Nasional
Seskab: Jangan Alergi Dengan Kritik

Pada bagian lain pidatonya pada Dies Natalis Ke-64 Universitas Negeri Padang, di Auditorium Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Sabtu (20/10) siang, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengakui, apapun yang telah dicapai oleh pemerintah tetap akan jadi bahan kritikan bagi orang di luar pemerintahan, karena negara, siapapun yang memerintah, tetap harus dikritisi.
“Kita tidak boleh alergi dengan kritik, sekeras apapun kritik itu disampaikan kepada pemerintah, karena kritik itu adalah obat kuat bagi siapapun yang memegang pemerintahan,” kata Seskab.
Ia menjelaskan, pemerintahan yang tidak dikritik biasanya akan menjadi seenaknya, semena-mena, merasa menjadi besar. Dan begitu merasa menjadi besar apalagi menjadi raja-raja di daerah, seperti bupati dan wali kota, lupa menjalankan pemerintahannya secara baik.
Ketika dia (pemerintah, red) tidak menjalankan pemerintahannya secara baik, menurut Seskab, maka yang terjadi adalah makin banyaknya pemimpin daerah yang tersangkut kasus korupsi.
Karena itu, Seskab Pramono Anung menegaskan, pemerintah harus menggunakan kritik untuk memperkuat dirinya.
Ia menunjuk contohn kritik terhadap anggaran yang digunakan untuk pelaksanaan IMF-WB Annual Meeting di Bali, awal bulan Oktober ini. Karena kritik tersebut, menurut Seskab, pemerintah jadi sangat berhati-hati dalam menggunakan anggaran.
“Bahkan saking berhati-hatinya, mobil-mobil yang dipakai oleh Presiden Bank Dunia, Direktur Utama IMF menggunakan mobil sewaan, karena pemerintah tidak mau mengeluarkan biaya untuk mobil baru,” terang Seskab.
Namun Seskab mengingatkan, kebebasan memberikan kritik dalam perkembangan teknologi harus dijaga, tidak boleh terlalu overdosis. Dan yang paling penting, kritik itu harus berdasarkan fakta.
Tampak hadir dalam kesempatan itu Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D, para pimpinan program studi di Universitas Negeri Padang, dan segenap civitas akademika universitas tersebut. (sk/fid)
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta
Sport2 minggu agoPSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul
Banten1 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Sport2 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport2 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional5 hari agoPurbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Sport2 hari agoDaftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya


































