dapat keluar ketika orang tersebut bersin atau batuk. Apabila Anda berada di dekatnya, usahakan untuk tidak menyentuh mereka dan tetap menjaga jarak. 

2. Berada di rumah ketika sakit

Istirahat langkah pengobatan akibat penularan hepatitis a

Istirahat langkah pengobatan akibat penularan hepatitis a

Selain menjaga jarak dengan orang sakit, Anda pun perlu tahu diri ketika tubuh sedang sakit demi mengurangi risiko penyakit ketika jarak penularan coronavirus cukup dekat. 

Kondisi tubuh sedang tidak fit, alias sistem kekebalan tubuh Anda sedang rendah, sehingga lebih rentan terkena penyakit. Selain itu, dengan berada di rumah, Anda juga mengurangi risiko penularan penyakit yang sedang diderita kepada orang lain. 

Advertisement

3. Menutupi hidung dan mulut

beda pri

beda pri

Menutupi hidung dan mulut merupakan salah satu upaya mengurangi risiko penyakit ketika jarak penularan coronavirus cukup dekat, seperti saat berada di pesawat. 

Salah satu caranya adalah menutupi hidung dan mulut dengan tisu ketika seseorang sedang batuk atau bersin. Bahkan, Anda juga bisa menggunakan masker sebagai salah satu cara agar virus dari orang lain tidak masuk ke tubuh Anda. 

4. Rutin membersihkan tangan

terlalu sering mencuci tangan

terlalu sering mencuci tangan

Cara lain agar risiko penyebaran penyakit ketika jarak penularan coronavirus sangat dekat adalah rutin mencuci tangan. Mencuci tangan dinilai sangat efektif dalam membersihkan kuman dan virus yang menempel di telapak tangan. 

Selain itu, Anda disarankan untuk tidak sering menyentuh bagian mata, hidung, dan mulut, baik sebelum dan setelah melakukan kebiasaan sehat ini. 

Advertisement

Kesimpulannya, siapapun berisiko terkena novel coronavirus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok. Terlebih lagi ketika Anda berada dalam jarak penularan yang cukup dekat dengan orang yang terinfeksi coronavirus. Maka itu, sangat disarankan untuk menjaga kebersihan dan melindungi diri dari wabah ini dengan menggunakan masker atau alat pelindung apapun. 

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Tangerang Selatan1 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional2 hari ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional2 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Pemerintahan2 hari ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Pemerintahan2 hari ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan2 hari ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Pemerintahan2 hari ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Pemberitahuan2 hari ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan2 hari ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport2 hari ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Sport2 hari ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 hari ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Otomotif2 hari ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Opini3 hari ago

Anak Remaja Makin Jarang Bercerita? Jangan-Jangan yang Dibutuhkan Bukan Nasihat, tetapi Kehadiran

Nasional3 hari ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Otomotif3 hari ago

Motor Suzuki Access 125, Matic Klasik dengan Gaya Elegan dan Nyaman

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional3 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional3 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Obituari3 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport4 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Nasional2 minggu ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Bisnis3 minggu ago

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal

Populer