Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) meresmikan washing plant/alat pencuci dan permurnian garam di Brebes, Jawa Tengah.
Peresmian dilakukan secara simbolik oleh Plt. Dirjen PRL TB Haeru Rahayu bersama Deputi Bidang Kemaritiman dan Investasi Sekretariat Kabinet (Deputi Marinves Setkab) Agustina Murbaningsih dan Wakil Bupati Brebes Narjo, Selasa (22/12/2020) lalu di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Brebes, Jawa Tengah.
Deputi Marinves Setkab Agustina Murbaningsih menyambut baik peresmian alat pencuci dan pemurni garam tersebut. Disampaikannya, stimulus tersebut merupakan wujud perhatian Presiden Joko Widodo terhadap kesejahteraan masyarakat yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan.
“Alhamdulillah hari ini pemerintah telah memberikan stimulus berupa mesin untuk meningkatkan kualitas garam rakyat. Semoga garam rakyat segera dapat diserap kalangan industri,” ujar Agustina.
Washing plant adalah rangkaian mesin berikut tempat dan peralatannya untuk mencuci dan memurnikan garam, yang terdiri dari bagian penggilingan/penghancur, pencucian, penirisan dan pengeringan, iodisasi, serta pengepakan.
Bahan baku yang digunakan adalah garam dengan SNI 4435:2017 dengan kadar Natrium Klorida (NaCl) atas dasar berat kering sebesar 85-94 persen dan menghasilkan output garam minimum sesuai SNI 3556:2016 dengan kadar Natrium Klorida (NaCl) minimal sebesar 94 persen.
Bantuan washing plant senilai Rp2,7 Miliar yang diresmikan tersebut, diserahkan secara langsung oleh Plt. Dirjen PRL TB Haeru Rahayu kepada Koperasi Garam Mekar Sari Sejahtera sebagai penerima bantuan.
TB Haeru Rahayu mengatakan pembangunan washing plant bertujuan untuk meningkatkan kualitas garam rakyat guna memenuhi kebutuhan industri sehingga mampu menyerap produksi garam rakyat dan meningkatkan harga jual garam, serta membangun akses pasar garam berbasis ekonomi rakyat.
“Alat pencuci garam dengan kapasitas produksi 20 ton/hari ini diharapkan dapat memenuhi potensi pasar garam yang ada sehingga dengan meningkatnya produksi garam berkualitas dapat meningkatkan kesejahteraan petambak garam di Kabupaten Brebes,” ujarnya.
Ditambahkannya, pada tahun 2020, KKP melalui Program Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGaR) memberikan bantuan washing plant di 7 lokasi, yaitu Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Pati, Kabupaten Brebes, Kabupaten Sampang, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Pasuruan.
“Sesuai dengan arahan Presiden kegiatan PUGaR juga disandingkan dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Oleh sebab itu, kegiatan PUGaR dilaksanakan secara padat karya menyerap tenaga lokal untuk membantu perekonomian masyarakat di masa pandemi COVID-19,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Brebes Narjo dalam kesempatan yang sama berterima kasih kepada KKP yang telah memberikan perhatian untuk Kabupaten Brebes dengan berbagai program kelautan dan perikanan, khususnya program PUGaR dalam upaya menangani permasalahan garam nasional. Terlebih, pada upaya mencapai swasembada garam nasional.
“Program nasional ini menunjukkan bentuk komitmen pemerintah untuk membuka lapangan usaha dan meningkatkan kesejahteraan petambak garam rakyat,” terang Narjo.
Sementara itu, perwakilan Koperasi Garam Mekar Sari Sejahtera, Nahjo berkeyakinan bantuan washing plant akan memberikan kesejahteraan yang layak bagi anggota koperasi.
“Saya yakin washing plant dapat memperbaiki kualitas garam kami, sehingga nantinya garam kami diterima oleh industri dan pasar,” ucap Ponco. (sk/rls/red)
Banten5 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Pemerintahan2 minggu agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Nasional1 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional1 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin












