Kabartangsel.com – Blackberry sedang menyelesaikan proses akuisisi terhadap perusahaan penyedia kecerdasan buatan dan keamanan siber – Cylance.
Blackberry harus menggantikan aset yang dimiliki Cylance sebesar US$1.4 miliar ditambah insentif karyawan yang juga harus digantikan.
Saat ini, proses akuisisi masih menunggu persetujuan regulator dan dalam tahap penyelesaian akhir. Diharapkan, proses bisa rampung pada akhir tahun fiskal BlackBerry yakni Februari 2019.
Executive Chairman and CEO of BlackBerry John Chen mengatakan bahwa keputusan akuisisi Cylance karena keahlian Cylance dalam pengembangan kecerdasan buatan dan keamanan siber bisa melengkapi portofolio perusahaan terutama untuk UEM dan QNX.
“Kami sangat senang dapat membawa tim Cylance dan menggabungkan kemahiran teknologi kami. Blackberry yakin kerja sama dengan Cylance dalam meningkatkan kemampuan privasi, keamanan mobilitas, dan sistem embedded akan membantu BlackBerry Spark merealisasikan impian Enterprise of Things,” kata Chen.
Cylance merupakan pionir dalam pengaplikasian kecerdasan buatan, sains algoritma, dan machine learning ke dalam perangkat lunak keamanan siber yang terbukti efektif dalam memprediksi dan mencegah ancaman siber baik yang belum ataupun yang sudah dikenali pada fixed endpoints. (mg8/jpnn)
Pendidikan7 hari agoCreative Portfolio Showcase 2026, Terobosan SMK Budi Luhur dalam Penilaian Kompetensi Siswa
Sport4 hari agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Sport4 hari agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Nasional6 hari agoHarga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Pendidikan4 hari agoPahami Poin-Poin Perubahan Juknis Serdos Tahun 2026
Pemerintahan4 hari agoDisperkimta Tangsel Terus Tingkatkan Layanan Pemakaman dan Pengelolaan TPU
Banten3 hari agoLamiPak Bersama Frisian Flag Resmikan Program Pengelolaan Sampah Kemasan Aseptik di Kabupaten Serang













