Connect with us

Lifestyle

Tes Alergi yang Paling Umum di Klinik dan Rumah Sakit

Alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap zat asing dari lingkungan. Ada banyak sekali jenis alergi dengan pemicu yang berbeda-beda. Jadi, jika Anda khawatir memiliki alergi terhadap sesuatu, cara terbaik untuk memastikannya adalah dengan tes alergi.

Tes alergi merupakan pemeriksaan yang dilakukan oleh seorang dokter spesialis untuk mendiagnosis alergi. Tes ini bertujuan untuk melihat apakah tubuh Anda memiliki reaksi alergi terhadap zat tertentu. Pengujian bisa dilakukan dengan cara tes darah, tes kulit, atau eliminasi makanan.

Tes alergi pada kulit

tes uji tusuk kulit skin prick test

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendiagnosis alergi hirup atau paparan kulit, seperti alergi bulu hewan, debu dan tungau, atau serbuk sari tanaman. Lewat tes kulit, dokter juga dapat sekaligus menguji beberapa alergen (pemicu alergi) lain dalam sekali waktu.

Advertisement

Proses pemeriksaan tergolong mudah, cepat, dan minim rasa sakit. Berikut beberapa jenis tes kulit yang umum dilakukan dokter.

1. Tes tusuk kulit (skin prick test)

Uji tusuk kulit atau skin prick test adalah pemeriksaan untuk mendeteksi alergi terhadap beberapa alergen sekaligus. Zat alergen yang dapat diuji dengan tes ini di antaranya serbuk sari, jamur, bulu hewan, tungau, atau makanan tertentu.

Alergen yang digunakan terbuat dari bahan alami dengan konsentrasi yang amat kecil. Bahan-bahan yang dipilih adalah yang paling umum memicu reaksi alergi. Dalam sekali uji, biasanya ada lebih dari satu zat pemicu alergi yang diberikan dan maksimum 25 alergen.

Berikut ini tahapan bagaimana tes alergi ini dilakukan.

Advertisement
  1. Perawat akan membersihkan bagian lengan dengan pembersih mengandung alkohol dan air.
  2. Kulit lengan diberi kode dengan spidol kulit yang sesuai dengan jumlah alergen yang diuji. Setiap masing-masing tanda, jaraknya harus minimum sejauh 2 cm.
  3. Dokter akan meneteskan larutan alergen di sebelah tanda yang tertera di kulit lengan.
  4. Dokter akan menusukkan jarum steril ke kulit yang telah dituang alergen. Jarum yang digunakan setiap uji tes tusuk kulit harus baru.
  5. Larutan alergen yang berlebih akan diseka dengan tisu.
  6. Sekitar 20 sampai 30 menit kemudian, dokter akan mengamati reaksi yang timbul di kulit.

Selain menggunakan alergen, dokter juga akan menguji dua zat lain pada skin prick test sebagai berikut.

  • Histamin. Jika Anda tidak bereaksi terhadap histamin, pengujian pada kulit mungkin tidak bisa menjadi penentu apakah Anda memiliki alergi.
  • Gliserin atau saline. Jika ada reaksi terhadap gliserin atau salin, Anda mungkin berkulit sensitif. Hasil tes perlu didiagnosis secara hati-hati agar tidak keliru.

2. Tes tempel kulit (skin patch test)

Tes Tempel ( Skin Patch Test)

Tes Tempel ( Skin Patch Test)

Tes patch adalah metode pengujian alergi dengan menempelkan ekstrak alergen pada kulit Anda menggunakan penampang seperti koyo. Kulit Anda mungkin akan ditempeli 20-30 ekstrak alergen berbeda, termasuk zat lateks, obat-obatan, wewangian, pengawet, pewarna rambut, logam, dan resin.

Sebelum ditempel koyo, punggung Anda akan dibersihkan dulu menggunakan sabun dan air oleh perawat. Berikut adalah langkah demi langkah prosedur skin patch test.

  1. Setelah punggung dibersihkan, dokter akan menandakan beberapa titik di punggung dengan angka. 
  2. Setiap angka di punggung menandakan area untuk alergen yang berbeda.
  3. Masing-masing area tersebut kemudian akan ditempeli koyo dengan kandungan alergen yang berbeda.
  4. Anda bisa pulang ke rumah dan mungkin akan merasakan gatal dan kemerahan di kulit. Ini adalah reaksi normal.
  5. Meskipun terasa gatal, jangan melepas koyo tanpa seizin dokter. Koyo harus dibiarkan tetap menempel di kulit selama 48 jam. Anda akan diminta kembali ke dokter untuk melepasnya.
  6. Pada kunjungan kedua, dokter akan menyinari punggung Anda dengan sinar ultraviolet. Ini dilakukan apabila Anda dicurigai mengalami alergi kontak yang disebabkan karena induksi cahaya (disebut sebagai pengujian Photopatch). 

Umumnya Anda butuh waktu kurang lebih seminggu untuk menyelesaikan rangkaian tes tempel ini. Berikut contoh jadwal tes alergi yang akan dilakukan pada setiap hari kedatangan.

  • Kunjungan pertama (Senin), membersihkan punggung dan menempelkan patch untuk dibiarkan selama 48 jam.
  • Kunjungan kedua (Rabu), patch akan dilepas. Dokter kemudian mendiagnosis kondisi Anda sesuai dengan reaksi yang muncul di kulit punggung.
  • Kunjungan ketiga (Jumat), pembacaan kedua dilakukan dan hasil serta laporan reaksi akan didiskusikan dengan dokter kulit.

3. Tes suntik

Tes ini dilakukan dengan menyuntikkan dosis kecil zat alergen ke dalam kulit di lengan Anda. Setelah 15 menit, dokter akan mengamati reaksi alergi. Tes alergi ini umumnya dilakukan bagi Anda yang dicurigai punya alergi serangga dan alergi antibiotik penisilin.

Tes alergi dengan uji darah

komponen darah tes darah

komponen darah tes darah

Tes pada permukaan kulit mungkin tidak begitu ampuh untuk diagnosis bila reaksi alergi Anda tergolong parah. Pada kasus seperti ini, dokter perlu mengambil sampel darah Anda untuk kemudian diperiksa lebih lanjut di laboratorium.

Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk melihat ada-tidaknya antibodi imunoglobulin E di dalam tubuh. Antibodi IgE merupakan protein khusus yang berfungsi melindungi tubuh saat dimasuki oleh bibit penyakit, zat asing, atau alergen.

Advertisement

Jika jumlah IgE lebih tinggi dari angka normal, Anda kemungkinan besar memiliki alergi. Namun, tes ini tidak dapat menunjukkan apa jenis alergi Anda. Anda perlu menjalani tes IgE khusus terhadap masing-masing pemicu alergi.

Tes alergi dengan eliminasi makanan

kesalahan diet rendah karbohidrat

kesalahan diet rendah karbohidrat

Eliminasi makanan adalah tes yang digunakan dokter untuk mendiagnosis alergi makanan. Diet ini memiliki dua fase, yaitu fase eliminasi dan fase reintroduksi. Sebelum memulai fase eliminasi, Anda harus merencanakan pola makan yang akan dijalani dan makanan yang perlu dihindari.

Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi tentang makanan yang perlu dihindari. Selain itu, Anda juga bisa mengetahuinya sendiri dengan mengingat makanan apa saja yang membuat tubuh Anda terasa tidak nyaman.

Setelah memilih mana yang akan dieliminasi, Anda harus menyingkirkan bahan-bahan tersebut dari menu makan Anda selama beberapa minggu. Umumnya, fase ini dilakukan selama enam minggu, tapi ada juga yang melakukannya selama dua sampai empat minggu.

Advertisement

Bila fase ini berjalan lancar dan tidak menghasilkan reaksi alergi, Anda dapat melanjutkan ke fase reintroduksi. Pada fase ini, Anda akan kembali mengonsumsi makanan yang sebelumnya sudah dieliminasi secara bertahap. Kebanyakan makanan pertama yang dipilih adalah makanan yang memiliki risiko terendah untuk menimbulkan gejala.

Bila yang dieliminasi lebih dari satu jenis kelompok makanan, Anda bisa menambahkannya sekitar tiga sampai lima hari setelah Anda kembali mengonsumsi kelompok makanan berisiko yang pertama. Mulailah konsumsi makanan dengan porsi yang sedikit.

Misalnya, makanan pertama yang dikonsumsi setelah fase diet eliminasi adalah telur. Jika selama tiga hari tersebut tak ada gejala yang muncul, Anda bisa meneruskan dengan mulai konsumsi produk susu setelahnya.

Sementara Anda mengubah pola makan, dokter akan memantau gejala alergi yang muncul. Apabila Anda memang alergi terhadap makanan yang sedang dihindari, kemungkinan gejala akan berkurang.

Advertisement

Adakah risiko dari tes alergi?

dermatitis kontak

dermatitis kontak

Tes alergi berisiko menyebabkan gatal-gatal ringan, kemerahan, atau bengkak pada kulit. Gejala-gejala ini dapat hilang sendiri dalam hitungan jam hingga beberapa hari. Krim kortikosteroid ringan dapat meringankan gejala-gejala tersebut.

Pada kasus langka, tes alergi mungkin saja memicu reaksi yang perlu ditangani secara medis. Ini sebabnya setiap tes harus dilakukan di klinik dengan obat-obatan dan peralatan yang memadai, termasuk suntikan epinefrin untuk kondisi darurat.

Salah satu kondisi darurat yang dimaksud adalah syok anafilaksis, yakni reaksi alergi parah yang dapat membahayakan jiwa. Tanda-tandanya antara lain kesulitan bernapas, pembengkakan tenggorokan, dan penurunan tekanan darah secara mendadak.

Kendati demikian, tes alergi merupakan prosedur yang aman selama dilakukan dalam pengawasan dokter. Manfaatnya pun lebih besar dibandingkan risikonya, sebab tes ini membantu Anda mengenali apa saja pemicu alergi di lingkungan yang perlu dihindari.

Advertisement

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan2 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional4 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport7 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport9 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis10 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis11 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis11 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis11 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis11 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis11 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis11 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis11 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis11 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis11 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis11 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan11 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional12 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer