Ciputat
Waspadai Calo Tanah Proyek Tol Cinere-Serpong
Terkait rencana pembangunan jalan tol Cinere – Serpong sepanjang 10 kilometer, ratusan warga di Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) merasa kian resah.
Pasalnya, belum juga jelas besaran kompensasi atas lahan warga yang terkena pembebasan, saat ini banyak orang datang ke rumah warga untuk mengumpulkan fotocopy surat Akta Jual Beli (AJB) tanah.
Seperti yang dialami Sukijan, 52, warga Serua Indah, Ciputat. Ia menceritakan bahwa sudah sepekan belakangan ini dirinya beserta warga lain sudah diminta mengumpulkan fotocopy AJB tanah miliknya.
“Mereka sudah beberapa kali meminta fotocopy (AJB), tapi belum saya serahkan. Kami takut kalau mereka bukan dari pihak tol tetapi hanya calo tanah,” ungkap Sukijan , Senin (18/2).
Dikatakannya, kekhawatiran warga terjadi lantaran hingga saat ini sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah setempat dinilai masih sangat minim. Banyak warga yang belum mengetahui secara persis titik-titik pembangunan jalan tol tersebut.
“Warga khawatir jika langsung menyerahkan fotocopy AJB nantinya dianggap sudah setuju dengan kesepakatan, sementara kami belum juga mengetahui besarnya ganti rugi yang akan diberikan,” cetusnya. (Mtrtv/KTN)
Pemerintahan4 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Pemerintahan4 minggu agoDipimpin Pilar Saga Ichsan, Tangsel Angkat Keberagaman Budaya Daerah di Karnaval APEKSI 2026
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Nasional4 minggu agoKemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak
























