Sikap sabar dan tidak terprovokasi yang dilakukan oleh kader Banser Kota Depok Eko Sutriyo mendapat apresiasi dan dukungan oleh banyak kalangan.
Sekjen PBNU menyampaikan penghargaan tertinggi atas akhlakul karimah dan sikap tidak emosional yang ditunjukkan Sahabat Eko.
“Islam yang benar tidak mudah mengkafirkan. Eko adalah Kader Banser kota Depok yang membanggakan, tidak emosional & menjawab dengan akhlaq terpuji. Sementara yang memaksa takbir ini, justru mencoreng wajah Islam dengan paksaan dan makian,” tulis Helmy Faishal Zaini.
Ustaz Yusur Mansur juga menyampaikan apresiasi kepada Eko. Menurut Yusuf Mansyur, sikap rendah hati adalah kunci kesuksesan dakwah.
“Mas Eko dan kita semua tetap humble. Ga merasa juga lebih baik dari Mas nya itu. Justru kita kasian juga sama beliaunya, selain respek tentu sama mas Eko dan kawan yang satu, yang kurus tinggi gondrong. Aman selalu dan damai Indonesiaku. Indonesia kita semua,” kata Yusuf Mansyur.
Apresiasi juga datang dari Yunarto Wijaya atas sikap Eko yang tetap sabar meskipun disebut kafir. Memang di Nahdlatul Ulama tidak memggunakan kata kafir untuk menyebut umat yang beragama lain. Nahdlatul Ulama menyebutnya: Non-Muslim.
“Salam hormat saya yang kafir ini ke Mas Eko,” tulis pria yang diakrab Toto ini. (fid)
Pemerintahan1 minggu agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum4 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif1 minggu ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia Piala AFF 2026
Jabodetabek4 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda














