Sebanyak 2.000 lebih pedagang dari lima pasar yang ada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah dites Covid-19. Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tangerang Selatan (Disperindag) mengklaim semua hasilnya adalah negatif.
“Ada lima pasar yang sudah kita lakukan rapid test kepada 2.000 pedagangnya. Yakni, Ciputat Serpong, Modern BSD, Bintaro dan Pasar Jombang dan sekarang yang sedang berjalan itu sisanya,” ujar Kepala Disperindag Tangsel, Maya Mardiana di Balaikota Tangsel, Selasa (23/6/2020).
Lanjutnya, rapid test menyasar para pedagangnya yang berjumlah paling banyak 500 pedagang per pasar. Sedangkan, sisa pasar yang belum digelar rapid test adalah Pasar Jengkol di Setu dan Pasar Cimanggis di Ciputat.
“Alhamdulillah tidak ada yang reaktif. Kita akan lakukan secara berkala dengan puskesmas setempat,” imbuhnya.
Namun, jika ada yang reaktif, maka pedagang akan dites swab untuk hasil lebih akurat. Kemudian, jika hasil tes pedagang positif, konsekuensi terbesar yakni penutupan pasar.
“Kalau positif dilihat dari screening Dinkes mereka yang dapat menentukan ditutup atau tidak. Tapi hal itu masih harus melalui proses pemeriksaan dan evaluasi lebih lanjut dari Dinas Kesehatan,” jelas Maya. (nad/plp)
Pendidikan7 hari agoCreative Portfolio Showcase 2026, Terobosan SMK Budi Luhur dalam Penilaian Kompetensi Siswa
Sport4 hari agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Sport4 hari agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Nasional6 hari agoHarga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Pendidikan4 hari agoPahami Poin-Poin Perubahan Juknis Serdos Tahun 2026
Pemerintahan4 hari agoDisperkimta Tangsel Terus Tingkatkan Layanan Pemakaman dan Pengelolaan TPU
Banten4 hari agoLamiPak Bersama Frisian Flag Resmikan Program Pengelolaan Sampah Kemasan Aseptik di Kabupaten Serang












