Wabah Corona Virus atau COVID-19 yang saat ini melanda Tiongkok dengan korban berjatuhan mencapai seribuan lebih, ternyata tak luput dari atensi Ustadz Abdul Somad atau UAS.
Kemunculan virus yang bersumber di salah satu pasar tradisional Kota Wuhan tersebut bukan tanpa sebab. Salah satu penyebabnya menurut UAS, kebiasaan warga masyarakat setempat mengkonsumsi daging mentah, hewan yang tidak disembelih, serta beberapa faktor lainnya. Virus itu sendiri menurut UAS, sama sekali tidak berdampak pada satupun warga Muslim Uyghur.
Hal ini pun bukan suatu kebetulan belaka. Menurut UAS, muslim Uyghur dilindungi oleh SWT, sehingga mereka terbebas dari virus. Allah SWT, mengirimkan tentara nya yang bernama Virus Corona untuk melindungi Muslim Uyghur.
Demikian sedikit cuplikan video ceramah terbaru UAS, saat berdakwah di Malaysia dan diunggah ulang pengguna media sosial belum lama ini. Dalam video yang juga diunggah ke akun yo tube ini, UAS menceritakan kisah Nabi Muhammad sebagaimana digambarkan dalam Alquran Surat Alfiil ayat 3.
Ketika itu Raja Abrahah mengirim pasukan gajah untuk menghancurkan kabah. Tapi ternyata tentara Allah lebih hebat. Akhirnya tentara gajah pun kocar kacir setelah Allah mengirim ribuan burung ababil yang menjatuhkan kerikil panas kepada pasukan gajah tersebut.
“Allah memang sayang pada ummat ini. Ummat kehilangan kekuasaan, ummat kehilangan khalifah, ummat kehilangan kesultanan, yang bisa hanya membaca Alquran dan berdzikir. Tapi Allah masih iba dan Allah tolong hambanya dengan banyak tentara. Ada pula yang terakhir ini tentara Allah bernama corona,” kata UAS dalam ceramahnya.
Orang yang berada di Uyghur, jelas UAS, tidak terkena virus ini. Banyak orang terheran-heran, apa sebab? Salah satunya karena mereka selalu berwudhu, salah satunya membasuh tangan. Orang tidak akan terkena pada orang yang selalu menjaga kesucian.
“Mereka makan binatang yang disembelih, yang dimasak, bukan daging mentah, bukan makan darah. Sebab di dalam darah ada bakteria penyakit,” bebernya.
“Manakala ajaran Islam diamalkan, maka pertolongan Allah datang,” jelas UAS.
UAS lantas membacakan sejumlah ayat terkait, yang artinya, “Barang siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolongmu. Kalaulah bukan karena pertolongan Alalh, sudah lama Islam ini musnah dari muka bumi Allah,” katanya berapi-api.
“Wama karuu, mereka membuat tipu daya. Wamakarallah, Allah balas tipu daya mereka. Wallahu khairul maakirin, dan pembalasan Allah itu lebih hebat dari tipu daya yang mereka lakukan,” demikian penggalan ceramah UAS.
Banten4 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis4 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Bisnis4 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis4 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Nasional4 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis4 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis4 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Ajak Industri Kreatif Perkuat Kolaborasi Strategis











