Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan atau Kalemdiklat Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto mengatakan ada 14 orang bintara difabel yang lolos dalam seleksi Sekolah Inspektur Polisi atau Perwira. Mereka merupakan anggota yang terluka saat melaksanakan tugas.
“Mereka terluka ketika bertugas,” kata Arief melalui keterangan tertulis pada Kamis (5/3/2020).
Komjen Arief mengatakan Kapolri Jenderal Idham Azis telah memberikan dispensasi kepada para anggota difabel ini selama mengikuti pendidikan perwira.
Menurut Arief, untuk memfasilitasi kelancaran proses pendidikan para siswa difabel, Lemdiklat Polri telah menyiapkan program khusus dan perlengkapan penunjang.
“Kita siapkan kursi roda untuk yang berkaki palsu serta barak dengan fasilitas khusus dan petugas pendamping,” jelasnya.
“Hal ini untuk memotivasi siswa difabel dan para siswa lainnya. Kalau yang cacat dalam tugas saja mampu seharusnya yang normal bisa lebih semangat,” sambung dia.
Sebanyak 1.600 bintara senior akan mengikuti Sekolah Inspektur Polisi di Setukpa Sukabumi selama tujuh bulan. Para siswa ini telah melewati seleksi yang diikuti 23.600 bintara yang telah berdinas minimal 15 tahun.
Bisnis6 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Banten6 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis6 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Bisnis6 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Nasional6 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis6 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Nasional5 hari agoJaringan Muslim Madani: Langkah Menteri IMIPAS Cegah Haji Non Prosedural Sejalan dengan Visi Prabowo Benahi Tatakelola Haji
Bisnis6 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda












