Kabartangsel.com, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau langsung lokasi banjir di Kota Semarang. Ia yang baru saja tiba dari Jeddah, Arab Saudi, Selasa (4/12) siang ini, melengkapi dirinya dengan sepatu boots orange untuk kemudian berbecek-becek, mengecek kondisi titik-titik terendam.
Didampingi Kepala Badan Pelaksana Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Sarwa Pramana, Ganjar memantau kondisi banjir yang memang menggenangi Kota Semarang sejak Senin (3/12) kemarin. Seperti di Kampung Purwosari, seputaran jembatan tol Kaligawe, Terminal Terboyo, proyek normalisasi Kali Sringin dan lain sebagainya.
Di Purwosari, selain mengecek rumah-rumah terendam, Ganjar menyempatkan diri berdialog dengan warga terdampak banjir. Pria berambut putih itu kemudian juga menyambangi dapur umum darurat di sana. Sebelum mentraktir warganya menyantap mi ayam.
“Saya meminta maaf kepada warga atas ketidaknyamanan ini. Saya merasa bertanggung jawab, makanya saya hari ini langsung meninjau kondisi banjir ini,” ujar Ganjar.
Politisi PDIP itu berjanji akan melancarkan berbagai upaya agar kondisi macam ini dapat segera teratasi. Dimulai dengan tindakan darurat, melalui penyediaan enam pompa tambahan untuk daerah Kaligawe.
“Mudah-mudahan bisa membantu menyelesaikan. Memang di Kaligawe ini banjirnya cukup membuat transportasi macet, jadi membutuhkan tindakan kedaruratan ekstra,” tegasnya.
Seperti diketahui, banjir di sana seringkali menciptakan kepadatan lalu lintas. Banyaknya motor serta mobil mogok akibat pengendaranya nekat menerjang ketinggian banjir menjadi salah satu penyebabnya. Selain itu, tentunya mereka juga hanya bisa melaju dengan kecepatan rendah.
Maka dari itu, Ganjar turut meminta bantuan mobil derek kepada Dinas Perhubungan Kota Semarang. “Kalau perlu stand by terus di lokasi. Kasihan mereka yang mogok,” tegasnya.
Lebih jauh, Ganjar meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana agar melakukan akselerasi pada normalisasi sungai Banjir Kanal Timur (BKT) dan beberapa sungai lain. Agar ketika banjir diprediksi akan terjadi, air bisa langsung dipompa ke sana sehingga tidak menggenangi pemukiman warga di sekitaran sungai.
“Maka kita minta bantuan masyarakat yang ada di sekitar proyek BKT yang belum pindah, saya minta tolong. Tolong bantu pemerintah, agar bisa menyelesaikan banjir ini. Agar masyarakat yang lain bisa menikmati. Dan nantinya juga akan bagus, kita butuh dukungan masyarakat,” cetusnya.
(gul/JPC)
Sport2 minggu agoBali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27
Sport2 minggu agoHasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Sport2 minggu agoLaga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC
Sport2 minggu agoHasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Jumat, 4 September: Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC, Bali United vs PSS Sleman
Sport2 minggu agoPSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul
Banten7 hari ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang












