Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany membuka pelatihan bimbingan teknis (bimtek) pengelola parkir se-Tangsel, dengan tema wujudkan penyelenggaran parkir yang tertib, aman dan nyaman sesuai ketentuan yang berlaku di Tangsel. Bimtek diikuti oleh pengelola parkir se-Tangsel, berlangsung di Aula lantai 4, Puspemkot Tangsel, Rabu (12/9).
“Pajak parkir merupakan salah satu potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tangsel, baik pajak maupun retribusi, jumlah penduduk tangsel sebesar 1,5 juta jiwa, 70 persen wilayahnya perumahan, potensi PAD didapat dari bidang perdagangan dan jasa, untuk itu pendapatan retribusi parkir harus ditingkatkan,”ungkapnya.
Airin menjelaskan, potensi PAD untuk retribusi parkir belum tergali maksimal.
“Masa retribusi pemakaman lebih besar dari parkir, logikanya tidak masuk akal sekarang kita bisa lihat berapa banyak yang meninggal dunia, dan beberapa banyak perputaran parkir di Tangsel, apakah ini masuk akal, jadi oleh karena itu saya mendorong Dinas Perhubungan untuk mengejar retribusi ini. Kita beri pelayanan yang baik, baru kita pungut, dan kita dorong untuk service excellentnya agar retribusi parkir ini meningkat,”ujarnya.
Airin berharap, dengan adanya pelaksanaan bimtek ini dapat meningkatkan PAD Parkir.
“Saya ingin setelah bimtek ini bisa diperbaiki retribusi parkir, masa kalah dengan retribusi pemakaman,”terangnya.
Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang Angkutan pada Dishub Kota Tangsel Ponco Budi Santoso, mengungkapkan, untuk retribusi parkir itu dipisah, antara retribusi sewa lahan dan retribusi tepi jalan umum.
“Kita gak tahu berapa besar retribusi makam, namun kalau retribusi kita digabung cukup besar, karena untuk retribusi sewa lahan saja mencapai Rp 2,7 miliar dan retribusi tepi jalan sebesar Rp 650 juta, permasalahan sekarang kalau tepi jalan umum pelayananya harus ditingkatkan, apakah harus diasuransikan dan yang bayar juru parkir siapa dan fasilitasnya apa,”ungkapnya.
Sementara target retribusi parkir baru mencapai 50 persen.
“Kita sudah menganggarkan sebesar Rp 150 juta untuk pengelolaan 30 titik parkir, langkah kita mencoba memberikan fasilitas terlebih dahulu untuk meningkatkan retribusi ini,“ katanya. (dkt/fid)
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Bisnis4 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport4 minggu agoPersita Tangerang Evaluasi Total Usai Musim Kompetisi 2025/26, Ahmed Zaki Iskandar Siapkan Pembenahan Besar
Banten3 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD














