Meski namanya disebut-sebut sebagai bakal calon kuat yang akan diusung oleh Partai Gerindra sebagai bakal calon Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Siti Nur Azizah Ma’ruf menegaskan tak ingin sesumbar. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan partai dimana ia mendaftarkan diri.
“Saya tidak ingin sesumbar, saya serahkan kepada keputusan partai. Pastinya saya hanya menjalani proses, mekanisme yang harus ditempuh,” ujarnya, Senin (17/2).
Anak kandung Wakil Presiden Ma’ruf Amin ini menambahkan, bahwa keikutsertaan dirinya pada penjaringan partai yang membuka merupakan bagian dari ikhtiar politik dimana di dalamnya merupakan cara membangun komunikasi politik. Ia berkeyakinan bahwa partai akan memberikan keputusan atas siapa bakal calon yang akan dipilihnya.
“Semua partai kan masih menggodok. Belum ada keputusan resmi. Ya, kita tunggu saja ya,” tegasnya.
Saat disinggung mengenai pesaing yang sudah lebih dulu menentukan pasangan calon walikota dan wakil walikota, seperti Benyamin Davnie yang berpasangan dengan Pilar Saga Ichsan yang digadang-gadang diusung Partai Golkar bahkan disebut sebagai kandidat kuat, Azizah menanggapinya santai.
Menurutnya, itu hak Partai Golkar untuk menentukang mengusung siapa. Akan tetapi intinya, dia tegaskan, jika nanti dirinya memeroleh dukungan partai, dalam proses kampanye dia tidak akan berkonfrontasi. Karena menurutnya esensi pilkada bukan saling konfrontasi, tetapi bertarung gagasan.
“Tidak, nanti jalani saja kompetisinya. Masih dinamis, semuanya kan nanti yang menentukan masyarakat Tangsel mana yang terbaik buat mereka. Saya tetap fokus bersilaturahmi dengan masyarakat Tangsel. On the track saja,” ujarnya.
Apakah sudah ada calon yang dilirik sebagai calon wakil? Azizah tegaskan, belum lah, saya masih menampung semua masukan, jawabnya.
Sejauh ini Azizah setidaknya telah menjalani fit and propertest yang digelar partai politik, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerindra dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Azizah sendiri telah mendaftar ke seluruh partai yang membuka penjaringan, terkecuali Partai Golkar lantaran partai berlambang pohon beringin tersebut tidak membuka penjaringan.
Perlu diketahui di Tangsel ada sembilan partai yang mendapatkan kursi parlemen. Di antaranya: Partai Golkar 10 kursi, Partai Gerindra, PDIP dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masing-masing delapan kuris, Partai Demokrat lima kursi, PSI dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masing-masing empat kursi, Partai Amanat Nasional dua kursi dan Partai Hanura satu kursi.
Perhelatan Pilkada Tangsel tahun ini dinilai akan seru. Sebab Airin Rachmi Diany tidak bisa mencalonkan diri lagi karena sudah dua periode, sehingga berpeluang figur-figur baru akan muncul, salah satunya Azizah.
Penggiat kajian politik Tangsel Mulyer Mananda Setyahadi yang juga alumni dari Fisip Universitas Indonesia (UI) menegaskan, Azizah bisa menjadi kuda hitam. Azizah menurutnya tidak punya beban politik masa lalu, di Banten khususnya di Tangsel. Untuk itu, ia dianggap figur baru.
“Mau dua pasangan atau tiga pasangan, kalau Azizah memeroleh dukungan parpol, dia tetap kuda hitam,” tegasnya. Kuda hitam yang dimaksud Mulyer-demikian ia akrab disapa, karena 10 tahun kepemimpinan Airin, sudah cukup bagi masyarakat Tangsel untuk memberikan penilaian kinerja atas kepemimpinannya.
Sudah pasti penilaian tersebut ada yang positif adapula yang negatif, tergantung persepsi masyarakat. “Jadi Azizah ini bisa sebagai pemecah kebuntuan atas apa-apa yang dirasakan masyarakat Tangsel saat ini. Hal ini juga dipengaruhi oleh masyarakat Tangsel yang cenderung “cair” dalam pilihan politik,” tandasnya.(red)
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan3 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan3 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Pemerintahan3 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Tangerang Selatan3 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan3 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku













