Connect with us

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas membantah telah menggelar acara Tangsel City Run & Fun Bike yang digelar di Pondok Cabe, Tangsel, Minggu (31/3/2019) kemarin.

Acara Tangsel City Run & Fun Bike sendiri berakhir ricuh lantaran pihak panitia diduga melakukan kecurangan saat pembagian doorprize.

Kepala Dinas Pariwisata, Judianto mengaku acara tersebut diselenggarakan oleh event organizer (EO) yang mengundang pemerintah setempat untuk membukanya.

“Acara EO yang minta didukung oleh Pemkot Tangsel, mereka berharap pihak dari pemkot untuk membuka acara dan kebetulan Ibu Walikota ada waktu dan bisa mampir,” terang Judianto kepada wartawan, Senin (1/4/2019).

Advertisement

Dalam poster acara yang beredar, tampak pula logo Pemkot Tangsel beserta gambar Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie. Diriya juga menjelaskan logo Pemkot Tangsel kerap menaruh logo meski bukan penyelenggara.

Minggu, 31 Maret 2019. Terselenggara acara FunBike and Run di South City Tangerang Selatan. Pada awal acara, berlangsung seru dan diperkirakan akan pecah serta sukses. Dihadiri oleh Walikota Tangerang Selatan Ibu Hj. Airin Rachmi Diany, S.H., M.H., M.Kn dan sejumlah artis Ibu Kota yang turut menjadi pembawa acara serta biduan terkenal. Terdapat banyak sekali tenant makanan yang berjualan dari ujung ke ujung, tapi di sayangkan karena harga yang dipatoknya sangatlah mahal. . Disaat acara undian kupon berhadiah, terdapat beberapa hadiah diantaranya 5 unit mesin cuci, 5 unit LED TV, 10 unit sepeda, 5 unit sepeda motor dan yang terbesar ialah 1 unit Mobil yang tertera di brosur adalah Datsun Go, tetapi yang terpajang disana Toyota Calya(?). . Salah satu peserta naik ke panggung acara saat undian berlangsung dan ditemukan bukti kupon undian dengan nomor seri bodong alias kosong. Pertama kali sistem pengundian pun sudah aneh karena tidak ada sistem hangus bagi yang tidak maju kepanggung dan mengambil hadiah. Peserta yang naik kepanggung kebetulan anggota Brimob dan membuktikan KECURANGAN yang terjadi di sana! Dia berhasil menemukan sebungkus kupon undian yang dicurigai adalah kupon undian peserta yang hadir disana pada hari itu! Dan disaksikan oleh Kapolres Tangerang Selatan. . Salah satu panita bernama Pak Cuyi, mengatakan akan mengembalikan uang peserta sebesar Rp.50.000,- tetapi tidak bisa hari ini. Peserta pun semakin geram dan menuntut pihak panitia harus bertanggung jawab atas MODUS PENIPUAN yang mereka lakukan! Pihak kepolisian telah hadir bahkan Kapolres Tangerang Selatan ikut hadir untuk menengahi permasalahan tersebut. Sampai saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh polsek tangsel dengan perwakilan beberapa anggota komunitas sepeda yang ada disana saat acara berlangsung. Sumber: IG @awaanofficial (Hari Kurniawan). . #tangsel #tangselpost #infotangsel #southcity #polsektangsel #walikotatangsel #polrestangsel #southcitytangsel #funbiketangsel #tangsel #tangerangselatan #southtangerang #kotatangsel #southcity #polrestangsel

A post shared by Kabartangsel.com (@kabartangsel) on

 

“Kalau soal logo, memang setiap event yang ada di kita walaupun bukan pemkot langsung biasanya dicantumkan logo,” bebernya.

Advertisement

Saat pembagian doorprize pun diketahui tidak ada satu pun nomor yang cocok dengan nomor yang dipegang peserta. Hal itu membuat ribuan peserta yang datang curiga dan meminta pertanggung jawaban panitia.

Banyak panitia yang menghilang saat keadaan mulai memanas, akan tetapi ada satu panitia yang mengaku bahwa nomor-nomor para peserta ternyata tidak dikeluarkan oleh pihak panitia.

Pasalnya, doorprize itu digadang-gadang menawarkan berbagai hadiah mulai dari satu unit mobil, sepeda motor, mesin cuci, kipas angin, dan televisi. (plp)

Advertisement

Populer