Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan atau Kalemdiklat Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto mengatakan ada 14 orang bintara difabel yang lolos dalam seleksi Sekolah Inspektur Polisi atau Perwira. Mereka merupakan anggota yang terluka saat melaksanakan tugas.
“Mereka terluka ketika bertugas,” kata Arief melalui keterangan tertulis pada Kamis (5/3/2020).
Komjen Arief mengatakan Kapolri Jenderal Idham Azis telah memberikan dispensasi kepada para anggota difabel ini selama mengikuti pendidikan perwira.
Menurut Arief, untuk memfasilitasi kelancaran proses pendidikan para siswa difabel, Lemdiklat Polri telah menyiapkan program khusus dan perlengkapan penunjang.
“Kita siapkan kursi roda untuk yang berkaki palsu serta barak dengan fasilitas khusus dan petugas pendamping,” jelasnya.
“Hal ini untuk memotivasi siswa difabel dan para siswa lainnya. Kalau yang cacat dalam tugas saja mampu seharusnya yang normal bisa lebih semangat,” sambung dia.
Sebanyak 1.600 bintara senior akan mengikuti Sekolah Inspektur Polisi di Setukpa Sukabumi selama tujuh bulan. Para siswa ini telah melewati seleksi yang diikuti 23.600 bintara yang telah berdinas minimal 15 tahun.
Pemerintahan2 hari agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan3 hari agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan3 hari agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Pemerintahan5 hari agoJelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan
Pemerintahan2 hari agoHUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel
Pemerintahan5 hari agoJelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Tertibkan Kabel Fiber Optik Ilegal, Pilar Saga Ichsan: Jangan Lagi Pasang Diam-diam
Pemerintahan2 hari agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid














