Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., menerima Kuasa Usaha ad Interim- (KUAI) Kedutaan Besar Republik Polandia untuk RI Mr. Piotr Stefan Firlus, Jumat (26/3) di Kemhan, Jakarta. Saat menemui Sekjen Kemhan, Kuasa Usaha ad Interim Dubes Polandia mengungkapkan harapannya agar kerjasama bilateral kedua negara yang sudah terjalin baik khususnya di bidang pertahanan, dapat terus terjaga dan semakin meningkat.
Saat menerima Dubes Polandia, Sekjen Kemhan RI didampingi Dirjen Renhan Kemhan Mayjen TNI Dr. Budi Prijono,S.T., M.M., CfrA., Dirjen Kuathan Kemhan Marsda TNI N. Ponang Djawoto, Ses Ditjen Strahan Kemhan Brigjen TNI Yudi Abrimantyo, S.IP, M.Sc, Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan Laksma TNI Sri Yanto, S.T., Kapusalpalhan Baranahan Kemhan Marsma TNI Asfan Jauhari, S.A.P., M.Si,. Sedangkan dari Kedubes Polandia didampingi Athan Polandia untuk Indoensia Col. Zbigniew Kmiciński, Diplomat Bidang Politik Kedubes Polandia untuk Indonesia Michał Węglarz, dan Staf Kedubes Polandia.
Kerjasama pertahanan antara Pemerintah RI dan Pemerintah Republik Polandia telah berlansung cukup lama sejak tahun 2006 dan disahkan dalam bentuk Undang-Undang No. 2 tahun 2016 tentang pengesahan persetujuan antara Pemerintah RI dan Pemerintah Republik Polandia tentang kerjasama di bidang pertahanan. Lingkup kerja sama pertahanan kedua negara yang diatur dalam Undang-Undang tersebut meliputi; pertukaran informasi di bidang pertahanan dan militer, kegiatan pelayanan pencarian dan pertolongan.
Di bidang pendidikan, kerjasama pertahanan antara RI dan Republik Polandia berbentuk pertukaran para perwira untuk pendidikan pada sekolah staf dan pelatihan profesional, pendidikan militer dan pelatihan bagi personel militer, kerja sama teknik militer antara badan atau institusi khusus, kerja sama di bidang teknologi pertahanan, persenjataan dan peralatan militer, termasuk penyediaan persenjataan dan peralatan militer modern bagi angkatan bersenjata kedua negara, penelitian dan pengembangan, dukungan teknis, pemeliharaan dan perbaikan senjata, serta peralatan, dan aplikasi sistem informasi, teknologi informasi, dan komunikasi pada Angkatan Bersenjata kedua negara. (rls)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi











