Universitas Terbuka (UT) menggelar acara puncak Dies Natalis yang ke-32 di UTCC (Universitas Terbuka Convention Center), Pondok Cabe, Pamulang Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (5/9/2016).
Rektor UT Prof. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D. dalam pidatonya menyampaikan bahwa selama empat windu UT telah berjuang sekeras dan secerdas yang dapat dilakukan agar keberadaannya mampu memberikan akses dan harapan yang seluas-luasnya bagi segenap insan Indonesia untuk dapat terus meningkatkan kualitas, kapasitas, dan nilai dirinya dengan menempuh pendidikan tinggi yang disediakan UT.
“Sejak didirikan pada tahun 1984, penyelenggaraan pendidikan di UT yang menerapkan Sistem Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) telah memungkinkan semua WNI baik yang berdomisili di berbagai belahan Indonesia maupun di luar negeri mampu mengikuti pendidikan tinggi tanpa terkendala gografis, jarak, waktu, dan bahkan limitasi finansial,” ungkap Tian Belawati.
Rektor UT juga menyampaikan bahwa terdapat peningkatan jumlah mahasiswa kelompok usia 19-24 tahun, yang memperlihatkan bahwa keberadaan UT telah menjadi pilihan menarik di kalangan anak muda, termasuk mereka yang baru lulus SLTA/sederajat (fresh graduate).
“Selama 4 windu UT berdiri tak kurang dari 1,3 juta lulusan telah berhasil dididik UT,” urainya.
Disampaikan pula, bahwa pelayanan mahasiswa dan masyarakat pun telah diperkuat dengan keadiran contact center dengan brand Hallo-UT, yang telah beroperasi sejak 2015. Keberadaan Hallo-UT diharapkan semakin memudahkan mahasiswa dan masyarakat untuk mengakses informasi dan layanan UT dari berbagai wilayah dengan memanfaatkan berbagai modus.
Sebagai gambaran dan bahan refleksi perkembangan akademik dan layanan dukungan, perkembangan mahasiswa UT dari tahun 1984 hingga 2016, Rektor UT meluncurkan sebuah buku yang berjudul “4 Windu UT Membangun Negeriku” yang terdiri dari 170 halaman yang terbagi menjadi 4 bab. Selain itu, Tian juga meluncurkan dua media pembelajaran baru berbasis internet yaitu UT TV dan UT Radio.
Pada Dies Natalis UT ke-32 ini bertambah istimewa dengan kembali diterimanya sertifikat kualitas dari International Council for Distance Education (ICDE) yang berpusat di Oslo, Norwegia. Sertifikat kualitas yang ketiga kalinya tersebut, diserahkan langsung oleh perwakilan ICDE, Prof. Belinda Tynan kepada Rektor UT.
Belinda Tynan dalam sambutannya menyampaikan bahwa penilaian kualitas yang dilakukan oleh ICDE berfokus pada peningkatan kualitas layanan bantuan belajar bagi mahasiswa yang merupakan bagian utama dalam pendidikan terbuka dan jarak jauh. Belinda mengucapkan selamat kepada UT, yang menjadi catatan penting dalam keikutsertaan membangun negeri selama lebih dari 30 tahun.
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang diwakili Staf Ahli Bidang Akademik Prof. Dr. Paulina Pannen, M.Ls. menyampaikan bahwa keunikan UT sebagai perguruan tinggi jarak jauh di Indonesia telah memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia Indonesia yang terampil dan terdidik. Potensi UT sangatlah besar, sehingga kehadiran UT sangat diharapkan berkontribusi lebih luas dalam menggerakkan pembangunan ekonomi Indonesia. (ut/ac/fid)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia














