Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan menginjak usia ke-8 pada 26 November 2016 nanti. Kota termuda di Provinsi Banten ini terus bergeliat menuju kota cerdas (smart city). Sebagai wujud komitmen menjadi smart city itulah, Pemerintah Kota Tangsel melalui Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel terus melakukan inovasi di berbagai bidang.
Setelah sebelumnya menggratiskan biaya pengobatan bagi warganya yang telah memiliki KTP Elektronik (KTP-El) pada tahun 2013 silam, RSU Kota Tangsel terus melakukan gebrakan dengan inovasi layanan unggulan untuk meningkatakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

(Pengembangan Teknologi dan Informasi RSU Kota Tangsel)
Munculnya inovasi layanan unggulan RSU Kota Tangsel ini di latar belakangi dengan adanya permasalahan pelayanan non medik, yaitu antrian pendaftaran pasien. Antrian pasien terjadi disebabkan oleh kebutuhan layanan melebihi kemampuan pelayanan atau fasilitas pelayanan di RSU Kota Tangsel. Akibatnya, pasien yang datang tidak segera bisa memperoleh pelayanan, sehingga harus mengantri dan menunggu untuk mendapatkan pelayanan di RSU Kota Tangsel.
Untuk memberikan kepuasan dan kenyamanan pasien mendapatkan pelayanan di RSU Kota Tangsel, pada awal Agustus 2015 RSU Tangsel meluncurkan SMS Gateway yaitu dengan format REG #NamaPasien #NomorRekamMedik #TanggalLahir #Poliyangdituju #jenis pembayaran ke nomor 082210007613.

(Tabel: Jumlah Kunjungan Pasien SMS Gateway Tahun 2015-2016)
Terbukti, SMS Gateway ini mampu mengurangi jumlah antrian dan mempersingkat waktu tunggu pasien di poliklinik, karena pasien sudah mendapatkan waktu berobat sebelumnya yang dikirimkan melalui sms satu hari sebelumnya. Jumlah kunjungan pasien yang berobat ke RSU Tangsel dengan menggunakan SMS Gateway sejak diluncurkan hingga bulan Oktober tahun 2016, jumlahnya terus meningkat.
Selain SMS Gateway, RSU Tangsel juga telah menerapkan Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. SPGDT meliputi penanganan kegawatdaruratan melalui Public Safety Center (SPC) yang merupakan jejaring dari National Command Center (NCC) dengan memberikan pelayanan selama 24 jam untuk memudahkan kasus kegawatdaruratan dan mempercepat respon penanganan korban. Dengan SPGDT ini, masyarakat dapat menghubungi call center 119 untuk mendapatkan pertolongan pertama penanganan kegawatdaruratan medis. SPGDT bertujuan untuk mengurangi tingkat kematian dan kecacatan yang tinggi di Indonesia akibat dari kasus darurat.

Jumlah Pengunduh Aplikasi SIFaK RSU Kota Tangsel Tahun 2016
Dan yang terbaru pada Agustus 2016, RSU Tangsel meluncurkan aplikasi berbasis android dengan nama Sistem Informasi Fasilitas Kesehatan (SIFaK) yang dapat diunduh di Google Play Store secara gratis bagi masyarakat. Aplikasi SIFaK ini terintegrasi dengan SPGDT yang sudah diterapkan sebelumnya.
Aplikasi SIFaK-SPGDT RSU Kota Tangsel ini terdapat beberapa fitur, yaitu call UGD untuk memanggil UGD secara cepat, call ambulance untuk gawat darurat, pendaftaran berobat di hari lain, Lab Home Service untuk mempermudah pasien melakukan cek lab di rumah, informasi ketersediaan ruang rawat inap, jadwal dokter, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Dengan adanya aplikasi SIFaK-SPGDT tersebut, dapat mempermudah pasien mendapatkan pelayanan kesehatan di RSU Kota Tangsel secara cepat, efektif dan efisien melalui smartphone yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. (ADV)

Pendidikan7 hari agoCreative Portfolio Showcase 2026, Terobosan SMK Budi Luhur dalam Penilaian Kompetensi Siswa
Sport4 hari agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Sport4 hari agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Nasional5 hari agoHarga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Pendidikan4 hari agoPahami Poin-Poin Perubahan Juknis Serdos Tahun 2026
Pemerintahan4 hari agoDisperkimta Tangsel Terus Tingkatkan Layanan Pemakaman dan Pengelolaan TPU
Banten3 hari agoLamiPak Bersama Frisian Flag Resmikan Program Pengelolaan Sampah Kemasan Aseptik di Kabupaten Serang












