Connect with us

Lifestyle

Tips Mengenalkan Gaya Hidup Vegetarian pada Anak

Masing-masing keluarga memiliki cara sendiri dalam menerapkan gaya hidup sehat. Salah satu gaya hidup sehat adalah pola hidup vegetarian. Lantas, kapan waktu tepat untuk mengenalkan gaya hidup vegetarian pada anak? Simak penjelasan berikut.

Waktu yang tepat untuk mengenalkan gaya hidup vegetarian pada anak

Di tengah masa pandemi COVID-19, banyak keluarga yang mulai mengusung gaya hidup sehat sebagai upaya perlindungan kesehatan agar tidak mudah sakit. Beberapa di antaranya menerapkan pola makan vegetarian, termasuk memperbanyak sayuran dalam menu makanan. Kebiasaan mengonsumsi makanan berbasis tumbuhan sudah akrab di masyarakat Indonesia dari zaman dulu dan masih berlangsung hingga kini. Contohnya, lalapan, tahu, dan tempe yang kerap dikonsumsi masyarakat Indonesia. 

Keluarga yang menjalani hidup sebagai vegetarian, tentunya mengutamakan makanan yang berbahan dasar tumbuh-tumbuhan, serta menghindari konsumsi makanan hewani, seperti daging merah, unggas, ikan, hidangan laut, susu protein hewani, dan telur.

Sejak dini, anak memang memerlukan beragam nutrisi untuk dukung pertumbuhannya. Dalam mengenalkan vegetarian pada anak, orangtua perlu tahu apa saja makanan yang dibutuhkan.

Advertisement

sayuran terbaik untuk anak

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian produk turunan susu, daging, unggas, ikan, maupun telur sesering mungkin. Bayi perlu mendapatkan asupan vitamin B12 untuk dukung perkembangan sistem sarafnya. Jadi, pada usia di bawah 1 tahun, anak belum direkomendasikan untuk menjalani diet vegetarian.

Namun di lain sisi, jika terdapat kasus tertentu, Academy Nutrition and Dietetic, mengatakan diet vegetarian dapat diterapkan pada anak di atas usia 8 bulan dengan perhatian ekstra, agar kebutuhan gizinya terpenuhi. 

Misalnya, pada keluarga vegetarian yang memang memiliki kepercayaan tertentu, sehingga tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan. Selain itu, anak yang mengalami alergi protein hewani bisa direkomendasikan untuk menjalani diet vegetarian dalam jangka waktu tertentu. 

Advertisement

Pada kondisi tersebut, pola hidup vegetarian boleh diterapkan selama dalam pemantauan dokter. Biasanya dokter memberikan suplemen zat besi dan memantau tumbuh kembang anak. Diet tanpa protein hewani dilakukan dalam jangka waktu 3, 6, 9, 12 bulan. Lalu, diperkenalkan kembali terhadap protein hewani beserta turunannya.

Terlepas dari alergi susu sapi, bagaimana cara mengenalkan vegetarian pada anak?

Cara mulai mengenalkan vegetarian pada si kecil

sayur goreng untuk anak

sayur goreng untuk anak

Bila anak menjalani gaya hidup vegetarian, pastikan ia cukup mengonsumsi makanan yang bersumber protein nabati sebagai pengganti protein hewani.

Mengenalkan vegetarian pada anak bisa dilakukan dengan mudah. Masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan sumber makanan berprotein nabati, seperti tahu, tempe, edamame, bayam, dan sebagainya. Ibu bisa menyertakan makanan tersebut pada menu MPASI, agar si kecil terbiasa untuk mengonsumsi makanan bersumber tumbuhan ke depannya.

Advertisement

Bicara soal gaya hidup vegetarian, orang dewasa bisa melengkapi nutrisi dengan susu kedelai sebagai pengganti susu sapi. Sementara itu, anak-anak yang masih dalam tahap tumbuh-kembangnya, bisa diperkenalkan dengan susu formula soya. Nutrisi yang terdapat dalam susu formula soya memiliki kebaikan yang sama dengan susu formula sapi.

Namun, konsultasikan dulu dengan dokter atau ahli nutrisi untuk mengetahui rekomendasi terbaik, agar tumbuh kembang si Kecil tetap optimal.

Selain itu, orangtua juga perlu mengenalkan beragam sayuran dan buah-buahan sejak dini, misal sejak si kecil mulai mengonsumsi MPASI. 

Agar anak suka makan sayur dan buah dalam pengenalan gaya hidup vegetarian, coba kulik cara di bawah ini.

Advertisement

1. Membiasakan konsumsi sayur dan buah sejak kecil

Pola makan anak biasanya mencontoh orangtuanya. Beri contoh untuk makan sayur dan buah secara rutin. Jangan lupa, selalu sediakan makanan berserat di atas meja makan. Kenalkan beragam jenis sayur dan buah pada anak sebagai langkah memulai gaya hidup vegetarian.

2. Ajak anak dalam proses memasak

Agar anak selalu semangat makan sayur dan buah, cobalah ciptakan suasana yang menyenangkan. Libatkan anak saat belanja sayur dan buah, membersihkannya, hingga proses memasak.

Keterlibatan ini menumbuhkan rasa bangga pada si kecil karena turut menyajikan makanannya sendiri. Rutinitas ini membuat anak lebih semangat untuk makan sayur dan buah.

3. Beri pilihan pada anak

Dalam mengenalkan anak pada pola hidup vegetarian, sesekali berikan ia pilihan. Hindari dua pilihan, seperti “Mau makan sayur atau tidak?”

Advertisement

Ibu bisa menanyakan pilihan yang tetap membuatnya makan sayur dan buah. Misalnya, “Kakak nanti mau makan setengah apel atau seperempat?”

4. Ciptakan suasana menyenangkan

Ciptakan pengalaman makan sayur dan buah menjadi sesuatu yang menyenangkan sehingga mengurangi kecenderungan si kecil memilih makanan. Ibu bisa menceritakan dongeng atau tokoh idola si kecil.

Contohnya, bila si kecil ingin menjadi polisi, ceritakan bahwa tokoh idolanya adalah seseorang yang sangat suka makan buah dan sayur.

Melakukan empat cara di atas bisa membantunya terbiasa makan sayur dan buah, terutama dalam mengenalkan pola hidup vegetarian pada anak.

Advertisement

Trik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi anak vegetarian

mengenalkan vegetarian pada anak

mengenalkan vegetarian pada anak

Sebelum mengenalkan pola hidup vegetarian pada anak, Ibu tetap perlu merencanakan diet si kecil dan bisa melengkapi nutrisinya dengan susu formula soya. Ibu bisa berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter anak atau ahli gizi agar mendapatkan rekomendasi yang tepat.

Pemberian formula soya memiliki manfaat yang tak kalah baik dengan susu formula sapi. Dalam sebuah studi dalam jurnal Pediatrics, yang dilakukan oleh Andres dan kawan-kawan, mengatakan bahwa anak usia 1 tahun yang diberikan susu formula soya memiliki perkembangan kognitif yang sama dengan anak yang diberikan susu formula sapi. Keduanya sama-sama mendukung nutrisi si kecil dalam tumbuh dan kembangnya.

Tak semua susu formula soya sama, Ibu perlu memperhatikan kandungan penting yang terdapat di dalamnya. Ada baiknya, susu formula soya yang dipilih mengandung asam lemak omega 3 dan 6, tinggi serat, prebiotik, serta beragam vitamin dan mineral.

Kandungan serat dan prebiotik di dalam susu formula soya dukung kesehatan pencernaan si kecil. Sementara itu, kelengkapan nutrisi lain berperan penting dalam memacu daya pikir, serta mendorong pertumbuhan dan perkembangan optimal.

Advertisement

Kajian sistematis menyimpulkan, susu formula soya mendukung beberapa hal berikut.

  • Pola pertumbuhan
  • Metabolisme
  • Kesehatan tulang
  • Kesehatan reproduksi
  • Endokrin
  • Sistem imun
  • Fungsi perkembangan saraf (neurologi)

Susu formula soya merupakan pilihan alternatif yang setara dengan susu formula sapi.  Pemberian susu formula soya bisa dilakukan ketika anak berusia 1 tahun ke atas. 

Formula soya atau isolat protein soya memiliki kandungan nutrisi yang lengkap. Sehingga si kecil tetap bisa mencukupi kebutuhan nutrisinya, terutama dalam masa mengenalkan pola hidup vegetarian pada anak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Advertisement

Source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport1 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap

Sport5 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November

Nasional9 jam ago

Konser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran

Banten13 jam ago

Untirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintahan1 hari ago

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Benyamin Davnie Ajak Pemuda Tanamkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Pemerintahan1 hari ago

Pilar Saga Ichsan: Progres Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen, Siap untuk Porprov Banten 2026

Sport1 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Melbourne Victory 2-0 di ACL Two, Balsa Sekulic Cetak Brace

Nasional2 hari ago

LSAK: Pengunduran Diri Anak Menteri Haji Tak Cukup, APH Harus Usut Tuntas

azerbaijan_stockers, Fresh milk in a mug and jug on wooden table (Magnific)
Lifestyle2 hari ago

Kandungan dan Manfaat Susu Sapi untuk Keluarga

Banten2 hari ago

Amal Jayabaya Siapkan 10 Program untuk Memajukan Pengusaha Banten

Pemerintahan2 hari ago

porprov2026.tangerangselatankota.go.id, Website Resmi PORPROV VII Banten 2026

Serba-Serbi2 hari ago

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini, Rabu 28 Oktober 2026: Setu Berpotensi Hujan Sedang

Serba-Serbi2 hari ago

Teks Sumpah Pemuda

Nasional2 hari ago

Hery Haryanto Azumi Apresiasi Konser Andrea Bocelli, Serukan Solidaritas Palestina dan Perdamaian Dunia

Banten3 hari ago

M Azzari Jayabaya Jadi Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten

Serba-Serbi3 hari ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Serba-Serbi3 hari ago

Logo Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026: Tema, Makna Simbolik, dan Filosofi

Nasional3 hari ago

Serap Aspirasi Nelayan Cilacap, Wapres Gibran Rakabuming Raka Pastikan Kendala Lapangan Segera Dituntaskan

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Inovasi Energi Ramah Lingkungan dan Pemberdayaan Perempuan

Nasional3 hari ago

Jaga Lingkungan dan Ciptakan Nilai Ekonomi, Wapres Gibran Rakabuming Raka Apresiasi Peran Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Nasional2 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Jabodetabek7 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport2 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Nasional2 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Sport2 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport3 hari ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Serba-Serbi3 hari ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Populer