Hari ke-2 World Dragon and Lion Dance Competition yang berlangsung di Ecovention Ancol, Senin (10/10) kemarin dalam rangka acara Tafisa Games 2016, diramaikan oleh 50 peserta dari 10 negara. Peserta dari Indonesia bertanding melawan peserta asal Cina, Hong Kong, Laos, Myanmar, Maccau, Thailand, Kamboja, Brunei Darusalam dan Chile. Dua kategori yang dipertandingkan yakni Barongsai Tradisional dan Barongsai Tonggak. Kriteria penilaian meliputi alur cerita, minimal memiliki 10 gerakan dengan tingkat kesulitan tinggi, ekspresi barongsai, serta kekompakan dan keseimbangan.
“Barongsai Tradisional ada alur ceritanya dan mainnya di lantai sementara Barongsai Tonggak bermain dan melompat di atas tonggak-tonggak yang tinggi,” ujar Santo Zou, salah satu panitia yang juga bertindak sebagai pembawa acara berbahasa Mandarin.
Ikut dalam pertandingan kategori Barongsai Tradisional adalah Yo Yo Li, dari Hong Kong. Yo Yo mengaku baru pertama kali bertanding di Tafisa. Persiapan Yo Yo bersama timnya yang tergabung dalam Yunfooktong untuk mengikuti Tafisa berlangsung singkat yakni 1 pekan.
“Kami terima informasi pertandingan ini sangat mendadak jadi persiapannya hanya satu pekan. Tapi tidak masalah karena kami selalu berlatih rutin empat hari dalam seminggu. Jadi kami siap untuk tampil sebaik-baiknya,” kata Yo Yo.
Sementara itu Manajer Kelompok Barongsai Harapan Baru (Xin Wang) Jakarta, Jeffry mengatakan timnya sangat antusias dan bangga bisa ikut perlombaan tingkat dunia ini. Persiapan telah dilakukan sebulan terakhir, berlatih setiap hari dan mengumpulkan modal sendiri untuk ikut perlombaan.
“Kita kelompok independen jadi harus siap merogoh kocek sendiri. Tapi tidak apa-apa, semangatnya adalah ikut meramaikan pertandingan dan tampil terbaik. Target kami masuk 5 besar,” katanya.
Sebagai informasi, hari pertama World Dragon and Lion Dance Competition adalah pertandingan Lion dan Pekingsai yang diikuti oleh 7 tim. Telah terpilih 3 pemenang tiap pertandingan. Tim Marga Guo asal Hong Kong berhasil meraih Juara Pertama untuk pertandingan Liong dan Pekingsai.
Sementara Juara Kedua dan Juara Ketiga di pertandingan Lion adalah tim Ching Lung asal Bekasi dan Tim GKB asal Jawa Barat.
Untuk pertandingan Pekingsai, Juara Kedua diraih oleh Tim Ren Yu Tang asal Vietnam dan Juara Ketiga diraih Tim Long Wang asal Bandung. (AN/rls/fid))
Pemerintahan5 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan4 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan5 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Pemerintahan5 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Nasional4 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Pemerintahan4 hari agoHUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba











