Connect with us

Sebuah pesan berantai ramai setelah kabar pasien Covid-19 yang tertidur di kamar mayat rumah sakit swasta. Pesan berantai itu menyebut seorang anak yang positif harus tidur bersama tiga jenazah positif corona.

Dalam pesan yang diterima, pertama menyebutkan “Anaknya tmnku covid di rwt di RS mitra ***** sekamar 4 org, yg 3 meninggal dan ga bisa di bw plg ambulans ga ada kmr jenasah penuh, akhirnya dia semalem tidur sama jenazah,” tulis pesan tersebut.

Kemudian, pesan kedua menulis “Di RS Mitra ***** 1 kamar isinya 4 pasien Covid19 dan yg meninggal 3 org,karena kamar jenasah penuh dan kaga bisa dibawa ambulance,terpaksa di taruh di dalam kamar dan yg 1 org lagi tidur bersama 3 jenasah Covid-19 dalam 1 kamar di RS Mitra, makanya Stay Save dan Patuhi protokol Kesehatan demi keselamatan kita semua,” tulis pesan kedua.

Humas RS Mitra Bekasi Barat, Nofi, ketika dikonfirmasi menyatakan tidak berwenang memberikan komentar soal pesan di WhatsApp itu. ”Saya tidak bisa memberikan komentar apapun soal itu,” kata Nofi kepada wartawan, Jumat (25/6).

Advertisement

Adapun dalam rilis resminya, RS Mitra Bekasi Barat menyatakan sebagai berikut:

Sehubungan berita tentang perawatan COVID-19 di RS Mitra Keluarga Bekasi bersama ini kami sampaikan, bahwa Mitra Keluarga berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat Indonesia.

Sejak masa pandemi, Mitra Keluarga Group berperan aktif untuk menyediakan fasilitas COVID-19 dengan menambah kapasitas rawat inap isolasi di seluruh jaringan kami.

Seiring dengan jumlah kasus COVID-19 saat ini, Mitra Keluarga Group memastikan seluruh pasien di rawat di kamar perawatan isolasi yang layak dan memadai untuk keamanan dan keselamatan pasien, sesuai dengan regulasi pemerintah.

Advertisement

Kami mohon dan mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing dan ikut menyebarkan berita bohong yang meresahkan. Suasana kondusif dan kerjasama semua pihak sangat dibutuhkan dalam masa pandemi ini. Mitra keluarga group akan menindak tegas akan melaporkan setiap pemberitaan atau informasi yang tidak benar (hoax) kepada pihak yang berwajib.

Terimakasih atas kepercayaan kepada Mitra Keluarga, mari kita bersama-sama menjalankan protokol kesehatan dan memberikan dukungan kepada seluruh rumah sakit dan tenaga kesehatan yang berjuang memberikan pelayanan kepada pasien. (rls)

Populer