Nasional
1.927 Wisudawan Menjadi Saksi Bangganya Jadi Almamater UT

Wisuda adalah suatu upacara yang merupakan tradisi akademik yang menandai tamat studi mahasiswa dari perguruan tinggi. Wisuda diselenggarakan di Universitas Terbuka (UT) Pusat secara luring setelah pandemi mereda. Wisuda UT selalu istimewa, karena wisuda ini dihadiri oleh para wisudawan terpilih dari berbagai UT Daerah dari Sabang sampai Merauke.
Wisuda Periode II Wilayah 2 Tahun Akademik 2023 yang diselenggarakan di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) secara luring pada Selasa, 25 Juli 2023. Dihadiri sebanyak 1.927 wisudawan dari mulai jenjang Diploma, sarjana Strata 1, dan Pascasarjana yang hadir dari seluruh penjuru negeri. Terdapat dua wisudawan dengan IPK terbaik diraih oleh Kusuma Lelana Ayu Lestari, Program Magister Studi Lingkungan dari UT Tarakan yang mendapat predikat kelulusan dengan pujian (IPK 4,00) dan Khairunisa Septiana Nurjanah, Prodi Manajemen- S1 FEB dari UT Bogor yang juga mendapat predikat kelulusan dengan pujian (IPK 3,98).
Tema “Bangkit Bergerak Bersama UT PTNBH” diangkat pada wisuda kali ini. Tema tersebut sangat relevan – seiring dengan terbitnya Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2022 tentang Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum Universitas Terbuka (PTNBH-UT). Keberhasilan UT meraih PTNBH, semakin memperteguh komitmen UT sebagai pelopor perguruan tinggi jarak jauh yang mempunyai peran strategis dalam peningkatan akses pendidikan tinggi di Indonesia. Namun, di sisi yang lain, UT PTNBH juga bisa menjadi kontra produktif, jika tidak mampu menggerakkan seluruh potensi yang ada dalam mendukung pengembangan pendidikan jarak jauh. Untuk itulah, dalam mengawal dan memastikan UT PTNBH berjalan dengan baik, semangat untuk bangkit dan bergerak harus menjadi pilihan.
Rektor UT, Prof. Ojat Darojat M.Bus., Ph.D. dalam pidato rektor menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan studi dengan baik. Sebuah keberhasilan yang diraih karena kemampuan akademis, juga karena kemandirian, kerja keras, dan pengaturan diri yang luar biasa. Mahasiswa dituntut untuk pandai membagi waktu, membagi perhatian dan tenaga, membangun motivasi yang tiada henti ketika menghadapi ujian, apalagi harus mengulang beberapa mata kuliah yang tidak lulus. Rektor menambahkan “Makna kata openness pada UT, open to people, keterbukaan kepada orang. Dalam konteks jarak jauh, bukan mahasiswa yang datang ke Kampus tapi Kampus yang datang kepada mahasiswa. Tidak perlu meninggalkan domisili untuk kuliah, dapat membantu perekonomian keluarga.

Momen wisuda bukanlah akhir dari suatu perjuangan, namun awal untuk lebih berkontribusi kepada masyarakat. Selamat kepada para wisudawan untuk lebih bekerja keras, berproses menapaki jejak-jejak kehidupan. Semoga lulusan UT dapat menjaga dan membanggakan almater di manapun berada.
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Bisnis4 minggu agoJKP Instrumen Penting Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja























