Nasional
Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Kepemimpinan Berkelanjutan dan Kolaboratif di Tubuh Hima Persis

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendorong terciptanya kepemimpinan yang berkelanjutan dan kolaboratif dalam tubuh Himpunan Mahasiswa (Hima) Persatuan Islam (Persis). Hal ini ia sampaikan saat menutup Muktamar XI Hima Persis di SKA Co Ex, Pekanbaru, Riau, Senin (28/07/2025).
Lebih lanjut, Wapres menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan sebagai fondasi organisasi yang solid dan progresif. Ia pun mengapresiasi transisi kepemimpinan Hima Persis yang berjalan baik, serta mengingatkan agar pemimpin baru dan lama tetap saling mendukung.
“Ini mohon bisa mencontoh Bapak Presiden Prabowo, pimpinan yang selalu menggandeng pendahulunya. Yang baru didampingi oleh yang lama, yang lama men-support yang baru. Jadi saling mengisi dan proses keberlanjutannya bisa jalan terus,” ujarnya.
Menurut Wapres, kepemimpinan kolaboratif bukan hanya menjaga harmoni internal, tetapi juga menciptakan ruang pembelajaran lintas generasi agar organisasi mampu terus beradaptasi dengan tantangan zaman.
“Ini saya titip untuk dua Ketua Umum [lama dan baru] yang ada di depan saya ini,” tekannya.
Selain itu, Wapres juga mengingatkan pentingnya menerapkan model kepemimpinan transformatif untuk memperkuat posisi organisasi dalam menghadapi dinamika sosial, ekonomi, dan politik nasional, serta menjaga arah perjuangan organisasi agar tetap konsisten dan relevan dengan kebutuhan umat dan bangsa.
“Karena yang namanya transformasi itu penting sekali, apalagi kondisi dunia yang saat ini berubah begitu sangat cepat,” ujar Wapres.
“Misalnya dampak dari perubahan iklim karena pemanasan global, ada kekeringan ekstrem, ada banjir, ada kenaikan air laut. Nah ini ancaman yang nyata dan sudah ada di depan mata. Ini kita harus waspada semua. Geopolitik yang semakin memanas, belum selesai konflik di Timur Tengah, ini muncul lagi konflik Kamboja dan Thailand,” terangnya.
Namun demikian, Wapres mengingatkan bahwa setiap upaya transformasi pasti akan menghadapi berbagai tantangan dan hambatan. Menurutnya, hal-hal baru dan inovatif seringkali tidak mudah diterima oleh semua pihak.
“Yang namanya transformasi itu pasti banyak halangannya, banyak rintangannya, banyak tantangannya. Karena sekali lagi, hal-hal baru, hal-hal inovatif itu kadang-kadang tidak mudah diterima,” ungkapnya.
Bahkan, sambung Wapres, resistensi atau pertentangan kerap menjadi bagian tak terpisahkan dari proses perubahan.
“Ada yang bilang, belum bisa disebut transformasi jika belum ada pertentangan. Pasti akan muncul suara-suara sumbang, muncul hoaks, yang biasanya terjadi karena belum memahami sepenuhnya arah dan manfaat transformasi tersebut,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Wapres menekankan bahwa keberhasilan transformasi sangat bergantung pada keteguhan, persatuan, kerja keras, serta komunikasi yang baik di antara semua pihak.
“Salah satu kunci keberhasilan transformasi adalah keteguhan, persatuan, kerja keras, dan komunikasi yang baik. Dan insya Allah, jika dasar niat kita melakukan transformasi adalah untuk kebaikan dan memberi manfaat bagi banyak umat, kita akan diberikan kemudahan,” tuturnya.
Pada kesempatan ini, Wapres juga menyampaikan apresiasi atas semangat dan soliditas para kader Hima Persis, yang menurutnya mencerminkan karakter kepemimpinan masa depan yang tangguh dan penuh semangat juang.
“Seragamnya merah-merah. Yang merah-merah biasanya persaudaraannya kuat. Yang merah-merah biasanya militansinya kuat,” ucapnya.
Terakhir, Wapres mengajak seluruh keluarga besar Hima Persis untuk terus berkarya dan berkontribusi aktif dalam membangun bangsa, sembari terus menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan.
“Saya berharap semoga transformasi yang dilakukan Hima Persis dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” pungkasnya.
Banten1 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Sport5 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional5 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional5 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional5 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Techno2 minggu ago3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik
Nasional5 hari agoProfil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Sport1 minggu agoJersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”








































