Tangerang Selatan
Warga Cilenggang Minta Dibangun JPO di Proyek Pembangunan Tol Serpong -Balaraja

Proyek pembangunan tol Serpong-Balaraja berdampak pada terputusnya akses jalan warga Cilenggang RT 02/01, Serpong, Tangsel. Bahkan, warga membentangkan kain putih yang dituliskan dengan cat hitam sebagai bentuk protes.
“Mau sekolah, kerja susah. Kami hanya butuh JPO bukan yang lainnya #kamisengsara,” tulis warga di kain putih berukuran 1×3 meter.
“Kami butuh JPO untuk aktifitas,” bentangan kain putih lainnya.
Ketua RT 02/01, Neni Prihartini (47) menjelaskan, jika spanduk atau kain putih yang dibentangkan warga merupakan suara aspirasi warga.
“Kalau masalah spanduk sih enggak apa-apa, ini kan untuk aspirasi warga saja,” kata Neni saat ditemui di lokasi, Senin (13/12/2021).
Lanjut Neni, warga setempat juga sudah mengirimkan surat yang berisikan tanda tangan kepada pihak proyek Tol Serpong-Balaraja untuk pengajuan pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO).
“Kemarin kita kan sudah pengajuan surat ke pihak Wika. Dari warga juga sudah tanda tangan untuk pengajuan JPO, jadi mudah-mudahan dengan adanya spanduk ini, tanda tangan warga, mudah-mudahan di ACC, bisa dibangun untuk JPO,” jelasnya.
Masih kata Neni, pihaknya juga mengadakan rapat terkait pengajuan JPO. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan lebih lanjut dari pihak tol Serpong-Balaraja.
“Kita sudah rapat. Dari Wika sendiri, mungkin katanya ada rapat kedua nanti. Nanti kita tunggu kapan rapat keduanya,” ujar Neni.
Dengan terputusnya akses jalan warga, berdampak pada jauhnya mobilitas warga yang ingin bekerja dan juga anak-anak yang ingin menuju sekolah.
“Yang tadinya kita dekat akses sekarang harus muter jauh, dampaknya berasa. Kasihan juga yang tidak punya kendaraan kasian harus muter jauh,” ungkapnya.
Sementara itu, tokoh pemuda Cilenggang, Serpong, Imam Sopian (40) menegaskan, jika pembangunan proyek tol Serpong-Balaraja sangat berdampak kepada warga.
“Ya dampaknya sekarang sih akses warga agak susah gitu kan. Biasanya dari rumah ke Jalan Cilenggang 2 cuma bisa diakses 2-3 menit, sekarang harus muter bisa 10-15 menit. Belum macetnya kan segala macem,” tegas Imam.
Imam juga berharap, dengan adanya aksi warga Cilenggang yang membentangkan spanduk menginginkan JPO bisa didengar oleh pihak tol Serpong-Balaraja.
“Jadi saya harap yang berkepentingan di sini yang urus proyek ini, ya mendengarkanlah aspirasi masyarakat untuk JPO. Terutama biar akses masyarakat, anak sekolah lebih gitu kan. Di sini ada SMAN 12 Tangsel, SDN Cilenggang 3, Mushola, jadi terpisah. Jadi susah semua. Jadi orang mau kerja, harusnya cepat jadi muter lagi. Harapannya dari lingkungan gitu, untuk diajukan JPO,” tuturnya. (PHD/WT)
Banten1 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Nasional6 hari agoPurbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Sport2 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport2 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM
Politik1 minggu agoWI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya
Sport2 hari agoJadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga




































