Connect with us

Lifestyle

Tips Mendidik Anak Autisme Dengan Gaya Parenting yang Tepat

Autisme adalah kondisi kelainan pada perkembangan saraf manusia. Anak dengan kondisi autisme umumnya ditandai dengan adanya gangguan saat ia berinteraksi sosial.  Selain itu, anak autisme biasanya juga memiliki kesulitan untuk berkomunikasi.

Apa yang harus dilakukan orangtua dalam membesarkan anak dengan autisme? Perlukah menggunakan cara tertentu saat mendidik anak autisme?

Ortu harus memahami perilaku anak autisme

diturunkan dari orangtua ke anak

Pertama perlu para orangtua ketahui, bahwa kondisi autisme hanya bisa didiagnosis oleh dokter dan psikolog.  Cara mendidik anak normal dengan anak yang autisme pada dasarnya sama. Namun ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah perilaku.  Perilaku anak autisme dengan anak normal berbeda.

Advertisement

Layaknya anak normal, orangtua harus tahu karakteristik anak sendiri, begitupun dengan anak autisme. Setiap anak autisme memiliki karakter yang berbeda. Contoh beberapa perilaku yang biasanya dimiliki anak autisme adalah:

  1. Perilaku berulang (tepuk tangan, menggoyangkan badan, menggoyangkan tangan),
  2. Sensitif pada rangsangan tertentu (suhu, suara, cahaya, atau hal lain)
  3. Terpaku pada benda tertentu (misalnya mainan, kipas angin, atau jam)
  4. Terpaku pada rutinitas atau jadwal sehari-hari.

Namun tidak semua perilaku tersebut dimiliki oleh setiap anak, jadi orang tua perlu peka terhadap keadaan dan karakter anak mereka sendiri.  Contoh, pada kasus anak autisme yang peka terhadap rangsangan. Hal ini bisa ditandai ketika anak mendengar suara keras, ia akan menangis karena merasa tidak nyaman.

Kuncinya dalam membesarkan dan mendidik anak autisme adalah orang tua harus mencari tahu apa saja yang dapat membuat anak tidak nyaman.

Lalu perlahan-lahan mengajarinya secara bertahap untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hingga ia berhasil. Konsultasi serta terapi ke psikolog anak dapat membantu orangtua membesarkan dan mendidik si kecil dengan tepat.

Adakah gaya parenting terbaik untuk anak dengan autisme?

Di antara sekian banyak gaya parenting yang ada, gaya authoritative adalah gaya didikan yang disarankan untuk diterapkan ketika Anda membesarkan anak autisme.Di mana gaya parenting ini dilakukan dengan menghargai karakter setiap anak sembari menanamkan nilai sosial.

Advertisement

Jadi, di sini orangtua tetap memberikan arahan serta batasan dalam berperilaku. Ajari juga hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat mendidik anak autisme.  Akan tetapi, tetap berikan anak untuk berpendapat. Gaya parenting ini juga dapat dilakukan hingga ia tumbuh besar dewasa.

Perlukah menjelaskan pada anak bahwa ia berbeda?

Setiap anak di dunia berbeda dengan anak yang lain, hal itu penting untuk ditekankan. Orangtua bisa mendidik anak sembari menjelaskan bahwa ia berbeda karena memiliki autisme.

Orangtua juga harus fokus pada solusi dan serta bagaimana mengatasinya kelebihannya, bukan kepada kekurangan anak. Bila ingin menjelaskan, orangtua bisa mendidik dan memberitahukan anak dengan kondisi autisme menggunakan bantuan gambar atau video. Anda juga bisa menceritakan bahwa ia berbeda, namun tetap memiliki kelebihan seperti anak lain.

Bagaimana cara menenangkan tantrum pada anak autisme?

tayangan berita anak cemas

tayangan berita anak cemas

Pertama, orangtua harus mencari tahu apa yang membuat anak tantrum dan hal apa yang membuat ia tidak nyaman. Bila memungkinkan,  kurangi atau hilangkan hal tersebut, misalnya ia rewel karena cahaya yang terlalu terang atau suara bising.

Advertisement

Namun bila tidak memungkinkan, ajak anak ke tempat yang lebih aman dan tidak membahayakan dirinya atau orang lain. Misalnya saat tantrum terjadi,  jangan sampai kepala anak terbentur atau sampai orang lain terpukul. Jika Anda sudah membawa si kecil ke tempat yang lebih nyaman, biarkan ia meluapkan emosinya terlebih dulu.

Selanjutnya, Anda bisa mencoba menenangkannya dengan memberikan benda kesukaan si kecil, misalnya mainannya favoritnya. Saat anak meluapkan emosi nya, orangtua harus bersikap tenang di sampingnya sambil mengawasi anak.

Jika sudah tenang baru lah anak diajak berbicara. Anak autisme biasanya lebih mudah diterangkan lewat gambar atau video. Berikan penjelasan padanya bahwa perilaku yang ia baru lakukan tadi tidak baik. Tentu saja, Anda harus menjelaskannya dengan lembut.

Ingat, sangat mendidik dan mengajarkan anak autisme, Anda harus fokus dan menekankan bagaimana perilaku yang harus dia lakukan.  Berikan ia contoh perilaku yang baik, bukannya malah panjang lebar menasihatinya tentang kesalahan yang ia telah perbuat.

Advertisement

Lalu, bagaimana cara terbaik untuk mendisiplinkan anak dengan autisme?

Sama seperti mendidik dan membesarkan anak lain, orangtua boleh menghukum apabila anak autisme berlaku melewati batasan aturan.  Hukuman boleh dilakukan agar anak paham seperti apa perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Ingat, prinsip menghukum adalah memberikan apa yang tidak disukai, misalnya dengan mengurangi waktu bermain anak.

Namun orang tua perlu mengingatkan, memberitahukan, dan mengajarkan apa yang seharusnya si kecil lakukan. Agar anak lebih paham dan mengerti, coba ajarkan anak lewat buku cerita atau contoh nyata.

Misal contoh nyata,  Anda bisa mengucapkan “terima kasih” saat diberikan sesuatu dari si kecil. Lalu, Anda juga bisa berikan pujian, seperti “Wah hebat!”, atau tepuk tangan bila anak mampu melakukan hal tersebut. Hal ini membantu anak paham perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Advertisement

Tips membesarkan dan mendidik anak dengan autisme

anak bicara dengan orang asing

anak bicara dengan orang asing

1. Kenali karakter anak

Saat mendidik anak autisme, penting untuk selalu konsultasi ke dokter, psikolog, atau psikiater untuk membantu mengenali karakter anak masing-masing. Selain itu, di internet sudah banyak bacaan yang menjelaskan anak autisme. Orangtua bisa mempelajari juga lewat saran tersebut.

Disarankan untuk mencari informasi di koran atau majalah yang mencantumkan sumber dari ahli, serta dari situs kesehatan yang terpercaya. Hindari membaca dari blog atau tulisan pengalaman orang, karena itu sulit dipertanggungjawabkan.

2. Selalu berpikir positif dan kreatif.

Berhubung setiap anak memiliki karakter berbeda, saat mendidik anak autisme, orang tua harus  fokus pada kelebihan dan bagaimana solusi mengatasi masalah yang dimilikinya. Gunakan juga cara berpikir yang kreatif agar anak bisa memahami tiap ajaran yang Anda berikan.

Anda juga harus patut bersyukur dan menjadi orang tua yang berbahagia dengan kondisi yang anak miliki.  Ingat anak yang bahagia terbentuk dari orang tua yang bahagia. Jadikan diri anda contoh yang positif.

Advertisement

Masalah yang dihadapi tidak menjadikan semua hal buruk, selalu ada pembelajaran di baliknya. Anak memiliki potensi yang luar biasa, biarkan ia belajar menghadapinya. Anak autisme seperti anak lain tujuannya adalah mampu berguna untuk dirinya sendiri dan masyarakat.

Berilah kesempatan untuk anak belajar mandiri dengan diajarkan secara bertahap dan penuh kesabaran dari orang tua.

3. Jangan menyerah

Menyerah adalah hal yang harus dihindari saat mendidik anak dengan autisme. Jangan pernah menyerah dengan kondisi anak Anda bagaimanapun juga. Anak yang normal pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan.

Begitu juga dengan anak autisme, bila ada kekurangan, pasti ada kelebihan yang luar biasa ia punya. Anak autisme memang berbeda, namun bukan berarti ia tidak dapat melakukan apa-apa.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Pemerintahan21 jam ago

HUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

Nasional22 jam ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Nasional22 jam ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Nasional22 jam ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan22 jam ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan2 hari ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Pemerintahan2 hari ago

Melalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital

Pemerintahan2 hari ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Pemerintahan4 hari ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Pemerintahan4 hari ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Pemerintahan5 hari ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Pemerintahan5 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Pemerintahan5 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan5 hari ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan5 hari ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan1 minggu ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan1 minggu ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Pemerintahan1 minggu ago

Pemkot Tangsel Tertibkan Kabel Fiber Optik Ilegal, Pilar Saga Ichsan: Jangan Lagi Pasang Diam-diam

Sport1 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Sport2 minggu ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Sport2 minggu ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Otomotif3 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Sport3 minggu ago

Jadwal Persib vs Persija Semifinal Piala Presiden 2026

Sport3 minggu ago

Hasil Persib Vs Persija 2-1, Maung Bandung Melaju ke Final Piala Presiden 2026

Serba-Serbi3 minggu ago

Pemkot Bersama Dekranasda Gelar Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persib Bandung vs Persija Jakarta

Bisnis2 minggu ago

Kolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif

Sport3 minggu ago

Prediksi Pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta Semifinal Piala Presiden 2026

Bisnis2 minggu ago

Puluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta

Sport3 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib vs Persija, Persebaya vs Arema

Serba-Serbi1 minggu ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Nasional3 minggu ago

DeepTalk Indonesia: Akademisi, Praktisi Hukum dan Eks Pimpinan KPK Dorong Reformasi Kejaksaan, Kawal Tuntas Proses Hukum Febrie Adriansyah

Pemerintahan2 minggu ago

Cegah Banjir, Pemkot Tangsel Keruk Sungai Ciputat di Kawasan Pondok Hijau

Pemerintahan5 hari ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan5 hari ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Banten1 minggu ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Populer